Idi – Konferensi Cabang (Koncab) PGRI Simpang Jernih merupakan yang terakhir di Kabupaten Aceh Timur. Sejak konferensi kabupaten pada16 Januari 2021 yang lalu, tuntas sudah koncab di 24 kecamatan.
Simpang Jernih merupakan kecamatan terpencil dan relatif terisolir. Untuk mencapai ke sana, dari ibu kota kabupaten Aceh Timur kita butuh waktu 2 jam dengan menempuh perjalanan darat dan rakit penyeberangan.
Konferensi dibuka oleh Camat yang sebelum nya berprofesi sebagai guru, yaitu Rahmadsyah, S.Pd
“PGRI adalah rumah besar tempat bernaung semua guru, tempat kita berfikir untuk meningkatkan kompetensi, kesejahteraan, dan kenyamanan guru dalam bekerja,” pesannya sebelum membuka konferensi.
Sekretaris PGRI Kabupaten Aceh Timur, Shulfan S. Ag M. Sc dalam sambutanya meminta agar PGRI menjadi wadah tempat guru berkarya dan berinovasi selain ada MGMP atau KKG di sekolah masing-masing.
“PGRI harus mewadahi guru se NKRI berkarya dan berinovasi sampai ke pelosok termasuk Simpang Jernih”, ungkap Kepala MAN IC Aceh Timur tersebut.
Shulfan berharap Pendidikan tidak boleh mati meski daerahnya jauh dari keramaian.
Konferensi diikuti oleh 28 orang pengurus ranting. Turut hadir pada acara pembukaan tersebut Pengurus MPA Aceh Timur, Korwil dan para pengawas, para pengurus PGRI kabupaten, dan para ketua cabang PGRI se-Aceh Timur. []

![[Video] ASNLF Demo Kedutaan Belanda dan PBB di Denmark](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2021/03/video-asnlf-demo-kedutaan-belanda-dan-pbb-di-denmark-75x75.jpg)








