Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Rupiah Melemah, Harga Bahan Baku Tekstil Bakal Naik

Admin1 by Admin1
24/03/2020
in Ekonomi
0

JAKARTA – Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menilai kian melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat akan terus menekan industri tekstil. Dalam perdagangan Senin ini, rupiah di indeks Bloomberg anjlok 615 poin atau 3,85% ke Rp16.575 per USD dibanding posisi Jumat sebelumnya di Rp15.960 per USD.

Ketua Umum API, Jemmy Kartiwa, mengatakan anjloknya rupiah akan berdampak terhadap kenaikan harga bahan baku tekstil. Dan kenaikan harga bahan baku ini tidak sepadan dengan laju ekspor yang tengah loyo ditengah pandemi virus corona (Covid-19).

“Harga bahan baku bakal naik dan ini akan menekan produksi kita karena ekspor saja sudah menurun. Pastinya dampak rupiah ini akan membuat industri kehilangan omzet,” ujar Jemmy Kartiwa di Jakarta, Senin (23/3/2020).

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua API sektor Perdagangan Dalam Negeri, Chandra Setiawan meminta agar pemerintah condong memberi perlindungan kepada pelaku usaha domestik ketimbang membuka keran impor.

“Kami secara tegas menolak relaksasi impor, karena kita harus lebih fokus pada produsen dalam negeri untuk menjaga perekonomian Indonesia,” tandasnya.

Dia menambahkan bila relaksasi impor untuk industri kain dan pakaian jadi digulirkan, dikhawatirkan akan berdampak panjang dan mengekor untuk sektor-sektor lainnya.

“Relaksasi impor di barang pakaian jadi, maka itu akan memukul industri pakaian jadi lokal. Begitu juga kalau relaksasi impor kain, itu akan dampak buruk ke industri kain dan benang di hulu, dan seterusnya. Karena proses produksi tekstil ini panjang,” jelasnya.

Sumber: sindonews.com

Tags: dolarrupiah
Previous Post

Tips Bercinta Tetap Aman di Masa Pandemi Virus Corona

Next Post

Cara Hamka Berdakwah Mengajak Bukan Mengejek

Next Post

Cara Hamka Berdakwah Mengajak Bukan Mengejek

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Verifikasi Hibah, Disdik Dayah Kunjungi Balai Pengajian dan Dayah

Verifikasi Hibah, Disdik Dayah Kunjungi Balai Pengajian dan Dayah

06/06/2026
Pemkab Aceh Besar Cairkan Gaji ke-13 ASN Sejak 3 Juni 2026

Pemkab Aceh Besar Cairkan Gaji ke-13 ASN Sejak 3 Juni 2026

06/06/2026
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung

DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung

06/06/2026
Pemkab Aceh Timur Tandatangani Nota Kesepakatan dengan BNN Aceh

Pemkab Aceh Timur Tandatangani Nota Kesepakatan dengan BNN Aceh

06/06/2026
Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Ulama Minta Mualem Perhatikan Kerusakan Alam Akibat Tambang di Aceh

06/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Setelah “Poh Bandet”, Bang Gaes Rilis Lagu “Gas Beracun”, Suarakan Pencemaran Udara

Rupiah Melemah, Harga Bahan Baku Tekstil Bakal Naik

‎Wagub Aceh Fadhlullah S.E Janji Kawal Kompensasi Korban Pelanggaran HAM Berat ke Pusat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com