BANDA ACEH – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar bersama Prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar Diklat Pengelolaan Perpustakaan Sekolah bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2020.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari mulai tanggal 21-24 Januari 2019 tersebut yang dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Dr Silahuddin MAg yang diwakili Kasi Kurikulum dan Penilaian Pendidikan Dasar Disdikbud Aceh Besar, Cut Jarita Susanti SPd.
Dalam sambutannya, Kasi Kurikulum Disdikbud Aceh Besar, Cut Jarita Susanti SPd berharap setelah pelatihan ini peserta mampu mengaplikasikan ilmu yang didapatkan untuk mengelola perpustakaan sesuai dengan standar.
“Pengelolaan perpustakaan sekolah harus lebih baik setelah pelatihan ini, mereka harus lebih bertanggungjawab dalam mengelola perpustakaan dan mengkampayekan gerakan literasi sekolah yang sudah berlangsung selama lebih kurang dua tahun di Aceh Besar,” katanya, Selasa (21/1) di Aula FAH UIN Ar-Raniry.
Sementara itu, Dekan FAH UIN Ar-Raniry, Dr Fauzi MSi mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut realisasi Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar yang telah ditandatangani tahun 2019 lalu.
Perpustakaan sekolah di Aceh, kata Fauzi secara umum terlihat masih belum dikelola secara baik dan profesional, sehingga pengembangan koleksi yang mendukung kualitas kognitif, afektif dan psikomotorik siswa jauh dari harapan.
“Minimnya tenaga fungsional perpustakaan sekolah atau pustakawan merupakan faktor utama dari buruknya manajemen pengelolaan perpustakaan sekolah di Aceh dewasa ini, setidaknya dengan adanya diklat ini mampu memberikan pelatihan tentang pengetahuan pengelolaan dan pengembangan dasar perpustakaan,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Prodi Ilmu Perpustakaan, Nurhayati Ali Hasan MLIS selaku penanggungjawab kegiatan menjelaskan, selama empat hari peserta akan dibekali keterampilan teknis pengelolaan perpustakaan yang meliputi manajemen perpustakaan sekolah, pelayanan dan pengembangan koleksi perpustakaan, Gerakan Literasi Sekolah (GLS), pengolahan bahan pustaka (Inventaris, klasifikasi, katalogisasi), dan penerapan teknologi informasi di perpustakaan.
“Sebanyak 60 peserta yang berasal dari pengelola dan guru pustakawan dilatih dengan berbagai keterampilan teknis tentang pengelolaan perpustakaan, dan nantinya di hari terakhir mereka akan dibekali dengan pelatihan sistem otomasi perpustakaan dengan menggunakan aplikasi SchILS (School Integrated Library System) dan INLISLite oleh para dosen dan alumni Prodi Ilmu Perpustakaan,” kata Nurhayati Ali Hasan.
Pelatihan yang diprakarsai oleh Aceh Library Consultant (ALC) bersama dengan KKG PAI SD dan MGMP PAI Aceh Besar menghadirkan narasumber dan instruktur dari dosen dan alumni Prodi Ilmu Perpustakaan masing-masing, Drs Khatib A Latief MLIS, Mukhtaruddin MLIS, Siti Aminah SIP MMLS, Zubaidah Med, Abdul Manar Mhum, Suherman Mec, Nazaruddin MLIS, Arkin SIP dan sejumlah instruktur dari Aceh Library Consultant (ALC). []







