Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sosok

Mengenal Yusya bin Nun dan Khidir AS

Admin1 by Admin1
10/02/2020
in Sosok
0
Mengenal Yusya bin Nun dan Khidir AS

Foto: tangkapan layar wikipedia.org

JAKARTA — Dalam beberapa keterangan, murid Musa yang menemaninya itu adalah Yusya’ bin Nun. Nama lengkapnya Yusya’ bin Nun bin Ifrosun bin Yusuf AS bin Ya’kub AS bin Ishaq AS bin Ibrahim AS. Dalam riwayat lain, disebutkan bahwa Yusya’ bin Nun adalah salah seorang Nabi yang meneruskan risalah kenabian Musa AS. Ia dimakamkan di Yordania.

Sementara itu, berdasarkan hadis Nabi SAW yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas, hamba Allah yang saleh itu adalah Nabi Khidir AS. Dalam berbagai riwayat, Khidir adalah seorang nabi yang diutus Allah untuk menyerukan kaumnya kepada tauhid dan keimanan terhadap para nabi, rasul, dan kitab-kitab mereka.

Salah satu tanda kenabian atau mukjizatnya adalah setiap kali ia duduk di atas kayu kering atau tanah gersang, berubahlah tempat yang didudukinya menjadi hijau (akhdlor). Itulah alasan mengapa dia dipanggil dengan sebutan Khidir atau ‘Yang Hijau.’

Jalaluddin as-Suyuthi dalam tafsir ad-Dur al-Mantsur menukil hadis yang diriwayatkan oleh Ibn Abbas menyatakan, ”Sesungguhnya, Khidir disebut demikian lantaran setiap shalat di atas hamparan kulit putih, hamparan itu tiba-tiba berubah menjadi hijau.” Imam Bukhari mengatakan, Musa dan muridnya menemukan Khidir di atas sajadah hijau di tengah-tengah lautan.

Dalam riwayat lain, namanya adalah Talia bin Malik bin Abir bin Arfakhsyad bin Sam (atau Shem) bin Nuh.

Para ulama berbeda pendapat berkenaan dengan Khidir. Sebagian mereka mengatakan bahwa ia seorang wali dari wali-wali Allah SWT. Sebagian lagi mengatakan bahwa ia seorang nabi. Bahkan, ada yang mengatakan, Khidir akan hidup sampai hari kiamat. Dalam beberapa riwayat, Rasulullah SAW pernah bertemu dengan Nabi Khidir.

Sementara itu, warga Anthakia (Syam) meyakini bahwa Khidir adalah manusia biasa yang diangkat menjadi seorang nabi. Ia pun telah wafat. Makamnya, menurut warga Anthakia, terletak di daerah mereka. Sami bin Abdullah menyatakan, dirinya pernah berkunjung ke lokasi tersebut, namun ia tak berani mengambil kesimpulan. Wa Allahu A’lam.

Sumber: Republika.co.id

Tags: islamnabi khaidir as
Previous Post

Plt Gubernur Aceh Imbau Mahasiswa Siapkan Diri Hadapi Era 4.0

Next Post

Phantom, Senapan Baru Rusia yang Bisa Tembus Baja

Next Post

Phantom, Senapan Baru Rusia yang Bisa Tembus Baja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tuntas di Rehabilitasi, Bendung Krueng Pase Siap Dukung Pertanian di Aceh Utara

Tuntas di Rehabilitasi, Bendung Krueng Pase Siap Dukung Pertanian di Aceh Utara

22/06/2026
Korban Bencana di Pidie Jaya Aceh Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Korban Bencana di Pidie Jaya Aceh Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

22/06/2026
Gelar Raker Tahunan, Al Zahrah Komit Wujudkan Pendidikan Berkualitas

Gelar Raker Tahunan, Al Zahrah Komit Wujudkan Pendidikan Berkualitas

22/06/2026
Tarmizi Panyang Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Kwarcab Pramuka Aceh Utara 2026–2031

Tarmizi Panyang Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Kwarcab Pramuka Aceh Utara 2026–2031

22/06/2026
Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

22/06/2026

Terpopuler

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

19/06/2026

Konspirasi Jahat Pelaku Penambangan, Rakyat Aceh Diajak Boikot Izin Aktivitas Tambang Ilegal Beutong Ateuh Dan Pidie

5.535 KK Terdampak Bencana di Pidie Jaya Mulai Terima Bantuan Jadup dan Stimulan Ekonomi

Rafly: Rakyat Memilih Mualem, Bukan Lingkaran Kekuasaan

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com