Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Saleuem

Saat GAM Kembali ke Meureu

Admin1 by Admin1
21/12/2019
in Saleuem
0
Balada Bendera dan Priuk Pejabat Kita

Bendera Bintang Bulan. Foto kompas

MEUREU sejatinya bukanlah lokasi yang asing bagi GAM. Karena di sanalah kuburan inisiator Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Teungku Hasan Tiro, disemayamkan. Selain itu, Meureu juga merupakan lokasi pertemuan GAM bansigom donya untuk pertama kali usai penandatanganan damai Aceh pada 2005 lalu.

Maka setelah 14 tahun berlalu, dan GAM kemudian memutuskan untuk kembali ke Meureu, untuk menggelar silaturahmi akbar, adalah hal yang patut diapresiasikan oleh semua pihak yang memiliki ideology ke-Aceh-an.

“Isya Allah sekitar tiga ribuan kombatan GAM akan hadir,” kata Azhari Cage.

“Tapi bisa jadi lebih.”

Pertemuan ini, kata Azhari Cage, dihadiri oleh struktur GAM atau KPA dari komando pusat hingga sagoe. Kemudian juga para mantan panglima wilayah hingga sagoe. Kombatan GAM yang menjadi pengurus partai politik, seperti PA, dan lainnya. Kombatan GAM yang terpilih jadi DPRK, DPRA serta bupati walikota.

“Kita juga mengundang seluruh para mualimin GAM. Ini pertemuan dalam wadah GAM usai damai. Dulu di awal damai, pertemuan perdana di Meureu, dan sekarang kita kembali ke Meureu untuk komitmen yang sama,” kata Azhari Cage.

Berita silaturahmi akbar GAM bansigom Aceh langsung menjadi sorotan masyarakat di Aceh. Mayoritas memberi apresiasi. Apalagi kepanitian silaturahmi akbar yang akan berlangsung pada 23 Desember nanti, melibatkan tokoh tokoh GAM seperti Teungku Ni selaku ketua, Teungku Darwis selaku wakil, Syech Muharram selaku sekretaris dan Azhari Cage selaku bendahara.

Pertemuan ini diharapkan menjadi ajang pemersatu GAM di Aceh yang terpecah belah selama 14 tahun terakhir. Pertemuan ini menjadi awal yang baru bagi para pejuang Aceh dalam mempertahankan kekhususan.

Masyarakat Aceh ingin GAM bersatu dan melalui silaturahmi akbar tadi diharapkan harapan tersebut terwujud.

Kemudian semua pihak di Aceh juga sadar bahwa perpecahanlah yang membuat GAM di pandang sebelah mata oleh Pemerintah Pusat di Jakarta. Akibatnya semua kewenangan Aceh pun tak tuntas hingga 14 tahun berlalu.

Maka, selamat bersilaturahmi para pejuang Aceh…bersatulah kembali..

Tags: acehgam
Previous Post

Bahas Pariwisata, Plt Gubernur Aceh: Kami Siap Belajar dari Pengalaman Daerah Lain

Next Post

Mahathir Dukung Ide Mata Uang Tunggal untuk Negara-negara Muslim

Next Post
Mahathir Dukung Ide Mata Uang Tunggal untuk Negara-negara Muslim

Mahathir Dukung Ide Mata Uang Tunggal untuk Negara-negara Muslim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah Gayo Lues

Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah Gayo Lues

30/06/2026
Dosen Psikologi Unimal Fasilitasi Support Group bagi Korban Kekerasan di Aceh Utara

Dosen Psikologi Unimal Fasilitasi Support Group bagi Korban Kekerasan di Aceh Utara

30/06/2026
Ruhama Tanjong Terima Kunjungan Tim Asesor Badan Akreditasi Dayah Aceh

Ruhama Tanjong Terima Kunjungan Tim Asesor Badan Akreditasi Dayah Aceh

30/06/2026
Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

30/06/2026
Jerman Diguncang Penembakan Massal, 5 Orang Tewas

Jerman Diguncang Penembakan Massal, 5 Orang Tewas

30/06/2026

Terpopuler

Balada Bendera dan Priuk Pejabat Kita

Saat GAM Kembali ke Meureu

21/12/2019

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

Dua Remaja di Abdya Dikabarkan Hanyut di Laut Ujong Manggeng

Dugaan Mark Up Arena MTQ Aceh Mengemuka, Aktivis Mahasiswa Minta APH Telusuri Aliran Anggaran

Meurah Dua FC Melaju Ke Final Piala Kapolres Pijay, Usai Singkirkan Bandar Baru FC

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com