Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Era Digital Bikin Hidup Jadi Lebih Produktif

Admin1 by Admin1
04/09/2021
in Lintas Timur
0
Era Digital Bikin Hidup Jadi Lebih Produktif

TAMIANG – Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh kembali bergulir. Pada Rabu, 25 Agustus 2021 pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, telah dilangsungkan webinar bertajuk “Hidup Produktif di Era Digital”.

Kegiatan massif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitifnya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital. “Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual. Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.

Pada webinar yang menyasar target segmen ASN, siswa, dan mahasiswa, dihadiri oleh sekitar 537 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Ir. Prayudy Widyanto, MM, Professional Business Coach; Muhammad Arif Rahmat, SHI, Certified Life Coach; H. Tengku Insyafuddin, S.T, Wakil Bupati Aceh Tamiang; dan Dr. Iswahyudi, S.P, M.Si, Koord. Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Samudra Langsa. Nandieva Shahannaz sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya. Para narasumber tersebut memperbincangkan tentang 4 pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill.

Pada sesi pertama, Ir. Prayudy Widyanto, MM menyampaikan petani dan nelayan go online memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan ketahanan pangan, serta memelihara keberlanjutan lingkungan. Sedangkan untuk sasarannya sendiri, petani tanaman pangan dan hortikultura dengan luas lahan kurang dari 2 Ha dan nelayan perikanan tangkap dengan kapal kurang dari 20 GT.

Giliran pembicara kedua, Muhammad Arif Rahmat, SHI mengatakan kita harus memahami keamanan bertransaksi secara digital. Risiko siber adalah risiko kerugian bisnis yang terkait dengan sistem teknologi. Risiko ini dapat berupa kerugian keuangan, gangguan operasional, masalah hukum, tanggung jawab, atau rusaknya reputasi usaha.

Tampil sebagai pembicara ketiga, H. Tengku Insyafuddin, S.T menjelaskan tahapan pengembangan padi organik dimulai dengan melibatkan 5 kelompok tani yang diurutkan dari Adil Makmur seluas 5 HA, Tani Jaya seluas 10 HA, Serasi seluas 9 HA, Surya Tani seluas 2 HA, dan Subur Jaya seluas 4 HA.

Pembicara keempat, Dr. Iswahyudi, S.P, M.Si menuturkan solusi terhadap tantangan digitalisasi sektor pertanian melalui sistem agriculture war room, kostratani, revolusi industri 4.0 di bidang pertanian, dan lainnya.

Nandieva Shahannaz selaku Key Opinion Leader menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi sendiri sangat penting untuk kehidupan sehari-hari, termasuk pada media sosial. Lewat media sosial bisa memulai bisnis secara perlahan, terus tawarkan dengan sabar dan usaha akan terus berjalan.

Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Seperti Simon Calvin yang bertanya bagaimana caranya supaya para petani atau nelayan dapat terjangkau infrastruktur teknologi dan internet sehingga dapat memanfaatkan e-commerce untuk memasarkan produk mereka? Narasumber Ir. Prayudy Widyanto, MM menanggapi bisa dengan memfasilitasi mereka sehingga membantu mereka sehingga perkembangan mereka merata dengan baik.

Webinar ini merupakan satu dari rangkaian webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Aceh Tamiang. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.[]

Previous Post

Hidup Makin Produktif di Era Digital

Next Post

Hidup Pintar di Tengah Dunia Digital

Next Post
Hidup Pintar di Tengah Dunia Digital

Hidup Pintar di Tengah Dunia Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

10/06/2026
Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

10/06/2026
Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

10/06/2026
HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

10/06/2026
208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com