Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Sukses Meraup Rupiah dari Kopi Gayo

Admin1 by Admin1
01/12/2019
in Ekonomi
0

LHOKSEUMAWE – Dani, mahasiswa semester akhir Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, memajang aneka kopi di kampusnya, Jumat (29/11/2019).

Pria asal Simpang Tiga, Kecamatan Redelong, Kabupaten Bener Meriah itu memberanikan membuka label sendiri usaha kopi miliknya. Namanya Seranting Kopi.

Sejak Oktober 2019 lalu, dia ingin mandiri dalam mencari uang. Sebelumnya, sembari kuliah dia menjadi agen pemasaran sejumlah merk kopi Gayo dari Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah dan Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

“Saya ingin memajukan kopi saya sendiri. Langsung dari kebun orangtua saya,” kata Dani sambil tersenyum memamerkan kopi yang dibungkus kemasan merah. Untuk langkah awal, dia pun mendirikan Yolandfee, sebagai merek awal. Belakangan, dia menyadari bahwa merek tersebut kurang melekat di kalangan penikmat kopi.

Untuk itu, dia pun mengganti mereknya menjadi Seranting Kopi. Seranting, kata Dani, bermakna setangkai, bisa juga memaksudkan secangkir kopi. Di tengah banyaknya merek kopi asal dataran tinggi Aceh itu, pria yang baru berusia 22 tahun ini mencoba keberuntungan.

“Dengan modal kecil-kecilan dulu. Saya pasarkan ke warung-warung kampus, dan sejumlah minimarket di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe,” kata Dani.

Tak tanggung-tanggung, dia pun menyiapkan paket berat 100 gram per bungkus. Beragam varian kopi Tersedia empat jenis kopi seperti spesial honey yang dijual Rp 25.000 dan arabika eksklusif Rp 23.000 per bungkus.

Ada juga specialty blend Rp 20.000 dan kopi tradisional gayo Rp 15.000 per bungkus. Untuk memajukan petani kopi, menurut Dani, harus dimulai dengan menguasai pasar kopi.

Dia belajar banyak sebagai penjual kopi selama empat tahun terakhir. Sejak saat itu, kebun kopi milik orangtuanya seluas setengah hektar kini tak lagi menjual ke pengepul.

“Saya bilang ke orangtua, kita jual kopi sendiri saja. Saya yang jual, ayah dan ibu yang memilih jenis kopi yang akan dijual. Misalnya ke jenis honey dan lain sebagainya. Jadi, ini langkah saya memajukan bisnis kopi orangtua saya yang seumur hidupnya menjadi petani,” kata Dani.

Dengan brand milik sendiri, Dani berupaya mengenalkan kopi gayo itu ke dunia. Selama ini, menurutDani, kopi gayo dikenal di Eropa.

Sayangnya, sebagian besar menggunakan merek dagang milik pengusaha eropa. “Mereka beli dari Gayo, tapi mereknya tetap milik mereka sendiri. Ini membuat seakan-akan barang itu milik mereka, asalnya jarang disebut,” kata Dani.

Niat mensejahterakan petani kopi Menurut Dani, dunia sudah mengakui kopi Gayo sebagai salah satu kopi terbaik dari Indonesia. Namun, Dani ingin kopi itu dikenal dengan merek dagang sendiri dari pedagang lokal.

“Saya ingin ini dari Gayo sendiri, merek Gayo. Saya orang Gayo tentu akan bangga sekali bisa memajukan kopi langsung dari petaninya. Langkah awal punya orangtua dulu, nanti yang lainnya,” kata dia.

Dani enggan menyebutkan omzetnya. Menurut Dani, bisnisnya belum begitu berkembang. Namun, omzet yang diperoleh sekarang diakui lebih menguntungkan dibanding langsung menjual biji kopi ke pengepul. Dia berharap, bisnisnya terus berkembang.

Tekadnya memasarkan kopi buatan orangtuanya terus tumbuh. Dia berharap kopi itu akan terus dikenal. Tetapi, bukan sebatas bisnis, namun untuk mensejahterakan petani kopi.

“Agar petani makmur, dengan merek dagang sendiri. Saya coba lewat saya, nanti saya bagikan pengalaman ini ke petani lainnya,” kata Dani.

Sumber: kompas.com

Tags: kopi gayo
Previous Post

Kisah Lima Pemuda Aceh di Honda Bikers Day Ambarawa

Next Post

Plt Gubernur Hadiahkan Umrah untuk Lima Santri Berprestasi

Next Post

Plt Gubernur Hadiahkan Umrah untuk Lima Santri Berprestasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KKN Reguler XXIX Kelompok 38 USK 2026 Aksi Bersih dan Cat Makam Keramat Teungku Haji Panglima Nyan Doeng

KKN Reguler XXIX Kelompok 38 USK 2026 Aksi Bersih dan Cat Makam Keramat Teungku Haji Panglima Nyan Doeng

05/08/2026
Al Zahrah Awards 2026: Malam Puncak Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi

Al Zahrah Awards 2026: Malam Puncak Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi

05/08/2026
Dugaan Permainan Monopoli, Harga Naik Stok Semen di Abdya Kosong

Dugaan Permainan Monopoli, Harga Naik Stok Semen di Abdya Kosong

05/08/2026
Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Universiti Malaya Sukses Laksanakan International Service Learning Program di Pidie Jaya

Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Universiti Malaya Sukses Laksanakan International Service Learning Program di Pidie Jaya

05/08/2026
Serang Iran dari Dalam, Kenapa Kurdi Menentang Kekuasaan Ayatollah?

Serang Iran dari Dalam, Kenapa Kurdi Menentang Kekuasaan Ayatollah?

05/08/2026

Terpopuler

Sukses Meraup Rupiah dari Kopi Gayo

01/12/2019

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com