BANDA ACEH – Kebijakan Plt gubernur Aceh yang meliburkan sekolah serta aktivitas publiknya laginya selama dua pekan guna memutus rantai siklus Corona di Aceh ternyata tak membuat sejumlah Warkop di Banda Aceh sepi.
Dalam surat edaran Sekda, selama dua pekan kedepan, PNS tak lagi diwajibkan melakukan absensi elektronik atau kembali ke manual.
Sejumlah PNS juga diizinkan berkerja di rumah. Ini untuk mencegah agar virus Corona tak menyebar di Aceh.
Namun kebijakan ini sepertinya disalahgunakan oleh para PNS di Aceh. Mereka justru menikmati kebebasan ini dengan ramai ramai nongkrong di Warkop.
Pantauan atjehwatch.com, sejumlah Warkop di Darussalam dan jalan T. Nyak Makam tetap ramai dikunjungi oleh para PNS di pagi harinya.
Keadaan ini terlihat dari pukul 08.00 hingga pukul 10.00 WIB.
“Tidak ada perubahan. Corona sepertinya tak membuat PNS ogah nongkrong di Warkop di pagi Senin,” kata Sudir, 43 tahun, warga Banda Aceh.
“Untuk Aceh, himbauan tadi sepertinya tak efisien,” kata Mustafa, warga lainnya.
“Kita sendiri juga keluar. Harusnya ini berlaku untuk semua,” kata Sudir lagi sambil menghirup rokoknya dalam-dalam. []









