BANDA ACEH – Dayah Mulia Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, siap menampung para putra putri asal Pulo Aceh yang ingin menuntut ilmu di sana.
Hal ini merupakan hasil kesepakatan yang terjalin dalam pertemuan antara pimpinan Dayah Mulia Blang Bintang, Teungku Mukhlis Abdullah atau akrab disapa Abuna, dengan staf khusus senator DPD RI asal Aceh HM Fadhil Rahmi Lc, Ahmad Syukran, di salah satu Warkop kawasan Lambaro, Senin 22 Maret 2021.
Sebagaimana yang diketahui, beberapa waktu lalu, Syech Fadhil mengatakan akan menanggung biaya masuk bagi putra putri asal Pulo Aceh yang ingin belajar di dayah.
Kemudian, pihaknya juga akan menyeleksi dua orang putra putri asal Pulo Aceh, yang memiliki nilai akademik tinggi serta memiliki kendala di bidang ekonomi, untuk menjadi anak asuh dari Syech Fadhil, dan akan diberikan beasiswa hingga selesai pendidikan.
“Nah, untuk hal ini, kita siap menampungnya di dayah (Mulia). Sebenarnya, pendaftaran santri baru sudah kita tutup, tapi khusus kuota tadi tetap kita buka,” ujar Ketua HUDA Aceh Besar yang merupakan alumni Dayah Ulee Titi ini.
Dayah Mulia sendiri didirikan pada 2006 lalu. Sedangkan untuk SMP IT dan SMA IT baru dibuka sekitar dua tahun lalu. Dayah ini memiliki guru sekitar 35 orang di luar guru yang mengajar di sekolah serta santri yang mondok lebih kurang 150 orang.
“Santri kita berasal dari berbagai daerah, tapi mayoritas dari Banda Aceh dan Aceh Besar. Dari pagi hingga siang, sekolah umum. Selebihnya pendidikan agama hingga malam hari,” katanya.
“Niat tulus dari Syech Fadhil untuk peningkatan pendidikan di Pulo Aceh, membuat saya tersentuh,” katanya lagi.
Sementara itu, Ahmad Syukran mengaku tersentuh dengan respon positif dari Abuna terkait rencana pihaknya membantu pendidikan putra putri di Pulo Aceh.
“Nanti, jika ada putra putri asal Pulo Aceh yang mau belajar tapi belum memiliki pilihan mau masuk ke dayah mana, akan kita arahkan ke Dayah Mulia,” katanya.










