Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Feature

Kaki Palsu Pembawa Senyum

Admin1 by Admin1
12/11/2019
in Feature
0

SEORANG penyandang disabilitas bernama Hariswan kini dapat tersenyum bahagia. Hal itu lantaran Hariswan yang berumur 16 tahun ini mendapatkan bantuan kaki palsu.

Kaki palsu untuk penyandang disabilitas tersebut dipasang oleh petugas pada bagian kaki sebelah kiri. Tidak sabar ingin mencoba, Hariswan langsung berdiri dan berusaha berjalan, meski belum sempurna.

Setiap kaki palsu yang baru dipasang memang harus dilatih terlebih dahulu agar bisa menyatu dengan pahanya. Namun rupanya tak butuh waktu lama bagi Hariswan. Dia langsung bisa menggunakan kaki palsu tersebut.

Hariswan terlihat lebih percaya diri dengan kaki palsu tersebut yang diberikan oleh Dinas Sosial Kota Aceh.

“Bagus sekali dengan adanya bantuan ini karena akan membuat anak saya lebih percaya diri Pak. Kami ucapkan Alhamdulillah dan terimakasih kepada Pemerintah Aceh,” ujar sang ayah Adly (50).

Adly mengatakan, putranya kurang percaya diri dengan berjalan menggunakan tongkat. Sebenarnya Hariswan dilahirkan dalam kondisi sehat.

Adly menceritakan, musibah menimpa Hariswan sekitar setahun lalu. Ia mengalami kecelakaan karena jatuh dari atas pohon hingga kakinya patah.

Segala cara telah dilakukan, termasuk juga pengobatan tradisional. Ternyata pengobatan tersebut tak berhasil, hingga tulang kaki Hariswan keropos dan akhirnya diamputasi. Hariswan pun menjadi seorang disabilitas.

Dengan kondisi tersebut, Hariswan harus menggunakan tongkat untuk melakukan aktivitas. Saat ini, ia duduk di bangku sekolah di Kabupaten Nagan Raya.

Tak hanya Hariswan, senyum bahagia juga terlihat di wajah Anuar Yus (46) yang turut menerima bantuan kaki palsu. Ia berprofesi sebagai penarik becak.

Selama ini, Anuar Yus harus menggunakan tongkat saat bekerja untuk menghidupi istri dan tiga anaknya di Aceh Tamiang.

“Bantuan kaki palsu sekarang dan senang sekali. Harapannya bisa lebih mandiri, ada tiga anak,” ucap Anuar Yus.

Anuar Yus juga terlahir sempurna seperti Hariswan. Namun rupanya nasib berkata lain. Ia mengalami kecelakaan mobil yang membuat kaki kirinya diamputasi. Sebelumnya dia bekerja sebagai sopir angkutan.

Hal itu sempat membuat Anuar Yus putus asa. Namun, setelah mendapat becak dari pemberian Dinas Sosial Aceh dan bangkit demi istri dan anaknya.

“Senang sekali pak, semoga dengan adanya bantuan ini bisa membuat kami mandiri,” pungkas Anuar Yus.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Aceh Isnandar menitipkan pesan kepada 100 penerima kaki dan tangan palsu dari 17 kabupaten atau kota.

Ia berpesan kepada penerima bantuan agar dapat merawat kaki palsu seperti menjaga tubuh sendiri. Meskipun tidak bisa menggantikan anggota tubuh asli, setidaknya bisa membantu beraktivitas secara mandiri dengan bantuan kaki palsu.

“Yang perlu kami sampaikan ini harus dirawat, nanti akan diberitahukan bagaimana merawat, agar bisa bertahan lama,” kata Isnandar.

Menurut Isnandar, kaki palsu bukan untuk mengganti anggota tubuh yang hilang. Justru, kata dia, sebagai penyemangat para penyandang disabilitas bisa terus beraktivitas.

Ia memberikan motivasi kepada para penyandang disabilitas. Isnandar mengatakan, ada penyandang disabilitas yang bisa menjadi altet, pejabat negara, juga profesi lainnya.

“Bahkan ada juga pejabat setingkat dinas sekarang itu penyandang disabilitas, jadi jangan berkecil hati, terus belajar dan berjuang,” tukas Isnandar.

Sumber: liputan6.com

Tags: Dinas Sosial Acehkaki palsu
Previous Post

Ruslan M. Daud Laporkan Hartanya ke KPK Senilai Rp28,4 Miliar

Next Post

Pesona Hutan Manggrove di Kuala Langsa

Next Post

Pesona Hutan Manggrove di Kuala Langsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dewan Kota Tuntut Keseriusan Kerja PLN, Pertamina dan PDAM

Dewan Kota Tuntut Keseriusan Kerja PLN, Pertamina dan PDAM

15/12/2025
Krak, Toke Hasan Gabung PDI-P di Pidie

Krak, Toke Hasan Gabung PDI-P di Pidie

15/12/2025
Lounching Pelayanan Jantung di RSUDTP, Dr. Safaruddin juga Peusijuk 3 Ambulans Baru

Lounching Pelayanan Jantung di RSUDTP, Dr. Safaruddin juga Peusijuk 3 Ambulans Baru

15/12/2025
Ketua PP Muhammadiyah: Insya Allah Aceh Akan Segera Bangkit

Ketua PP Muhammadiyah: Insya Allah Aceh Akan Segera Bangkit

15/12/2025
Dua Mal Pelayanan Publik di Aceh Terkena Dampak Banjir

Dua Mal Pelayanan Publik di Aceh Terkena Dampak Banjir

15/12/2025

Terpopuler

Relawan China Belum Maksimal di Aceh Akibat Terkendala Puing Kayu

Drama Air Mata dan Inkonsisten Kebijakan di Aceh

13/12/2025

Krak, Aceh Surati 2 Lembaga PBB Minta Bantuan Usai Banjir

Krak, Toke Hasan Gabung PDI-P di Pidie

Pemerintah Diminta Sidak Pangkalan Gas Nakal di Pidie

PP Muhammadiyah Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com