BANDA ACEH – Ruang Respiratory Intensive Care Unit (RICU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh penuh dengan pasien terinfeksicovid-19. Begitu juga dengan ruang isolasi Pinere yang telah terisi pasien mencapai 90 persen.
Direktur RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh dr Azharuddin, mengatakan ruang RICU sudah penuh pasien covid-19. Sedangkan ruang outbreak Pinere atau Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging terdapat sekitar 51 orang pasien.
“Memang dinamis, pokoknya tempat perawatan untuk kasus (terisi) lebih dari 90 persen, itu sudah tanda-tanda memang kapasitas akan penuh,” katanya, di Banda Aceh, Aceh, Rabu, 2 September 2020, melansir Antara.
Azharuddin mengaku, selama ini banyak dilaporkan penambahan kasus baru di Aceh. Tetapi juga diikuti peningkatan jumlah pasien sembuh, dan yang meninggal.
“Memang ada pulang sembuh tapi ada juga yang pulang (kondisi) meninggal dunia,” kata Azharuddin.
Baca:Kemenkes Harap Warga Kurangi Beban Tenaga Kesehatan
Selain itu, covid-19 di daerah Tanah Rencong juga sedang menyerang para tenaga kesehatan. Dia mengungkap, lebih 100 dokter positif covid-19, dan satu di antaranya meninggal.
“Untuk tim medis kita lagi meningkat, angka positifnya (covid-19) sedang naik. Ini yang pertama dokter spesialis meninggal. Yang positif lebih 100 orang tapi ini pertama yang meninggal di RSUDZA,” jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh, Safrizal Rahman, mengatakan sekitar 200 tenaga medis di Aceh dilaporkan telah terkonfirmasi positif covid-19.
“Banyak tenaga kesehatan yang sudah terkena, bahkan mencapai 10 persen dari angka positif kita itu adalah tenaga medis, sudah mendekati 200 orang,” kata Safrizal.
IDI Aceh telah mencatat sekitar 200 orang tenaga medis yang positif terpapar, baik dari kalangan dokter, perawat, dan bidan. Namun, datanya sangat fluktuatif.
“Mayoritas paramedis yang terinfeksi tidak memiliki gejala atau asimtomatik, sehingga hanya membutuhkan waktu untuk isolasi mandiri. Hanya sedikit yang memiliki gejala sehingga harus dirawat di ruang RICU,” tukasnya.










