Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

UIN Ar-Raniry Fokuskan Pengabdian pada Pencegahan Stunting di Aceh

Atjeh Watch by Atjeh Watch
18/09/2019
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) regular tematik Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh semester ganjil tahun akademik 2019/2020 difokuskan pada permasalahan gizi kronis di masyarakat atau yang lebih dikenal dengan stunting.

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat (P2M) UIN Ar-Raniry, Drs. Maimun, M.Ag, disela-sela kegiatan Pembekalan KPM Reguler Tematik, Rabu (18/9/2019) di Auditorium Prof Ali Hasjmy Kopelma Darussalam Banda Aceh.

“Menyikapi tingginya angka stunting Aceh yang menduduki peringkat tiga nasional untuk angka stunting balita, di bawah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Barat (Sulbar), maka pimpinan UIN Ar-Raniry menyepakati bahwa perguruan tinggi harus ikut terlibat dalam gerakan pencegahan stunting yang terjadi di Aceh,” ujarnya.

Dikatakan, bahwa stunting adalah permasalahan gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam rentang waktu yang cukup lama, umumnya hal itu disebabkan asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi, pemerintah baik ditingkat pusat maupun daerah sudah bersinergi dalam melaksanakan program pencegahan stunting tersebut.

Maimun menambahkan, bahwa UIN Ar-Raniry ikut berperan dalam rangka pencegahan stunting tersebut dengan melakukan pendampingan kepada masyarakat melalui program pengabdian mahasiswa. Tahun 2019 ini akan ditempatkan di kabupaten Bener Meriah, yang merupakan salah satu daerah yang banyak kasus tersebut.

“Kepada peserta KPM diberikan pembekalan tentang pencegahan stunting tersebut, penyelenggaraan KPM UIN Ar-Raniry ini kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dan Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) Kemitraan Pemerintah Australia-Indonesia,” ujar dia.

Lebih lanjut kata Maimun, mahasiswa peserta KPM nantinya akan melakukan koordinasi dengan Tim Penanggulangan Stunting Aceh, Dinas Kesehatan Bener Meriah dan SKPD terkait lainnya di Bener Meriah.

Selain itu peserta KPM juga melakukan aktivitas dan program-program lainnya, seperti pendampingan masyarakat dibidang ekonomi, keagamaan, kerajinan dan kreatifitas lainnya.

Dia menyebutkan, UIN Ar-Raniry akan mengirim 397 mahasiswa yang ditempatkan pada 50 gampong dan setiap gampong akan tempatkan 7-8 mahasiswa, selama pengabdian nantinya juga akan didampingi oleh dosen pendamping dan tim penanggulangan stunting Aceh dan pemerintah.

Selama pengabdian, peserta KPM akan mendata suspect warga yang stunting, selanjutnya akan memberikan cara penanggulangan serta melakukan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), sehingga masyarakat mempunyai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).[]

Tags: StuntingUIN AR-RANIRY
Previous Post

Kaban Kesbangpol Aceh Minta Masyarakat Singkil Perbanyak Pegiat Anti Narkoba

Next Post

Begini Pertimbangan Wali dalam Ketentuan Hukum Adat

Next Post
Begini Pertimbangan Wali dalam Ketentuan Hukum Adat

Begini Pertimbangan Wali dalam Ketentuan Hukum Adat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dinner Delegasi Apeksi, Illiza: Selamat Datang di Banda Aceh

Dinner Delegasi Apeksi, Illiza: Selamat Datang di Banda Aceh

20/04/2026
Persiraja Banda Aceh Ditahan Imbang Garudayaksa 2-2 di Kandang

Persiraja Banda Aceh Ditahan Imbang Garudayaksa 2-2 di Kandang

20/04/2026
Pesantren Al Zahrah Yudisium 89 Santri Akhir, Pimpinan: Kecerdasan Intelektual Saja Tidak Cukup

Pesantren Al Zahrah Yudisium 89 Santri Akhir, Pimpinan: Kecerdasan Intelektual Saja Tidak Cukup

20/04/2026
Muhammad Syuhada Minta Pemkab Aceh Timur Segera Bentuk Tim Khusus Pemuktahiran Data DTSEN

Muhammad Syuhada Minta Pemkab Aceh Timur Segera Bentuk Tim Khusus Pemuktahiran Data DTSEN

20/04/2026
BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

20/04/2026

Terpopuler

UIN Ar-Raniry Fokuskan Pengabdian pada Pencegahan Stunting di Aceh

18/09/2019

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

Buka Usai Subuh Hingga Tengah Malam, GNI Kupi Jadi Tempat Nongkrong Asyik di Blangpidie

Dari Kampus ke Tanah Suci: KNA Satukan Energi Besar Masyarakat Gayo di Banda Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com