Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

20 Ribu Batang Ganja ‘Bukit Seulimuem’ Dibakar Petugas

Admin1 by Admin1
17/06/2021
in Nanggroe
0
20 Ribu Batang Ganja ‘Bukit Seulimuem’ Dibakar Petugas

Pemusnahan ladang ganja di Aceh Besar. ©BNN RI

SEULIMEUN – Ladang ganja yang berada di kawasan perbukitan Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, dimusnahkan petugas gabungan. Lebih 20 ribu pohon ganja dicabut lalu dibakar, pada Rabu (16/6). Sayangnya, tidak ada satupun pemilik ladang ganja yang berhasil ditangkap.

Pemusnahan turut dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Petrus Reinhard Golose. Dia mengatakan ladang ganja itu berada di dua titik terpisah dan luasnya diperkirakan 2 hektare.

“Ketinggian tanaman ganja berkisar 30 sentimeter hingga dua meter. Dua ladang tersebut berada di titik terpisah. Satu titik di ketinggian 424 mdpl dan satu lagi di ketinggian 835 mdpl,” katanya.

Dia menjelaskan, ganja basah ini dalam keadaan siap dipanen. Namun pihaknya lebih dulu berhasil menggagalkan. Berat ganja basah diperkirakan lebih kurang 15 ton.

“Ladang ganja ditemukan dari hasil penyelidikan tim Direktorat Narkotika Deputi Pemberantasan BNN RI,” ujarnya.

Petrus menuturkan, pemusnahan itu melibatkan petugas gabung dari Kepolisian Daerah Aceh, Polres Aceh Besar, Bea Cukai Aceh, dan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

Rencananya, bekas ladang ganja tersebut akan dijadikan lahan produktif yang memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat.

“Saya sudah perintahkan jajaran BNN, baik BNN provinsi maupun BNN kabupaten/kota mampu memberdayakan lahan bekas penanaman ganja untuk Program Grand Design Alternative Development,” tegasnya.

Sumber: merdeka.com

Previous Post

Fadli Zon Tak Terima Nelayan Aceh yang Selamatkan Warga Rohingya Dihukum 5 Tahun Penjara

Next Post

Serahkan Dua Rumah Dhuafa di Aceh Selatan, Tu Sop: Masyarakat Aceh Itu Seperti Kayu Gaharu

Next Post

Serahkan Dua Rumah Dhuafa di Aceh Selatan, Tu Sop: Masyarakat Aceh Itu Seperti Kayu Gaharu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Jemaah Haji Aceh yang Meninggal di Arab Saudi Jadi 18 Orang

Ohku, Jemaah Haji Aceh yang Meninggal di Arab Saudi Jadi 18 Orang

25/06/2026
34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

25/06/2026
3 Bulan Pascabanjir Bandang, Siswa SD-SMP di Nagan Raya Aceh Masih Belajar di Tenda

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 28 Sekolah di Aceh

25/06/2026
Pemkab Aceh Timur Bangun Kembali Sekolah Rusak Diterjang Banjir

Pemkab Aceh Timur Bangun Kembali Sekolah Rusak Diterjang Banjir

25/06/2026
Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

25/06/2026

Terpopuler

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

23/06/2026

Meski Baru Saja Dikerjakan, Muara Lhok Pawoh Abdya Kembali Dangkal

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Kuah Pliek U dan Tawa: Saat Keluarga Besar Al Zahrah Pupuk Silaturrahmi

Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com