Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Perempuan Tunisia Bersepeda Solo ke Makkah

Admin1 by Admin1
08/02/2020
in Internasional
0

JAKARTA — Seorang wanita asal Tunisia menjadi wanita pertama yang mencapai kota suci Makkah di Arab Saudi dengan menggunakan sepeda. Pesepeda wanita itu bernama Sara Haba. Ia melakukan perjalanan ke Saudi dengan menempuh rute dari negara asalnya, Tunisia, dalam waktu 53 hari.

Dalam perjalanannya menuju Arab Saudi, Haba melintasi padang pasir ke Mesir dan Sudan selama berpekan-pekan. Ia bahkan melakukan perjalanan itu sendirian. Haba juga mendokumentasikan perjalanannya dengan menggunakan tagar #cyclingtomecca.

Haba menamai sepedanya Merzouga, yang bisa diterjemahkan secara kasar menjadi ‘rahmat dengan berkah’ dalam bahasa Arab Maghrebi. Haba mengaku ia sempat ketakutan jika perjalanannya itu bisa tiba-tiba terhenti karena suatu hambatan.

“Saya takut dihentikan kapan saja. Saya tidak tahu apakah tubuh saya akan mengikuti kehendak saya dan menerima semua yang coba saya paksakan,” ujar Haba di Instagram, dilansir di Al Araby, Jumat (7/2).

Haba merasa khawatir jika ia tidak akan diizinkan memasuki kota Makkah lantaran ia bepergian sendiri. Namun, ia tidak ingin membiarkan rasa takut menghentikannya.

Di bawah hukum Saudi, setiap wanita di bawah usia 45 tahun yang ingin menjalani ibadah haji ke Makkah membutuhkan visa dan harus bepergian dengan seorang mahram (seorang wali laki-laki yang umumnya diharapkan memiliki hubungan darah). Meskipun begitu, ia tidak menjelaskan apakah dia akan melaksanakan haji ke Makkah. Namun, menurutnya, pergi sendirian masih menghadirkan tantangan di negara konservatif yang religius itu.

“Di Arab Saudi, di mana jarak dan kesulitannya sangat kecil dibandingkan dengan apa yang saya lalui, saya merasa tegang sebelum mencapai Makkah karena saya benar-benar tidak tahu apakah saya akan diizinkan memasuki kota, bersepeda sendirian,” ujarnya.

Rute yang secara fisik berat mengharuskannya bersepeda jarak jauh hingga delapan jam sehari. Apalagi, dia tidak memiliki tim sehingga ketika sepedanya rusak di gurun dia harus memperbaikinya sendiri.

Banyak orang bertemu dengannya dalam perjalanannya. Kisah Haba ini menjadi viral secara online karena ia memvideokan perjalanannya dan mengunggahnya secara langsung.

Setelah 16 hari di jalan, dia tiba di Port Sudan. Di sana, dia bertemu dengan seorang wanita yang telah menempuh jarak 200 Km untuk menemuinya.

Di momen lain, tampak orang-orang di jalan menghadiahkan sang pengendara sepeda ini dengan semangka dan kurma. Ribuan orang mengikuti perjalanannya secara online. Mereka menulis pesan yang mendukung perjalanan Haba di Instagramnya, sementara yang lain memintanya untuk memanjatkan doa-doa mereka.

Haba lantas mengucapkan terima kasih kepada mereka yang turut mengikuti perjalanannya secara online. Ia juga merasa terharu dengan orang-orang yang ditemuinya di jalanan, yang tersenyum kepadanya, menunjukkan jalan dan mengisi botol minumannya dengan air. Bahkan, kata dia, ada yang menawarinya buah atau jabana dan menawarinya tempat tinggal. Selain itu, Haba mengungkapkan terima kasihnya kepada mereka yang bersepeda bersamanya sejauh 10 Km, memberikan keramahan dan dukungan kepadanya.

“Saya terus berdoa untuk kalian semua, memegang erat-erat daftar nama di tanganku, sambil berputar dan berputar di kerumunan jamaah. Tapi itu tidak akan pernah cukup. Semoga hidup akan memberiku kesempatan untuk mengembalikan ini ke alam semesta. Saya tidak akan berhasil tanpa kalian,” ujarnya.

Sumber: republika.co.id

Previous Post

Kekenyangan Bikin Gairah Seks Turun Saat Bercinta

Next Post

Wasiet (13)

Next Post

Wasiet (13)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

226 Siswa Baru Mengikuti Try Out Asesmen MPLS di SMAN 4 Takengon

226 Siswa Baru Mengikuti Try Out Asesmen MPLS di SMAN 4 Takengon

21/07/2026
FORKI Pidie Kukuhkan Dominasi, Sabet Juara Umum Kejurda Karate Aceh 2026

FORKI Pidie Kukuhkan Dominasi, Sabet Juara Umum Kejurda Karate Aceh 2026

21/07/2026
BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

21/07/2026
Ratusan Pelajar Ikuti Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah

Ratusan Pelajar Ikuti Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah

21/07/2026
Kapolres Pidie Perketat Pengawasan Internal, Judi Online dan Senpi Personel Jadi Atensi Utama

Kapolres Pidie Perketat Pengawasan Internal, Judi Online dan Senpi Personel Jadi Atensi Utama

21/07/2026

Terpopuler

Launching Hope Coffee, Sajikan Kuah Beulangong hingga Ayam Pramugari Khas Aceh Besar

Launching Hope Coffee, Sajikan Kuah Beulangong hingga Ayam Pramugari Khas Aceh Besar

18/07/2026

Megawati akan Kukuhkan Mantan Ketua OSIS STM Meulaboh di Jajaran Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Tani Indonesia

KPK Surati Gubernur Aceh hingga 23 Kepala Daerah Kabupaten/Kota, Meminta Data 10 Proyek Strategis

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

Bupati Sarjani Mutasi 45 Pejabat dan Siapkan Evaluasi Berkala

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com