BANDA ACEH – Memperingati tahun baru Islam, 1 Muharram 1441 Hijriyah yang bertepatan pada 1 September 2019 (besok-red), Kota Banda Aceh akan dimeriahkan oleh pawai karnaval.
Hal tersebut disampaikan Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, dan dirinya mengajak masyarakat Kota Banda Aceh untuk dapat menjadikan peringatan 1 Muharram sebagai momentum muhasabah diri bagi setiap muslim.
“Saya ucapkan selamat merayakan tahun baru Islam, semoga dengan peringatan 1 Muharram ini menjadi momentum bagi kita untuk bermuhasabah, karena kita cenderung lalai dalam mengevaluasi diri. Kita berharap dengan momentum 1 Muharram, semoga kita semua dapat menjadi pribadi-pribadi yang lebih bertaqwa kepada Allah SWT,” kata Aminullah, Sabtu (31/8/2018).
Sementara itu dalam kesempatan ini, Walikota Banda Aceh juga menyampaikan bahwa Car Free Day (CFD) untuk edisi Minggu, 1 September 2019 ditiadakan.
Kebijakan ini diambil dalam rangka memeriahkan dan menyukseskan pawai karnaval menyambut tahun baru Islam yang digelar Pemerintah Aceh.
Aminullah mengajak masyarakat Kota Banda Aceh untuk dapat ikut menyukseskan dan memeriahkan pawai karnaval 1 Muharram tersebut.
Sesuai informasi dari Biro Keistimewaan Aceh, pawai karnaval ini akan diikuti oleh 160 kelompok, mulai dari PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/sederajat hingga para santri-santri Dayah.
Para peserta akan melewati sejumlah jalan-jalan protokol Banda Aceh. Untuk kelompok PAUD dan TK, mulai start dari Lapangan Blang Padang menuju ke Jalan Iskandar Muda, ke Simpang Jam, Pendopo Gubernur, Jalan STA Mahmudsyah, kemudian belok kanan dan finish di kompleks museum Rumoh Aceh.
Sementara untuk kelompok SD/MI hingga SMA/sederajat rutenya lebih panjang, yaitu start dari Lapangan Blang Padang, belok ke Jalan Iskandar Muda, Simpang Jam, Pendopo Gubernur, Jalan STA Mahmudsyah ke Simpang Kodim, kemudian menuju Jalan Tgk. Chik Ditiro, Simpang Surabaya belok ke Jalan T. Hasan Dek, Simpang Jambo Tape belok kiri ke Jalan Tgk. Daud Beureueh, Simpang Lima, Jalan Muhammad Jam dan finish di Blang Padang.[]








