Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

DPR Aceh Minta TAPA Batalkan Pemangkasan Dana Dayah

redaksi by redaksi
05/05/2020
in Nanggroe
0
DPR Aceh Minta PLN Tak Padamkan Listrik Selama Ramadan

BANDA ACEH – Anggota DPRA dari Fraksi PA, Tarmizi, SP, meminta eksekutif Aceh untuk membatalkan pemotongan dana pembangunan dayah.

Hal ini disampaikannya dalam rapat dengan Tim Gugus Covid-19 Pemerintah Aceh. Rapat ini dihadiri oleh Sekda dan tim TAPA.

“Alasannya, karena 2021 dayah yang mendapatkan bantuan hanya dayah yang ada SK Gubernur yang ada typenya. Untuk tahun 2020 masih boleh dayah non type,” kata Tarmizi SP yang terkenal vocal sejak dilantik ini.

“Banyak dayah yang mendapatkan bantuan tahun 2020 adalah dayah non type. Mereka sudah urus semua adiministrasi termasuk akte notaris. Setelah administrasi lengkap tiba-tiba dibatalkan kemudian untuk seterusnya tidak akan pernah bisa mendapatkan lagi bantuan dari pemerintah provinsi karena tidak memenuhi syarat Peraturan Menteri Dalam Negeri No 90 yang mengharuskan ada SK Gubernur. Ini yang saya pikir tidak etis,” kata Tarmizi.

Oleh karena itu, pada rapat Satgas Pengawasan Covid-19 Pemerintah Aceh dengan Tim Gugus Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Tarmizi meminta dibatalkan pemangkasan dana dayah, serta dicari aja pos-pos lain yang tidak prioritas.

“Lebih baik dibatalkan dana pengadaan mobil yang jumlahnya miliaran daripada memangkas dana bantuan dayah.”

“Aceh tidak masuk zona merah, belum ada kasus besar. Dengan jumlah penduduk hanya 5 juta jiwa seharusnya tidak sebesar itu anggarannya. Jadi jangan sampai mencari kesempatan dalam kesempitan,” kata Tarmizi mengingatkan. []

Previous Post

BKN Pastikan Tes SKB CPNS Formasi Tahun 2019 Ditunda

Next Post

DPR Aceh Semprot TAPA Habis-Habisan Soal Anggaran Covid-19

Next Post

DPR Aceh Semprot TAPA Habis-Habisan Soal Anggaran Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Aceh Harus Menjadi Penerima Manfaat Utama Blok Andaman

Perusahaan Arab Segera Umumkan Kepastian Investasi Proyek Migas Aceh

06/08/2026
LSM KOMPAK Dukung Langkah Bupati Abdya: Perusahaan yang Tidak Patuh Harus Ditindak Tegas, Jangan Ada Lagi Impunitas

LSM KOMPAK Dukung Langkah Bupati Abdya: Perusahaan yang Tidak Patuh Harus Ditindak Tegas, Jangan Ada Lagi Impunitas

06/08/2026
Syech Muharram Semangati Peserta Paskibraka

Syech Muharram Semangati Peserta Paskibraka

06/08/2026
Bupati Tamiang Apresiasi Bantuan PMI untuk Percepatan Pemulihan Layanan Air Bersih

Bupati Tamiang Apresiasi Bantuan PMI untuk Percepatan Pemulihan Layanan Air Bersih

06/08/2026
Bupati Aceh Timur Perjuangkan Bantuan Korban Banjir Rp578,48 Miliar

Bupati Aceh Timur Perjuangkan Bantuan Korban Banjir Rp578,48 Miliar

06/08/2026

Terpopuler

DPR Aceh Minta PLN Tak Padamkan Listrik Selama Ramadan

DPR Aceh Minta TAPA Batalkan Pemangkasan Dana Dayah

05/05/2020

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Mualem dan Mentan Bahas Pemulihan Sawah Pascabencana di Aceh

Al Zahrah Awards 2026: Malam Puncak Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com