Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Plt Gubernur Aceh Imbau Mahasiswa Siapkan Diri Hadapi Era 4.0

Admin1 by Admin1
09/02/2020
in Nasional
0

Jakarta – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Ir H Nova Iriansyah M.T imbau mahasiswa Aceh dimana pun berada membantu Pemerintah Aceh untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia(SDM) yang unggul, mempersiapkan diri menghadapi era 4.0.

Hal itu dikatakannya saat sambutan dalam acara pelantikan pengurus Ikatan Mahasiswa Pascasarjana (IMPAS) Aceh-Jakarta 2020-2021 dan Seminar Nasional bertemakan “Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menuju Indonesia unggul” di Mess Aceh, di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (09/02/2020).

“Pada kesempatan ini, saya mengajak para mahasiswa pascasarjana yang tergabung dalam IMPAS Aceh-Jakarta, maupun mahasiswa Aceh dimana pun, agar terus mengambangkan potensi diri dalam mengadapi Era 4.0. Para mahasiswa juga saya ajak membantu Pemerintah Aceh dalam upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia yang unggul, demi masa depan Aceh dan Indonesia yang lebih baik,” ajak Plt Gubernur Aceh.

Apalagi sebut Nova, perkembangan teknologi dan informasi saat ini sedang melanda seluruh dunia. Hal itu dikenal dengan Era Revolusi Industri 4.0.

“Ragam inovasi berkembang pesat, seperti ekonomi digital, kecerdasan buatan, big data dan penggunaan robot dalam kehidupan sehari-hari,” sebut Nova.

Menurutnya, pada era 4.0, warga di seluruh dunia dapat hidup dan bergaul tanpa batasan negara. Teknologi dan informasi yang berkembang di sebuah negara, dapat dengan mudah diakses oleh penduduk di negara lainnya.

“Semua orang dapat berkerja di negara mana pun yang disukai, bahkan tanpa perlu menetap di negara tersebut. Oleh sebagian orang, fenomena ini kerap dinilai sebagai pengganggu,” Kata Plt Gubernur Aceh.

Arus globalisasi tambahnya, tak bisa dibendung, karena terus menyebar begitu
cepat dan menjadi tantangan bagi pembangunan di Indonesia dan Aceh.

“Tantangan itu harus disikapi dengan terus berbenah, menyiapkan SDM yang unggul, mampu bersaing dan menyikapi era
4.0 dengan bijak,” ujarnya.

Untuk itu, Nova berharap pemuda Aceh dan Indonesia umumnya semakin dituntut memiliki kecakapan dalam berbagai bidang pengetahuan, dengan meningkatkan daya saingnya dalam memanfaatkan berbagai peluang di era 4.0.

“Jika tidak, maka akan tertinggal dan pengangguran semakin bertambah, dengan demikian kemiskinan akan semakin membelenggu,” ungkap Plt Gubernur Aceh.

Sehingga dalam hal ini, Pemerintah Aceh punya semangat menciptakan pemuda-pemuda dengan SDM unggul sejak lama,
khususnya dalam menghadapi Era 4.0.

Komitmen ini katanya, dipertegas dalam visi misi Aceh Hebat, yang menjadi prioritas dalam menjalankan pemerintahan di periode 2017-2022. Salah satu program unggulan Pemerintah Aceh adalah ‘Aceh Carong’.

“Ini artinya, kami terus berusaha menciptakan generasi muda yang mampu bersaing dan mengukir prestasi di tingkat nasional dan regional, melalui peningkatan pendidikan berkualitas,” sebutnya.

Ia menyebutkan, itu meliputi penguatan keterampilan bagi generasi muda melalui pendidikan vokasional, baik formal dan non formal.

Selain itu, juga mengirim putra-putri Aceh
untuk mendapatkan pendidikan di sejumlah universitas bergengsi di tingkat international, dan memberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam pembangunan Aceh kedepan saat kembali.

“Tentu saja, menciptakan SDM unggul bukan sekadar ilmu pengetahuan dan teknologi. Berkaitan dengan ini, Aceh juga memiliki program unggulan lainnya, yaitu Aceh Teuga dan Aceh Meuadab,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Aceh Teuga diharapkan mampu melahirkan para pemuda Aceh yang kuat, berprestasi, jauh dari narkoba serta punya kualitas kepemimpinan yang baik. Juga bangga dan cinta tanah air Indonesia seutuhnya, seperti peran para pemuda di generasi sebelumnya.

Sementara Aceh Meuadab katanya, diharapkan dapat membuat para pemuda Aceh yang berkarakter unggul dengan akhlak mulia, melalui penguatan pendidikan demokrasi, sosial budaya, kearifan lokal, dan pendidikan agama sesuai syariat Islam.

Pada kegiatan tersebut Menteri Agraria dan Tata Ruang Dr Sofyan Djalil turut hadir dan mengisi seminar nasional dengan tema “Siapakah kita Menghadapi Industri 4.0”. []

Tags: pemerintah aceh
Previous Post

PBB Turun Tangan Hadang Penyebaran Virus Corona

Next Post

Mengenal Yusya bin Nun dan Khidir AS

Next Post
Mengenal Yusya bin Nun dan Khidir AS

Mengenal Yusya bin Nun dan Khidir AS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

09/06/2026
HMP PMI STAIN Meulaboh Hijaukan Lingkungan Kampus

HMP PMI STAIN Meulaboh Hijaukan Lingkungan Kampus

09/06/2026
Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

09/06/2026
Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

09/06/2026
Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

09/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com