Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

“Sekda Tidak Mampu Berikan Win Win Solution ke Gubernur Aceh”

Admin1 by Admin1
07/04/2021
in Nanggroe
0
“Sekda Tidak Mampu Berikan Win Win Solution ke Gubernur Aceh”

BANDA ACEH – Muhammad Zaldi, Founder Political Institute turut memperhatikan lambannya kinerja Pemerintahan Aceh beberapa tahun ini. Hal ini, katanya, dikarenakan tidak adanya sinergisitas dan koordinasi yang jelas antara Pemerintah Aceh dengan Pemerintahan Kabupten/Kota dalam hal pembangunan fisik maupun non fisik. Dalam upaya sinergisitas ini tambahnya, peran Sekretaris Daerah (Sekda) menjadi satu pilar penting kemajuan daerah.

“Berdasarkan Pasal 213 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, bahwa sekretaris daerah mempunyai tugas membantu kepala daerah dalam penyusunan kebijakan dan pengoordinasian administratif terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah serta pelayanan administratif,” ujar Zaldi.

Sekretaris Daerah (Sekda) mempunyai peran strategis dalam menjalankan roda aparatur sipil negara pada pemerintahan daerah. Tugas dan fungsi Sekda disamping sebagai unsur staf pelaksana yang membantu dan bertanggugjawab kepada Gubernur langsung.

“Sekda itu bertanggungjawab kepada gubernur, tetapi yang terjadi di Aceh malah Sekda rasa gubernur. Beliau suka membuat akronim-akronim dalam program kerjanya seperti; Bersih, Rapi, Estetis, dan Hijau (Bereh), Bersajaha, Gema, Gencar, Hingga Gemas,” tambahnya.

Sedangkan tambah Zaldi, perannya dalam pengkoordinasian perumusan kebijakan pemerintah terlihat sangat minim padahal Sekda juga sebagai Ketua Tim TAPA. Hal ini dibuktikan dengan masih bertenggernya Aceh sebagai Provinsi Termiskin di Sumatera sesuai publikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) beberapa waktu lalu.

“Pak Sekda tidak mampu memberikan win win solution kepada Gubernur Aceh. Sekda Aceh dr. Taqwallah-kan juga sebagai Ketua Tim TAPA. Tentu dia paham yang terjadi dilapangan, apalagi dia juga sering turun ke daerah-daerah, harusnya kunjungan kerja tersebut dioptimalkan sehingga mampu menilai kondisi lapangan,” kata Mahasiswa program Studi Ilmu Politik ini.

Selama ini yang dilakukan oleh Sekda Aceh lebih kepada membangun citra pribadi dengan kegiatan-kegiatan yang hanya seremonial, seperti sidak kantor Bupati/Walikota di Aceh, mengharuskan Eselon IV, Camat dan Kepala Sekolah di seluruh Aceh untuk melakukan presentasi kinerja dihadapan Sekda.

Belum lagi Sekda Aceh sering membagi-bagikan SK kenaikan pangkat dan pensiunan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Baru-baru ini juga sebanyak 192 pengawas dan 816 kepala sekolah (SMA, SMK, PKLK SLB) melakukan presentasi buku kerja tahun 2021 di depan Sekretaris Daerah (Sekda)  Aceh dan Kepala Dinas Pendidikan. Kegiatan itu berlangsung di Ruang Rapat Sekda Aceh dari tanggal 4 sampai 7 Februari 2021 lalu.

“Sekda Aceh terlalu banyak blunder dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang hanya sekedar pencitraan sedangkan output-nya tidak jelas, terlalu jauh mengangkangi tupoksinya. Sedangkan kinerja sesuai dengan tupoksinya tidak jelas. Tak perlu Sekda mengumpulkan aparatur dan guru hingga level bawah, seperti mengundang para kepala sekolah padahal sudah ada Kadis Pendidikan, tugas Sekda adalah membantu Gubernur bukan membantu Kadis Pendidikan, memalukan sekali,” celetusnya.

Sambungnya, Gubernur mesti mendapat laporan dari kunjungan-kunjungan kerja Sekda ke daerah. Sehingga ada perbaikan didaerah pada sektor yang masih belum maksimal.

“Kunker Sekda Aceh jangan hanya buang-buang anggaran tanpa impact yang jelas bagi kinerja pemerintah dan masyarakat. Saya berkeinginan agar Gubernur Aceh Pak Nova Iriansyah untuk mengevaluasi kinerja Sekda Aceh dr. Taqwallah yang selama ini perannya sangat melenceng dari regulasi yang seharusnya,” kritik Zaldi

Diakhir tanggapannya Muhammad Zaldi berharap Sekretaris Daerah Aceh dr.Taqwallah paham tupoksinya dan bekerja sebagaimana diatur oleh undag-undang.

“Saya berharap Pak Sekda Taqwallah bekerja sesuai tupoksi dan regulasi yang ada, kartu kuning untuk Pak Sekda,” tutup Zaldi.[]

 

 

Previous Post

Bantuan UMKM 2021 Dibuka Kembali, Ini Prosedur Pendaftarannya!

Next Post

Sekda Taqwallah Komit Terapkan Sistem Merit di Pemerintah Aceh

Next Post
Sekda Taqwallah Komit Terapkan Sistem Merit di Pemerintah Aceh

Sekda Taqwallah Komit Terapkan Sistem Merit di Pemerintah Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kapolda Marzuki: Mari Bangun Aceh, Kompak dan Bersatu

Kapolda Marzuki: Mari Bangun Aceh, Kompak dan Bersatu

05/05/2026
FK USK dan Pemkab Abdya Siap Bangun Konsorsium SDM Kesehatan Berkelanjutan

FK USK dan Pemkab Abdya Siap Bangun Konsorsium SDM Kesehatan Berkelanjutan

05/05/2026
Polres Pidie Jaya Bongkar 4 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik 2026, 7 Tersangka Diamankan

Polres Pidie Jaya Bongkar 4 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik 2026, 7 Tersangka Diamankan

05/05/2026
SMAN 2 Timang Gajah Gelar Tradisi Berpeumunge atau Malunakni Ku Ureng Tue

SMAN 2 Timang Gajah Gelar Tradisi Berpeumunge atau Malunakni Ku Ureng Tue

05/05/2026
Darwati A. Gani Silaturahmi ke PNM, Dalami Sistem Pembiayaan Pemberdayaan Perempuan

Darwati A. Gani Silaturahmi ke PNM, Dalami Sistem Pembiayaan Pemberdayaan Perempuan

05/05/2026

Terpopuler

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

544.626 Warga di Aceh Resmi Dicoret dari Penerima Manfaat JKA

02/05/2026

FK USK Lakukan Sosialisasi S2 MKM di 5 Kabupaten/Kota

Dr. H. Said Usman: USK Buka Pintu Lebar untuk S2 dan S3 Kesehatan

SMAN 2 Timang Gajah Gelar Tradisi Berpeumunge atau Malunakni Ku Ureng Tue

“Sekda Tidak Mampu Berikan Win Win Solution ke Gubernur Aceh”

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com