BANDA ACEH – Mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dilaporkan bakal menggelar pertemuan tertutup di lokasi Makam Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, selama dua hari.
Informasi yang diperoleh atjehwatch.com, acara yang diagendakan berlangsung pada 4-5 April ini, tak hanya dihadiri oleh para mantan kombatan GAM dalam negeri tapi juga para tokoh GAM yang selama ini bermukim di Eropa.
“Acaranya 4-5 April di Makam Malikussaleh,” ujar sumber atjehwatch.com, Kamis 18 Maret 2021.
Menurutnya, acara ini akan dihadiri para mualem eks Tripoli, elit GAM dari luar negeri serta pimpinan KPA lintas partai.
“Salah satu yang menjadi pembahasan utama adalah perjalanan damai Aceh serta komitmen pusat yang dianggap lemah dalam mengimplementasi janji di Helsinki,” kata sumbernya lagi.
“Komitmen pusat dalam merealisasi kekhususan Aceh tak lagi seperti dulu. Ini yang akan dievaluasi. Tidak mungkin berdamai sepihak. Kalau memang hasil pertemuan sepakat, MoU Helsinki dan UUPA kita kembalikan ke Jokowi (presiden-red),” katanya.
Pertemuan ini, katanya, dikomandoi oleh Ketua Mualimin Aceh Teungku Zulkarnaini atau Teungku Ni.
“Kita buat kenduri juga. Ada 14 ekor lembu yang akan dipotong, tapi baru ada 10 ekor hingga hari ini,” kata sumber dari jajaran elit KPA ini lagi.











