Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ekspor Tanah Pozzolan dari Aceh Disetop karena Covid-19

Admin1 by Admin1
15/07/2020
in Ekonomi
0

Jakarta – PT Pelindo I (Persero) cabang Malahayati, Aceh, menyetop kegiatan ekspor tanah pozzolan ke negara tujuan India dan Bangladesh selama pandemi virus corona (covid-19).

Ekspor tanah pozzolan yang sudah berlangsung sejak tiga tahun disetop karena kedua negara tujuan ekspor tidak mau menerima. “Dua negara penerima ini tidak mau menerima, karena tengah covid-19,” ujar General Manager Pelindo I Cabang Malahayati Sam Arifin Wiwi, mengutip Antara, Selasa (14/7).

Sam menjelaskan Aceh sudah tiga tahun melakukan ekspor tanah pozzolan. Sejak Januari hingga Maret 2020, tanah pozzolan diekspor melalui Pelabuhan Malahayati mencapai 80.000 ton.

Namun, kata Sam, karena covid-19 sudah mulai merebak ke berbagai penjuru dunia, membuat negara tujuan ekspor tanah ini pun ikut mengunci wilayahnya (lockdown), sehingga penerima dan pengekspor memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan ekspor.

“Tapi beberapa kali kami tanya ke pengekspor, mereka mau ekspor lagi, tapi belum tahu kapan,” imbuhnya.

Tanah pozzolan diekspor menggunakan kapal jenis bulk carrier, yaitu Kapal MV Ying Li berbendera Panama dengan Gross Tonnage sebesar 24.953 GT dan panjang seluruhnya 181,50 m.

Kapal ini bersandar di Pelabuhan Malahayati untuk melakukan kegiatan muat curah kering pozzolan dengan estimasi muatan sebanyak 28.000 ton.

Kegiatan ekspor pozzolan melalui Pelabuhan Malahayati ini rencananya berlangsung selama beberapa bulan ke depan, dengan total muatan mencapai 300.000 ton.

Untuk diketahui, tanah Pozzolan adalah bahan yang mengandung senyawa silika atau silika alumina dan alumina, yang tidak mempunyai sifat mengikat seperti semen.

Pozzolan dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan proses pembentukannya, yaitu pozzolan alam dan pozzolan buatan. Pozzolan alam adalah bahan alam yang merupakan sedimentasi dari abu atau lava gunung berapi yang mengandung silica aktif, pozzolan alam banyak terdapat di Aceh.

Sedangkan untuk pozzolan buatan banyak jenisnya, baik dari sisa pembakaran dari tungku, maupun hasil pemanfaatan limbah yang diolah menjadi abu yang mengandung silica. Material pozzolan dapat digunakan sebagai material tambahan dalam campuran semen.

Sumber: CNNIndonesia

Tags: acehpelindo I
Previous Post

BPN Gayo Lues Canangkan Zona Integritas Bebas Korupsi

Next Post

Jurang Ketimpangan Si Kaya dan Miskin di RI Makin Melebar

Next Post
Jurang Ketimpangan Si Kaya dan Miskin di RI Makin Melebar

Jurang Ketimpangan Si Kaya dan Miskin di RI Makin Melebar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lantik 31 Keuchik Resmi Dilantik, Bupati Pidie Jaya: Tinggalkan Politik, Utamakan Pelayanan Rakyat

Lantik 31 Keuchik Resmi Dilantik, Bupati Pidie Jaya: Tinggalkan Politik, Utamakan Pelayanan Rakyat

13/07/2026
KKR Hilang Arah: Aktivis HAM Desak Komisi 1 DPRA Segera Ganti semua Komisioner

Aktivis HAM Aceh Desak Gubernur Aceh H.Muzakir Manaf Temui Presiden Prabowo Terkait Pemulihan Korban

13/07/2026
Wali Kota Serahkan LKPJ 2025 ke DPRK, Irwansyah: Akan Segera Kami Bahas

Wali Kota Serahkan LKPJ 2025 ke DPRK, Irwansyah: Akan Segera Kami Bahas

13/07/2026
UIN Ar-Raniry Tambah Enam Guru Besar, Total Profesor Kini 66 Orang

UIN Ar-Raniry Tambah Enam Guru Besar, Total Profesor Kini 66 Orang

13/07/2026
PW ISNU Aceh Luncurkan Pojok Baca Perdana di SMAN 1 Kuala

PW ISNU Aceh Luncurkan Pojok Baca Perdana di SMAN 1 Kuala

13/07/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026

Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’ Harinya Anak Yatim Mengenang Sosok Ayah

Pemerintah Aceh Beri Fleksibilitas Kerja ASN untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com