Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

DP3AP2KB Latih 53 Pengusaha Muslimah

Admin1 by Admin1
22/06/2021
in Ekonomi
0
DP3AP2KB Latih 53 Pengusaha Muslimah

Banda Aceh – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) kota Banda Aceh menggelar pelatihan manajemen organisasi perempuan yang berlangsung selama tiga hari 18 hingga 20 juni 2021 di lantai dua gedung Hasan Mart, Lampuot, Kecamatan Banda Raya.

Pelatihan yang dihadiri 53 para pengusaha muslimah itu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Peserta diwajibkan menggunakan handsanitizer dan memakai masker serta menjaga jarak saat mengikuti pelatihan.

Kepala Dinas P3AP2KB, Cut Azharida, SH mengatakan, pelatihan tersebut difokuskan kepada pengusaha muslimah agar mereka lebih maju dan optimal dalam memanage keorganisasian pada bidang usaha dan bisnisnya. Dimana, mereka dalam pelatihan tersebut akan diajarkan tentang manajemen dan trik agar pengusaha muslimah tersebut bisa tampil dan maju.

“Kita harap perempuan ini lebih maju, karena ini menjadi tugas kami sebagai dinas untuk memberdayakan perempuan, sekaligus ingin mengaktualkan diri supaya perempuan ini bisa maju kedepannya,” katanya.

Ia melanjutkan, kedepan akan ada kesempatan lagi terkait pemberdayaan perempuan ini, namun kali ini hanya difokuskan untuk pengusaha muslimah dahulu, mengingat ada pembatasan yang mesti dilakukan karena pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Sementara materi yang disampaikan, kata Azharida, peserta akan belajar menjadi seorang pemimpin dengan berbagai manajemen yang mesti diaplikasikan.

Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Tati Meutia Asmara, S.KH., M.Si menyampaikan, pelatihan manajemen organisasi bagi perempuan kali ini memiliki output besar, karena melibatkan dua organisasi  besar, yakni Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Aceh dan forum majelis ta’lim.

Tati menilai, dua peran organisasi tersebut memiliki peran yang signifikan untuk melakukan banyak penguatan bidang usaha dan bisnis di kala pandemi terjadi.

Ia mengatakan, hari ini kekuatan ekonomi sangat berdampak akibat pandemi. Di satu sisi ada spiritual yang mesti dikuatkan terus pada tataran grass root yang melibatkan para perempuan di majelis ta’lim.

“Pelatihan ini saya yakini bahwa kekuatan pergerakan itu tidak mungkin terjadi jika tidak dibangun dengan manajemen organisasi yang baik,” kata Tati.

Politisi PKS ini juga menyebutkan, dua tema besar yang diambil pada pelatihan tersebut, yakni terkait perencanaan dan manajemen organisasi serta pengelolaan manajemen konflik dalam organisasi.

“Untuk mengaktualisasi para perempuan di wadah besar PRnya banyak, salah satunya melalui pelatihan ini sebagai pijakan awal,” ujarnya.

Ia berharap kepada seluruh peserta, paska pelatihan output yang dihasilkan nantinya menjadikan para pengusaha muslimah menjadi lebih baik dalam memenej organisasi yang geluti pada bidangnya masing-masing.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris IPEMI Aceh, Khairani, Wakil Ketua IPEMI Aceh, Nurbaiti serta jajaran staf DP3AP2KBA kota Banda Aceh.

Previous Post

Pemerintah Vaksinasi Covid-19 di RSJ Aceh

Next Post

“Rasio Kelulusan di SBMPTN 41 Persen, Bukti Pendidikan Aceh Berkualitas”

Next Post

"Rasio Kelulusan di SBMPTN 41 Persen, Bukti Pendidikan Aceh Berkualitas"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua KIP Aceh: Usulan Aceh Singkil–Subulussalam Jadi Dapil Tersendiri Dimungkinkan Secara Hukum

Ketua KIP Aceh: Usulan Aceh Singkil–Subulussalam Jadi Dapil Tersendiri Dimungkinkan Secara Hukum

17/06/2026
Semangat 1 Muharram, Al Zahrah Canangkan Resolusi Baru Bagi Santri dan Pesantren

Semangat 1 Muharram, Al Zahrah Canangkan Resolusi Baru Bagi Santri dan Pesantren

17/06/2026
Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

17/06/2026
Evaluasi Besar-Besaran Sektor Kesehatan, Bupati Sarjani Kumpulkan Seluruh Pimpinan Faskes

Evaluasi Besar-Besaran Sektor Kesehatan, Bupati Sarjani Kumpulkan Seluruh Pimpinan Faskes

17/06/2026
Ari Palawi Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah terhadap Pengembangan Ekosistem Seni di Aceh

Ari Palawi Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah terhadap Pengembangan Ekosistem Seni di Aceh

17/06/2026

Terpopuler

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

15/06/2026

DP3AP2KB Latih 53 Pengusaha Muslimah

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com