Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Sabang Diminta Hidupkan Kearifan Lokal

redaksi by redaksi
24/10/2019
in Nanggroe
0
Sabang Diminta Hidupkan Kearifan Lokal

SABANG – Sosiolog Aceh Dr. Otto Syamsudin Ishak mengatakan, Kota Sabang sebagai gerbang ketahanan nasional karena terletak diujung Indonesia, harus bisa menjaga karifan lokal, sosial dan budaya sesuai kondisi dan situasi kekinian, karena itulah penguat ketahanan sosial budaya dari pengaruh pendatang.

“Sabang salah satu tempat yang sering didatangi wisatawan asing. Sehingga kearifan lokal menjadi alat untuk mempertahankan nilai nilai sosial, adat dan budaya,” kata Otto Syamsudin Ishak saat menjadi pemateri dialog ketahanan sosial budaya berbasis kearifan lokal yang digelar Kesbangpol Aceh di Aula Lantai II Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kota Sabang, Gampong Cot Bau, Sukajaya Kota Sabang, Rabu 23 Oktober 2019.

Sementara Pemateri kedua dari Pengurus IKAL Aceh H.Juniazi, S.Ag.,M.Pd, memperkuat materi Otto, menyebut kearifan lokal di Aceh, khususnya di Kota Sabang terbentuk berdasarkan nilai nilai Islam. Kendati Kota Sabang hetorogen agama, namun penduduknya mayoritas beragama Islam.

“Dari dulu hingga sekarang, segala bentuk kearifan lokal yang ada, masyarakat di Kota Sabang dapat menerima dan menjalankannya.

Jdi–ujar Juniazi–kekuatan kearifan lokal harus terus dilestarikan agar ketahanan sosial budaya masyarakat di Kota Sabang tidak terjerus oleh wisatawan asing yang berdatangan ke kota Sabang.

Kepala Badan Kesbangpol Aceh Drs Mahdi Efendi melalui Kasubbid Ketahanan Ekonomi dan Sosbud Surya Edy Rachman menyampaikan, berdasarkan realitas yang berkembang ditengah masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini, terdapat fenomena tumbuhnya berbagai patologis sosial yang sistematif antara lain penyalahgunaan narkoba, korupsi, illegal loging dan pengaruh kehidupan pragmatisme yg lbh mengutamakan materi.

“Perlu ada upaya lain untuk melestarikan nilai-nilai luhur bangsa serta perbanyak intensitas dialog sosial budaya berbasis kearifan lokal,” ujar Surya Edy Rachman.

Acara tersebut diikuti 45 orang yang terdiri dari instansi Pemerintah, Ketua Pemuda, tokoh perempuan, Keuchik gampong, tokoh Adat dan tokoh Masyarakat dan pelaku usaha di Kota Sabang. Acara dipandu oleh moderator Roys Vahlevi, Ketua Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA).[]

Tags: HeadlineKesbangpol AcehOtto Syamsuddin Ishak
Previous Post

Grup Syech Jamal Cut Juarai Festival Seudati Aceh

Next Post

Keren, Anggota DPR Aceh Ini Ternyata Jago Berseudati

Next Post

Keren, Anggota DPR Aceh Ini Ternyata Jago Berseudati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Pesantren

Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Pesantren

18/06/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

18/06/2026
Lewat Puisi, LK Ara Kritik Eksploitasi Tambang dan Kerusakan Hutan

Lewat Puisi, LK Ara Kritik Eksploitasi Tambang dan Kerusakan Hutan

18/06/2026
Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

18/06/2026
Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

18/06/2026

Terpopuler

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

15/06/2026

Sabang Diminta Hidupkan Kearifan Lokal

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com