Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Aceh Terima Pengurus Organisasi Supir Ambulan

Admin1 by Admin1
27/06/2020
in Nanggroe
0
Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Aceh Terima Pengurus Organisasi Supir Ambulan

Banda Aceh – Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Aceh, Dyah Erti Idawati, menerima kunjungan Pengurus organisasi Persaudaraan Pengemudi Ambulan Indonesia (PPAI) Provinsi Aceh yang melakukan audiensi ke kediamannya, Jumat 26/06 sore. Dalam pertemuan itu, perwakilan supir menyampaikan berbagai aspirasi yang diharapkan bisa dikabulkan pemerintah Aceh.

aDi antara permintaan mereka adalah disediakannya tempat peristirahatan di beberapa titik, sehingga para supir ambulan bisa tetap menjaga kondisi kesehatan badan, baik saat mengantarkan pasien maupun sekembalinya ke daerah asal.

“Sebelumnya kita (di Banda Aceh) memanfaatkan lokasi asrama Akper ….. Selama ini teman-teman driver kita istirahat di Rumah Sakit Ibu Anak,” kata Teuku Rahmad, penasihat dan pembina organisasi PPAI.

Posisi driver, kata Rahmad sangatlah rentan. Mereka merupakan juru kunci dalam setiap kejadian, khususnya rujukan pasien. “Satu sisi mereka harus mengamankan pasien, dokter dan perawat serta mobil dalam berkendara. Kondisi ini sangat memperihatinkan jika memang kesehatan tubuh mereka tidak dijaga.”

Ketua Umum PPAI Aceh, Hamdan, mengatakan organisasi yang ia pimpin itu merangkul semua pengemudi ambulan di seluruh Aceh. “Kalau ada masalah di jalan kita saling membantu. Misal kalau mau merujuk ke Banda Aceh, bisa singgah di tempat kami, begitu juga kalau kami ke sana,” kata Hamdan.

Ia mengatakan, para supir ini bekerja dengan fasilitas yang terbatas dan bisa disebut bekerja ekstra saat proses rujukan pasien. “Sangat berbahaya membawa mobil dengan kecepatan tinggi dan tanpa istirahat yang cukup,” kata dia.

Selain itu, para supir ambulan itu juga berharap diberikan pelatihan kontaminasi ambulan. Dalam kondisi pandemi sekarang ini, supir tidak bisa memastikan kondisi pasien yang mereka bawa.

“Setiap transfer pasien kita harus pastikan benar-benar steril. Kita tidak bisa menduga-duga status pasien selama pandemi ini,” kata mereka. Karena itu pelatihan khusus kontaminasi ambulan sebagai tahapan memutus mata rantai covid-19 sangat dibutuhkan.

Dyah menyebutkan dirinya bakal mengkonsultasikan keluhan mereka kepada Plt Gubernur Aceh dan pihak rumah sakit serta Dinas Kesehatan Aceh. Para supir ambulan ini menjadi pihak yang fungsinya sangat vital bagi keselamatan pasien.

“Saya akan sampaikan ke bapak (Plt Gubernur). Semoga pertemuan ini memberi semangat kepada kawan-kawan,” kata Dyah.

Dyah menyadari bahwa kondisi geografis Aceh yang antar-kabupaten/kota sangat berjauhan membuat para supir ambulan kewalahan. Mereka tentu membutuhkan istirahat usai proses transfer pasien di rumah sakit.

Dyah melanjutkan dirinya sangat setuju dengan permintaan para sopir tersebut, khususnya pada peningkatan kapasitas supir. Untuk itu ia akan mengkomunikasikan hal tersebut dengan pihak terkait.

“Peningkatan skill sangat penting. Kita bisa coba hubungkan dengan pihak, tergantung skill apa yang dibutuhkan kawan-kawan pengemudi ambulan butuhkan,” kata Dyah. []

Tags: aceh
Previous Post

Polres Nagan Raya Musnahkan 26 Kg Ganja Hasil Penangkapan di Posko Covid-19

Next Post

Plt Gubernur Teken Kepgub Penerima Reparasi Korban Konflik Masa Lalu, NGO HAM Aceh Berikan Apresiasi

Next Post
Plt Gubernur Teken Kepgub Penerima Reparasi Korban Konflik Masa Lalu, NGO HAM Aceh Berikan Apresiasi

Plt Gubernur Teken Kepgub Penerima Reparasi Korban Konflik Masa Lalu, NGO HAM Aceh Berikan Apresiasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Jemaah Haji Aceh yang Meninggal di Arab Saudi Jadi 18 Orang

Ohku, Jemaah Haji Aceh yang Meninggal di Arab Saudi Jadi 18 Orang

25/06/2026
34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

25/06/2026
3 Bulan Pascabanjir Bandang, Siswa SD-SMP di Nagan Raya Aceh Masih Belajar di Tenda

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 28 Sekolah di Aceh

25/06/2026
Pemkab Aceh Timur Bangun Kembali Sekolah Rusak Diterjang Banjir

Pemkab Aceh Timur Bangun Kembali Sekolah Rusak Diterjang Banjir

25/06/2026
Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

25/06/2026

Terpopuler

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

23/06/2026

Meski Baru Saja Dikerjakan, Muara Lhok Pawoh Abdya Kembali Dangkal

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Kuah Pliek U dan Tawa: Saat Keluarga Besar Al Zahrah Pupuk Silaturrahmi

Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com