Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

FJA Minta Kapolda Sidik Oknum Pengurus Organisasi Pengusaha di Aceh  

Admin1 by Admin1
17/12/2020
in Nanggroe
0
Bom Dibungkus Bendera Bulan Bintang, Jubir DPA Partai Aceh: Itu Film Lama yang Selalu Diputar Kembali

Muhammad Saleh

Banda Aceh –  Ketua Pengurus Pusat, Forum Jurnalis Aceh (FJA) H. Muhammad Saleh, mengapresiasi dan mendukung langkah Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs Wahyu Widaya M.Phil, mengusut tuntas peredaran narkoba di Aceh.

Menurut Shaleh, begitu dia akrab disapa. Salah satu sasaran yang harus disidik adalah, para oknum pengurus organisasi pengusaha di Aceh. Sebab, dari hasil investigasi pihaknya, oknum tersebut telah lama mengkonsumsi narkoba tapi tidak tersentuh aparat penegak hukum.

“Hasil investasi kami, ada salah satu oknum pengurus organisasi pengusaha di Aceh yang sudah lama menkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Namun, hingga kini tak tersentuh aparat penegak hukum,” ungkap wartawan spesialis investigasi ini, didampinggi Sekjen FJA Ahmad Mirza Safwandy, SH MH, Rabu, 16 Desember 2020 di Banda Aceh.

Sebelumnya, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs Wahyu Widada berkomitmen akan memutuskan supply reduktion atau mata rantai supplai pengiriman narkoba dari produsen, bandar, kurir, pengedar dan pengguna narkoba dari Malaysia ke Aceh hingga ke akar-akarnya.

Itu ditegaskan saat pemusnahan barang bukti (BB) 141 kilogram (kg) narkoba jenis sabu sabu dan 100 ribu pil ekstasi, hasil operasi Tim Satgas Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh, di Lapangan Tengah Mapolda Aceh, Banda Aceh, Selasa, 15 Desember 2020 kemarin.

“Kita akan putuskan demand reduktion. Artinya, kita bisa melakukan pengurangan permintaan,  edukasi (pendidikan), dan sosialisasi terkait bahaya serta dampak penggunaan narkoba,” ungkapnya.

Tegas jenderal bintang dua itu. Kini, banyak bandar mengendalikan jaringan narkoba melalui lembaga pemasyarakatan (Lapas). Karena itu, dia mengaku akan menindak tegas. Termasuk memiskinkan para bandar.

“Kita tindak tegas dan TPPU-kan, kita miskinkan dia sehingga tidak lagi dapat mengendalikan narkoba,” ujar Kapolda.

Di sisin lain, Kapolda Aceh juga mengajak berbagai elemen masyarakat Aceh, memberi kontribusi kepada pihaknya untuk memberantas narkoba khususnya di Aceh.

“Ayo kita saling bahu membahu dalam pemberantasan, pencegahan, peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” himbau Kapolda Aceh.

Nah, bergerak dari ajakan Kapolda Aceh itulah, FJA ikut terpanggil dan bertanggungjawab untuk melakukan pemantauan. Terutama dari sisi indept maupun investigasi reporting (liputan dalam dan investigasi).

“Caranya, Polda Aceh bersama BNN Aceh melakukan test melalui rambut setiap pengurus organisasi pengusaha di Aceh, sehingga benar-benar diperoleh hasil dengan akurasi tinggi,” saran Shaleh.

Menurut Shaleh, selama ini oknum pengurus organisasi pengusaha tersebut, diduga kerap mengunakan narkoba jenis sabu. Itu terlihat dari gestur dan perilaku sehari-hari yang nyaris tidak terkontrol.

Hanya saja ucap Shaleh, oknum tadi begitu bebas mengunakan barang haram tersebut, karena diduga memiliki relasi dengan oknum aparat penegak hukum. Selain itu, dia juga sebagai pemimpin salah satu organisasi masyarakat (Ormas) di Aceh.

“Dengan statusnya sebagai pimpinan salah satu Ormas dan organisasi pengusaha di Aceh, dia sering bertindak dan bersikap arogan dan seolah-olah dapat mengatur aparat penegak hukum di Aceh,” ungkap Shaleh.

“Kami meminta Kapolda Aceh dan BNN Aceh tidak tebang pilih dalam memberantas narkoba di Aceh. Tidak hanya menunggu laporan masyarakat. Tapi mengambil inisiatif untuk bergerak. FJA yakin, Tim Satgas Dit. Reserse Narkoba Polda Aceh sudah mengantongi identitas oknum tersebut,” kata Shaleh.

Selain itu, Shaleh menantang pimpinan berbagai organisasi pengusaha di Aceh (khususnya Banda Aceh), untuk berinisiatif dan bekerjasama dengan Polda Aceh dan BNN Aceh, melakukan test narkoba melalui rambut bagi pengurus dan anggotanya.

“Anggota Polri dan prajurit TNI saja bersedia melakukan test narkoba, apalagi organisasi pengusaha. Ini penting agar tidak menimbulkan fitnah di masyarakat,” tegas Shaleh.

Previous Post

Awas, Kenaikan Kasus COVID-19 Signifikan setelah Libur Panjang

Next Post

Demo ‘Mahasiswa Old’ Aceh Jadi Bahan Nyir-Nyir di Media Sosial

Next Post

Demo ‘Mahasiswa Old’ Aceh Jadi Bahan Nyir-Nyir di Media Sosial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026
Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026
Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

10/06/2026
Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com