Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Banyak Kasus Penularan Lokal, Aceh Diminta Terapkan Lagi PSBB

Admin1 by Admin1
17/07/2020
in Nanggroe
0
Aceh Perketat Pengawasan di Wilayah Perbatasan, Termasuk Jalur Tikus

Tim Gabungan melakukan pemeriksaan di Posko Perbatasan Aceh Tamiang. Pengendara yang tidak miliki surat bebas Covid-19 diminta putar balik, Selasa, (26/5/2020). Foto: Humas Aceh

Banda Aceh – Pemerintah Aceh harus melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kembali seiring peningkatan secara drastis kasus Covid-19 yang dominan melalui penularan transmisi lokal. Jika tidak, penularan virus di daerah itu dipastikan bakal terus bertambah.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Aceh, Safrizal Rahman, memperingatkan itu, Kamis 16 Juli 2020. Dia menunjuk pembatasan aktivitas sosial seperti yang pernah diterapkan seperti terhadap aktivitas jual-beli dan aktivitas sehari-hari lainnya.

“Supaya orang enggak banyak bergerak dulu, sambil melakukan test, tracing, dan treatment,” katanya.

Menurut Safrizal, wilayah Aceh sudah terjadi transmisi lokal, sehingga banyak muncul klaster-klaster penularan Covid-19. Karenanya, dia menambahkan, pemerintah harus melakukan tes sebanyak-banyaknya terhadap warga, kemudian menelusuri kontak jarak dekat warga dengan pasien, hingga kemudian dilakukan pengobatan.

“Makin banyak kita dapatkan kasus seharusnya kita makin tenang, enggak usah gelisah, karena makin banyak yang diperiksa,” katanya sambil menambahkan, “Kalau pun kita banyak kasus di awal tapi nantinya stabil, akan berkurang, karena sudah kita dapat kasus-kasus yang ada berkeliaran selama ini.”

Sehari sebelumnya, juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Aceh Saifullah Abdulgani mengumumkan kasus positif yang meningkat drastis. Dia melaporkan penambahan 27 kasus baru, dua di antaranya warga Aceh Besar telah meninggal.

“Kasus itu paling banyak dari Aceh Besar yakni 17 orang, Kota Banda Aceh tujuh orang, Bireuen satu orang, Kota Lhokseumawe satu orang dan satu warga berasal dari luar Aceh,” katanya.

Menurut dia, kasus-kasus baru tersebut merupakan hasil penelusuran terhadap orang-orang yang memiliki riwayat kontak jarak dekat dengan pasien Covid-19 sebelumnya. Dari 27 kasus baru itu, 11 di antaranya adalah tenaga medis.

Sumber: Tempo

Tags: aceh
Previous Post

Setengah Tahun, 3.001 Ibu Hamil di Aceh Tamiang

Next Post

2021, Landasan Pacu Bandara Nagan Raya Aceh Diperluas

Next Post
2021, Landasan Pacu Bandara Nagan Raya Aceh Diperluas

2021, Landasan Pacu Bandara Nagan Raya Aceh Diperluas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

10/06/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

10/06/2026
DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026
Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com