BLANGPIDIE — Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Kabupaten Aceh Barat Daya, melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor), di aula kantor Kesbangpol Abdya, Rabu (09/08/2023).
Pada rakor tim itu diikuti Kepala Kesbangpol Abdya, Salman, SH, diikuti oleh Wakapolres Abdya Kompol Asyhri Hendri, SH. MH, Pasitel Kodim 0110/Abdya Kapten Inf Fajar. S, Kalapas Abdya Ahmad Widodo, mewakili Kajari Abdya Shea Nindya Inggit, Kabag Forkopim Indra Darmawa, SE, para SMPK Abdya, para Ketua Lembaga Pers serta intansi terkait.
Kepala Kesbangpol Abdya, Salman, SH dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, Rakor Terpadu P4GN Kabupaten Aceh Barat Daya tahun 2023 itu adalah sebuah upaya segenap pihak atas isu Narotika di negeri berjulkan Bumoe Brueh Sigupai.
“Kegiatan yang kita laksanakan ini untuk mengoptimalkan peran dan kapasitas pemerintah daerah dalam upaya penanganan kondisi darurat Narkoba di Abdya,” kata Salman.
Selain itu, lanjutnya. Program ini dibuat karena perintah negara dalam beberapa regulasi yang ada serta ketentuan yang berlaku. Seperti UU NO 8 Tahun 1976, Tentang Pengesahan Konvensi tunggal Narkotika 1961 beserta Protokol yang mengubahnya. UU NO 35 tahun 2009 tentang Narkotika. PP NO 40 tahun 2013 tentang Pelaksanaan UU NO 35 tahun 2009.
“Selain itu juga berdasarkan Pepres No 23 tahun 2010, tentang Badan Narkotika Nasional. Perpres no 47 tahun 2019 tentang Perubahan atas peraturan Presiden No 23 tahun 2020 dan Permendagri No 12 tahun 2019 tentang Fasilitas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika,” terangnya.
Sementara itu, Wakapolres Abdya Kompol Asyhri Hendri mengapresiasi Kesbangpol Abdya yang telah meninisiasi Rakor Tim terpadu tersebut, menurutnya apa yang sedang dijalakan itu adalah sebuah upaya positif dalam hal menjaga daerah dan negara dari bahaya Narkotika. Tidak hanya pihak Kepolisian dan pemerintah daerah yang bertanggungjawab atas darurat Narkoba, semua elemen masyarakat punya peran.
“Mari kita ambil fungsi masing-masing dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika di Abdya,” ungkap Kompol Asyhri Hendri.
Senada, salah seorang anggota tim, Suprian yang merupakan seorang wartawan Abdya mengungkapkan jika upaya pemerintah Kabupaten Abdya sudah tepat memfasiltasi terbentuknya P4GN untuk pencegahan Narkotika merajalela di Bumoe Teungku Peukan.
“Kami mendengar kalimat Narkotika saja sudah geram, apalagi ada generasi Abdya yang terjerumus dalam penyalahgunaan Narkoba. Mari sama-sama kita bahu membahu untuk memutuskan mata rantai peredaran narkoba di negeri tercinta ini,” cetus Suprian. (Rusman(











