Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kerjasama dengan Unsyiah, Pemkab Aceh Besar Launching Swab RT PCR

Admin1 by Admin1
20/07/2020
in Nanggroe
0

JANTHO- Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bekerjasama dengan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh melakukan launching program Swab RT PCR untuk 2000 masyarakat Aceh Besar, senin 20 Juli 2020 di kantor Bupati Aceh Besar di Kota Jantho.

Program Swab PCR massal ini dilakukan oleh Pemerintah Aceh Besar seiring dengan meningkatnya jumlah kasus baru Covid-19 di Kabupaten Aceh Besar.

“Secara tidak langsung hari ini status Aceh Besar sudah menjadi zona merah, karena sejak pemberlakuan new normal kita tidak patuh terhadap protokol covid, sehingga saat ini terjadi lonjakan kasus di Aceh Besar,” katanya.

Saat ini menurut data yang masuk bahwa masyarakat Aceh Besar yang positif mencapai 48 orang, 4 meninggal dunia, 16 orang sembuh dan 26 orang sedang dalam perawatan. “Inilah kondisi saat ini, maka kita tidak boleh lagi lalai untuk menghadapi wabah virus ini,” katanya.

Menurutnya pencegahan penyebaran Covid-19 menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat di Gampong. “Ini tanggung jawab kita semua makan patuhi protokol covid dengan baik, karena kita semua kita rentan tertular virus ini,” ujar Mawardi.

Ia menjelaskan, saat ini masyarakat lebih percaya berita hoax yang beredar di media sosial terkait Swab dan corona ini adalah proyek pemerintah.

“Padahal kita semua tahu bahwa virus ini ada dan belum ditemukan vaksinnya, maka sekali lagi patuhi protokol covid-19 agar kita semua tidak terpapar,” ujar Mawardi.

Selanjutnya, Bupati memerintahkan kepada kepala dinas untuk mengikuti Swab.

“Jangan takut karena test Swab ini untuk kebaikan kita semua, jika ada kepala dinas dan ASN yang menolak, jangan masuk kantor lagi,” kata dia.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini untungnya di Universitas Syiah Kuala memiliki alat dan sumberdaya yang mumpuni untuk melakukan test Swab.

“Terimakasih atas kerjasamanya, kami harapkan kerja sama ini dapat menghasilkan hasil yang positif dan mampu memutus mata rantai penyebaran covid-19,” kata Mawardi.

Hal tersebut dibenarkan oleh Rektor Unsyiah Samsul Rizal, bahwa saat ini Unsyiah sudah memeiliki PCR yang sesuai dengan rekomendasi WHO. “Jadi saat ini kita bisa melakukan test sendiri,kedepan akan kita upgrade agar sekalian bisa mengisolasi,” kata Samsul.

Menurut Samsul sebagai seorang muslim tidak boleh menyakiti muslim lain, maka menjaga diri agar tidak terpapar sangat penting guna memutuskan penyebaran virus tersebut.

“Saya sarankan patuhi aturan pemerintah guna memutuskan penyebaran covid-19. Kalau memang kita terindikasi terpapar maka melapor dan menjaga diri, agar tidak menyebarkan kepada orang lain,” ujarnya.

Ia menjelaskan saat ini Unsyiah baru sekitar 1000 orang yang di test, pihaknya terus berupaya untuk melakukan peningkatan.

“Saat ini di Unsyiah baru 1000 orang kurang lebih mungkin dalam beberapa hari ini akan kita tingkatkan, kita akan berusaha agar seluruh masyarakat Aceh bisa kita test Swab,” kata dia.

Tags: aceh besarunsyiah
Previous Post

Pelanggar Lalulintas di Abdya Berkurang 80 Persen

Next Post

Pemerintah Aceh Buat Surat Edaran Manajemen Krisis Covid-19

Next Post
837 Pelajar Tanah Rencong di Luar Aceh Sudah Terima Bansos Covid-19

Pemerintah Aceh Buat Surat Edaran Manajemen Krisis Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tayang Perdana, Podcast Al Zahrah Kupas Budaya Viral Versus Budaya Ilmu

Tayang Perdana, Podcast Al Zahrah Kupas Budaya Viral Versus Budaya Ilmu

22/07/2026
Pemkab Aceh Selatan Mantapkan Usulan 9 Titik WPR, Libatkan Camat, Keuchik, dan Elemen Masyarakat

Pemkab Aceh Selatan Mantapkan Usulan 9 Titik WPR, Libatkan Camat, Keuchik, dan Elemen Masyarakat

22/07/2026
Kenapa Negara-negara Arab ‘Pasrah’ Tak Balas Amukan Iran?

Kenapa Negara-negara Arab ‘Pasrah’ Tak Balas Amukan Iran?

22/07/2026
Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

22/07/2026
226 Siswa Baru Mengikuti Try Out Asesmen MPLS di SMAN 4 Takengon

226 Siswa Baru Mengikuti Try Out Asesmen MPLS di SMAN 4 Takengon

21/07/2026

Terpopuler

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

21/07/2026

Kerjasama dengan Unsyiah, Pemkab Aceh Besar Launching Swab RT PCR

Rp4,65 Miliar Dana Umat Siap Disalurkan, Baitul Mal Pidie Perketat Verifikasi demi Cegah Salah Sasaran

DPRK Pidie Warning Baitul Mal: Jangan Sampai Bantuan Salah Sasaran

Launching Hope Coffee, Sajikan Kuah Beulangong hingga Ayam Pramugari Khas Aceh Besar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com