Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Partai Aceh Ambil Inisiatif Pemulangan Warga Aceh di Malaysia

Admin1 by Admin1
01/07/2020
in Nanggroe
0
Para Kandidat Wakil Mualem; dari Aburazak, Tusop hingga Syech Fadhil

Mualem dan Aburazak. Foto Qahar Muzakar

Banda Aceh – Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh (DPA), Partai Aceh (PA) H. Muzakir Manaf (Mualem), saat ini terus melakukan langkah cepat dan lobi maupun komunikasi dengan Pemerintah Pusat (Jakarta) serta Ketua Masyarakat Aceh di Malaysia, terkait rencana pemulangkan sekitar 10 ribu lebih warga Aceh yang kini berada di Malaysia.

Pemulangan ini merupakan langkah nyata, guna mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19 yang melanda negara jiran itu, yang berakibat terbatasnya akses pekerjaan bagi warga Aceh (pendatang) di sana, sehingga berakibat terjadinya kekurangan biaya hidup dan bahan makanan pokok.

“Tahap awal, kami merencanakan untuk memulangkan sekitar 3 ribu warga Aceh,” kata Mualem melalui Juru Bicara Partai Aceh, Muhammad Saleh, Rabu, 1 Juli 2020 sore di Banda Aceh.

Selain itu masih adanya kebijakan pembatasan massal di Malaysia. Walau massa lock down yang berlaku di Malaysia telah berakhir 9 Juni 2020 lalu. Namun, tetap saja ada pembatasan, sementara nasib warga Aceh di sana semakin tidak menentu, terutama bagi yang sudah habis massa izin tinggal (permit). Namun, tak bisa kembali ke Aceh karena keterbatasan biaya.

“Melalui Ketua Masyarakat Aceh di Malaysia, mereka minta untuk kembali ke Aceh. Namun tidak ada biaya untuk pulang. Bahkan, ada menempuh cara alternatif terutama jalur “tikus” dan itu sangat tinggi resiko bagi keselamatan mereka,” sebut Mualem melalui Jubir PA, Muhammad Saleh.

Sebelumnya, DPA Partai Aceh melalui wakilnya di DPR Aceh telah berulangkali meminta Pemerintah Aceh untuk memulangkan warga Aceh di Malaysia. Namun, setelah ditunggu beberapa lama tak ada respon dan jawaban pasti. Akhirnya Mualem memutuskan untuk mengambil inisiatif.

“Warga muslim Rohingya saja kita tampung dan terima di Aceh, apalagi rakyat Bangsa Aceh sendiri yang kini menderita di negeri orang. Ini tugas dan tanggungjawab moral kita semua,” tegas Mualem melalui Juru Bicara Partai Aceh (PA), Muhammad Saleh.

Sebagai tindaklanjut dari rencana itu, Mualem telah bertemu dengan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi.

“Alhamdulillah, dua hari lalu didampinggi Senator Aceh Fahrul Razi, Mualem sudah bertemu dengan Menteri Perhubungan di Jakarta. Kepada Menhub, Mualem membicarakan langkah pemulangan dengan kapal laut,” jelas Saleh.

Selanjutnya, direncanakan Mualem bertemu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo, Menteri Pertahanan RI (Menhan) Prabowo Subianto dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi.

“Tujuan pokok pertemuan adalah, melakukan komunikasi dan koordinasi. Sebab, semua ini menyangkut hubungan antar negara,” kata Mualem melalui Juru Bicara Partai Aceh, Muhammad Saleh.

Sementara itu, beberapa waktu lalu di Banda Aceh, Mualem didampinggi Sekjen DPA Partai Aceh H. Kamaruddin Abu Bakar (Abu Razak) dan pengurus lainnya, telah bertemu dan mengadakan rapat terbatas dengan sejumlah Bupati dan Walikota serta pimpinan DPRA dan DPRK dari Partai Aceh se-Aceh.

Hasilnya, disepakati untuk menanggung bersama biaya pemulangan dimaksud. “Setiap Bupati/Wali Kota dan DPRK, menanggung biaya untuk warganya sendiri. Ini dibagi berdasarkan kabupaten dan kota dari warga yang dipulangkan,” jelas Jubir Muhammad Saleh atau akrab disapa Saleh ini.

Mengenai tata cara pemulangan, Mualem dengan tegas meminta Tim DPA Partai Aceh, untuk menerapkan dengan ketat protokol kesehatan. Mulai dari Malaysia hingga tiba di Aceh. Termasuk didampinggi tim medis seperti dokter dan perawat.

“Kami akan tetap melakukan rapid test terhadap warga Aceh yang pulang. Mulai dari Malaysia hingga tiba di Aceh,” sebut Saleh.

Sejauh ini, DPA Partai Aceh telah membangun komunikasi yang intensif dengan Ketua Masyarakat Aceh di Malaysia. Terutama tentang jumlah tahap pertama yang dipulangkan. Termasuk identitas dan alamat lengkap di Aceh. Ini penting, saat tiba di Aceh langsung menuju daerah masing-masing.

“Bupati dan Wali Kota serta pimpinan DPRK setempat, menjemput mereka dan langsung melakukan karantina selama minimal 14 hari di daerah masing-masing,” jelas Mualem melalui Jubir Partai Aceh, Muhammad Saleh.

Sementara itu, Sekjen DPA Partai Aceh Abu Razak, telah menunjuk Tim Pemulangan tersebut, dengan beberapa pembagian tugas. “Kami terus meng-update informasi terkini dari Ketua Masyarakat Aceh di Malaysia,” jelas Abu Razak.

Begitupun, dia berharap dan meminta warga yang akan dipulang bersabar. Sebab, pemulangan ini harus menempuh beberapa syarat, karena melibatkan dua negara. “Mudah-mudahan semua akan berjalan lancar dan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” kata Mualem melalui Jubir Partai Aceh, Muhammad Saleh.

Tags: partai aceh
Previous Post

Istri Hakim Jamaluddin Divonis Pidana Mati

Next Post

Organda Aceh Tengah Datangi Dinsos, Minta Cairkan Sembako

Next Post

Organda Aceh Tengah Datangi Dinsos, Minta Cairkan Sembako

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Forkopemras Aceh Selatan Minta Peserta Seleksi JPT Pratama Andalkan Kompetensi dan Integritas, Bukan Kedekatan

Forkopemras Aceh Selatan Minta Peserta Seleksi JPT Pratama Andalkan Kompetensi dan Integritas, Bukan Kedekatan

05/08/2026
Wakil Rektor USK Harap PPG USK Lahirkan Guru Profesional dan Religius

Wakil Rektor USK Harap PPG USK Lahirkan Guru Profesional dan Religius

05/08/2026
Eksekusi Putusan Inkracht, Kejari Pidie Jaya Lelang Solar dan iPhone Secara Terbuka

Eksekusi Putusan Inkracht, Kejari Pidie Jaya Lelang Solar dan iPhone Secara Terbuka

05/08/2026
Berjalan Kaki ke Sekolah, Enam Siswa SMAN 1 Julok Butuh Sepeda

Berjalan Kaki ke Sekolah, Enam Siswa SMAN 1 Julok Butuh Sepeda

05/08/2026
33.430 Ton Pakan Ternak Disiapkan untuk Percepat Pemulihan Peternak di Aceh

33.430 Ton Pakan Ternak Disiapkan untuk Percepat Pemulihan Peternak di Aceh

05/08/2026

Terpopuler

Para Kandidat Wakil Mualem; dari Aburazak, Tusop hingga Syech Fadhil

Partai Aceh Ambil Inisiatif Pemulangan Warga Aceh di Malaysia

01/07/2020

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com