Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

AS Desak Warganya Buru-buru Tinggalkan Belarus, Kenapa?

Atjeh Watch by Atjeh Watch
23/08/2023
in Internasional
0
AS Desak Warganya Buru-buru Tinggalkan Belarus, Kenapa?

Amerika Serikat mendesak warganya untuk segera meninggalkan Belarus karena perkembangan terkait invasi Rusia di Ukraina belakangan ini. (morgueFile/click)

Jakarta – Amerika Serikat mendesak warganya untuk segera meninggalkan Belarus karena perkembangan terkait invasi Rusia di Ukraina belakangan ini.

“Warga AS di Belarus harus segera pergi. Pertimbangkan pergi melalui perbatasan yang tersisa dengan Lithuania dan Latvia, atau menggunakan pesawat,” demikian pernyataan di situs Kedutaan Besar AS di Belarus, Selasa (22/8).

Kedubes AS juga menegaskan warganya juga tak boleh memasuki Polandia melalui jalur darat dari Belarus. Selain itu, warga AS juga diminta tak bepergian ke Rusia atau Ukraina.

Lebih jauh, AS juga mengimbau warganya yang sedang tidak berada di Belarus agar tak pergi ke negara itu karena berbagai ancaman bahaya.

“Jangan bepergian ke Belarus karena Belarus terus memfasilitasi serangan Rusia ke Ukraina, memperkuat pasukan militer Rusia di Belarus, penegakan hukum sewenang-wenang, potensi kerusuhan, risiko penahanan, dan kemampuan terbatas Kedubes membantu warga AS yang tinggal atau bepergian ke Belarus.”

Kedubes AS di Minsk merilis pernyataan ini setelah memantau sejumlah perkembangan di sekitar Belarus. Perkembangan itu mencakup pemerintah Lithuania menutup dua jalur perlintasan perbatasan dengan Belarus, yaitu di Tverecius/Vidzy dan Sumskas/Losha.

Selain itu, AS juga menyoroti pernyataan pemerintah Polandia, Lithuania, dan Latvia mengenai kemungkinan penutupan lebih banyak jalur perlintasan perbatasan di kemudian hari.

Belakangan, situasi di Belarus memang kian panas, terutama setelah pemerintah setempat mencapai kesepakatan dengan Rusia untuk menampung pasukan tentara bayaran Wagner Group.

Mufakat itu tercapai usai Wagner Group melancarkan serangan upaya pemberontakan pada 23 Juni lalu. Setelah upaya itu gagal, Rusia berjanji tak akan mengadili bos Wagner, Yevgeny Prigozhin, jika ia dan pasukannya mau angkat kaki ke Belarus.

Sejak saat itu, negara-negara di sekitar Belarus ketar-ketir, terutama Polandia. Mereka sempat melaporkan kehadiran lebih dari 100 personel Wagner di wilayah Belarus yang berbatasan dengan Polandia.

Tak tinggal diam, Polandia pun mengerahkan 10 ribu pasukan di perbatasan negaranya dengan Belarus untuk menakut-nakuti “agresor” agar tak melakukan serangan.

Pekan lalu, Polandia juga membekuk dua warga Rusia yang dituduh menyebarkan propaganda Wagner. Mereka disebut melakukan hal-hal yang dilarang hukum internasional, seperti perekrutan untuk layanan tentara bayaran.

Situasi kian tegang pada 18 Agustus lalu, ketika Belarus mengancam bakal menggunakan senjata nuklir dari sekutunya, Rusia, jika negaranya diserang.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

ITB Minta Maaf Isu Dugaan Kampanye LGBT Bikin Resah Publik

Next Post

Harga Minyak Dunia Lesu Imbas Sentimen dari AS dan China

Next Post
Pasokan di AS Menurun, Harga Minyak Dunia Melonjak ke USD 113,45 per Barel

Harga Minyak Dunia Lesu Imbas Sentimen dari AS dan China

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Aceh Tengah dan Gayo Lues Diterjang Banjir Longsor

Ohku, Aceh Tengah dan Gayo Lues Diterjang Banjir Longsor

20/04/2026
Direktur MUQ Aceh Selatan Bangun Kerjasama dengan Komisioner Baitul Mal Aceh

Direktur MUQ Aceh Selatan Bangun Kerjasama dengan Komisioner Baitul Mal Aceh

20/04/2026
Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026
Kapolres Abdya Cek SPPG Yayasan Keumala Bhayangkari

Kapolres Abdya Cek SPPG Yayasan Keumala Bhayangkari

20/04/2026
Layanan Poliklinik RSUD Aceh Besar Ditutup Akibat Mogok Dokter

Layanan Poliklinik RSUD Aceh Besar Ditutup Akibat Mogok Dokter

20/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

AS Desak Warganya Buru-buru Tinggalkan Belarus, Kenapa?

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

Buka Usai Subuh Hingga Tengah Malam, GNI Kupi Jadi Tempat Nongkrong Asyik di Blangpidie

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com