Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

PBB Pastikan Hukum Militer Myanmar atas Kekerasan Kudeta

Admin1 by Admin1
15/02/2021
in Internasional
0

Jakarta – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memastikan bahwa para jenderal militer Myanmar akan “dimintai pertanggungjawaban” atas setiap penindasan terhadap massa pemrotes anti-kudeta.

Hal itu dikatakan oleh Pelapor Khusus PBB untuk Myanmar, Tom Andrews, melalui kicauannya di Twitter.

“Ini seolah-olah para jenderal telah menyatakan perang terhadap rakyat Myanmar,” kata Andrews pada Senin (15/2).

“Ini adalah tanda keputusasaan. Perhatian bagi para jenderal: Anda AKAN dimintai pertanggungjawaban,” ujarnya menambahkan seperti dikutip AFP.

Menurut laporan Reuters, aparat keamanan Myanmar telah mengerahkan banyak kendaraan lapis baja ke sejumlah kota-kota besar seperti Yangon, Myitkyina, dan Sittwe, demi membendung gerakan protes anti-kudeta yang semakin meluas di negara Asia Tenggara itu dalam sepekan terakhir.

Melalui video yang beredar di Facebook, para pasukan keamanan bahkan terlihat melontarkan sejumlah tembakan demi membubarkan pengunjuk rasa di sebuah situs pembangkit listrik di Myitkyina, Negara Bagian Kachin, pada Minggu (14/2).

Dua wartawan The 74 Media yang menyiarkan langsung demonstrasi itu bahkan ditangkap aparat bersama tiga jurnalis lain.

Selain protes massa, junta militer Myanmar juga menghadapi para pegawai pemerintah yang melakukan mogok kerja sebagai bentuk penolakan terhadap kudeta yang berlangsung pada 1 Februari lalu.

Pada Senin dini hari, warga Myanmar juga mengeluhkan gangguan jaringan internet di mana empat jaringan telekomunikasi di negara itu tidak dapat diakses sekitar pukul 01.00 waktu lokal.

Hal itu dibenarkan oleh laporan portal pemantau layanan internet global, NetBlocks. NetBlocks melaporkan layanan internet mati di seluruh penjuru Myanmar sejak pukul 01.00.

“Pemadaman internet tengah berlangsung di #Myanmar sejak pukul 01.00. Data jaringan real-time menunjukkan bahwa konektivitas internet nasional hanya 14 persen setelah perintah pemblokiran informasi,” kata NetBlocks di Twitter.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Penipu Minta Uang Rp50 Juta dengan Pura-pura Sebagai Kapolsek Matangkuli

Next Post

Wilda Maifira: Belum Ada Gejala Fatal Setelah Divaksin

Next Post

Wilda Maifira: Belum Ada Gejala Fatal Setelah Divaksin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Rumah sakit Gayo medical center (GMC)  Telah berlaku BPJS

Rumah sakit Gayo medical center (GMC) Telah berlaku BPJS

11/05/2026
Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi

Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi

11/05/2026
Pengkab Abdya Peusijuk 93 CJH, Dijadwalkan Berangkat 18 Mei

Pengkab Abdya Peusijuk 93 CJH, Dijadwalkan Berangkat 18 Mei

11/05/2026
Kemendagri Sebut Pembangunan Aceh Harus Tumbuh Bersama Alam

Kemendagri Sebut Pembangunan Aceh Harus Tumbuh Bersama Alam

11/05/2026
314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

11/05/2026

Terpopuler

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

06/05/2026

Tabligh Akbar Muhammadiyah Abdya, Dr. Safaruddin Titip Beberapa Pesan Keumatan

Di Ikuti Dua Kemukiman, Sekda Abdya Buka MTQ Tingkat Kecamatan Jeumpa

Krak, Pasangan Asal Aceh Tempuh Perjalanan Darat dari Indonesia hingga Mekkah

314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com