Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Ketua Dekranasda Aceh Luncurkan Pojok Kreatif Cafe

Admin1 by Admin1
08/04/2021
in Lintas Tengah
0
Ketua Dekranasda Aceh Luncurkan Pojok Kreatif Cafe

KUTACANE- Ketua Dekranasda Aceh Dyah Erti Idawati meluncurkan Pojok Kreatif Cafe dan serahkan sertifikat produk IKM Aceh di 10 cafe.

Diantaranya Rose Cafe, RF Cafe dan Resto, Rassa Coffee, Basbel Chill, Outlet King Leuser, Nast Cafe, Hanna Coffe dan Resto, Alas Hills Cafe, Alas Caffee dan Cafe Keko Sese, acara tersebut berlangsung di Rose Cafe, Rabu (7/4/2021).

Pojok kreatif merupakan penyediaan space (ruang) di setiap cafe maupun lokasi wisata untuk memajang hasil kerajinan serta ide-ide kreatif lokal yang bisa dipasarkan kepada para pengunjung, program pojok kreatif tersebut merupakan hasil kerjasama Dekranasda Aceh dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh.

Pada Pojok kreatif Cafe ini akan dipajang sejumlah hasil kerajinan seperti baju bermotif kerawang khas daerah, tas kerawang, selendang serta beragam jenis kerajinan yang diproduksi oleh IKM daerah setempat.

Ketua Dekranasda Aceh, Dyah Erti Idawati menyebutkan, sesuai dengan pesan Gubernur Aceh untuk selalu menggunakan produk-produk lokal dan salah satu langkah tepat bisa dilakukan dengan program Pojok Kreatif Cafe.

“Membeli produk-produk lokal merupakan kebijakan yang sangat pro kepada masyarakat, mulai dari minuman, makanan bahkan barang-barang yang kita gunakan sehari-hari, supaya uang kita tidak keluar ke daerah lain,” ucapnya.

Aceh Tenggara sangat dekat dengan Medan, jadi masyarakat Aceh Tenggara tidak perlu belanja kesana, kita harus berkomitmen semua untuk menggunakan produk-produk lokal.

Apalagi di masa pandemi pihaknya harus sama-sama memulihkan perkembangan ekonomi di Aceh yang merupakan tanggung jawab bersama.

“Jadi seperti pesan Gubernur Aceh kita harus buy friend produk (beli produk teman), “jangan membeli produk daerah lain, mari kita perkaya daerah sendiri atau bila perlu kita promosikan dan jual produk kita ke daerah lain,” katanya.

Wakil Bupati Aceh Tenggara Bukhari dalam sambutannya mengatakan, selama pandemi ini status ekonomi masyarakat Aceh Tenggara menurun, namun secara bertahap pemerintah sudah berupaya untuk memulihkannya salah satunya dengan UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Menurutnya program pojok kreatif cafe ini langkah positif dari pemerintah, “semua produk UMKM ini bisa dipromosikan dan harapannya bisa menumbuh kembangkan kembali perekonomian yang baik,” sebutnya.

Kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Mohd Tanwier mengatakan, dengan adanya pojok kreatif akan tumbuh semangat baru bagi para pengrajin untuk melakukan kegiatan serta menciptakan ide kreatif.

“Hasilnya, bisa dijual di cafe-cafe, tempat wisata bila perlu mesjid agung Kutacane tapi harus mengikuti aturan-aturan yang berlaku di mesjid tersebut,” kata Mohd Tanwier.

Kedepan bisa mengajak seluruh cafe-cafe lain agar mengikuti pojok kreatif cafe, “satu harapan kita agar bisa menampung semua produk-produk lokal yang dibuat oleh para ibu-ibu sehingga bisa memperbaiki ekonomi baik untuk sendiri maupun untuk membantu keluarga,” katanya. []

Previous Post

[Opini] Memperbaiki Stigma Terhadap Gangguan Mental

Next Post

Ohku, Kakek Bejat di Lhoknga Jadi Terdakwa Kasus Pemerkosaan Cucu Kandung

Next Post
Polisi Amankan Pria Pemukul Kepala Hakim Mahkamah Syar’iyah Idi Aceh

Ohku, Kakek Bejat di Lhoknga Jadi Terdakwa Kasus Pemerkosaan Cucu Kandung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

10/06/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

10/06/2026
DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026
Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com