Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

PBB Kutuk Serangan Udara Koalisi Saudi di Yaman Tewaskan 60 Orang

Admin1 by Admin1
22/01/2022
in Internasional
0

Jakarta – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengutuk serangan udara oleh koalisi Saudi di Yaman pada Jumat (21/1) yang dilaporkan menewaskan sedikitnya 60 orang di pusat penahanan di Saada yang dikuasai Houthi.

Seorang saksi mata Reuters mengatakan, beberapa orang, termasuk migran Afrika, tewas dalam serangan itu.

Selama konferensi pers pada Jumat kemarin, Sekjen PBB Antionio Guterres mengatakan bahwa eskalasi harus segera dihentikan. Dia juga telah menyerukan penyelidikan atas serangan mematika ini.

Juru bicara Guterres, Stephane Dujarric mengatakan serangan udara mematikan lanjutan dilaporkan terjadi di tempat lain di Yaman. Dalam serangan kali ini anak-anak dilaporkan turut jadi korban tewas.

“Serangan udara terhadap fasilitas telekomunikasi di Hodeidah juga secara signifikan mengganggu layanan internet vital di sebagian besar negara,” kata Dujarric dalam sebuah pernyataan.

“Sekretaris Jenderal menyerukan penyelidikan yang cepat, efektif, dan transparan atas insiden-insiden ini untuk memastikan akuntabilitas.”

Save the Children menyampaikan dalam sebuah pernyataan bahwa tiga anak dilaporkan tewas di Hodeidah, Yaman.

Dujarric kemudian mengungkapkan jika Guterres mengingatkan semua pihak bahwa mereka berkewajiban untuk memastikan bahwa “warga sipil dilindungi dari bahaya yang timbul dari operasi militer, mengikuti prinsip-prinsip proporsionalitas, pembedaan, dan kehati-hatian.”

Koalisi militer yang dipimpin Saudi telah memerangi kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman sejak 2015. Koalisi menyebut laporan puluhan kematian dalam serangan ini akan diselidiki lewat proses independen yang disetujui secara internasional.

Koalisi Saudi Bantah Serang Pusat Tahanan

Namun, koalisi pimpinan Saudi membantah menargetkan pusat penahanan di Saada, Yaman, dengan mengatakan fasilitas yang diserang bukanlah situs yang dibatasi dari serangan.

“Koalisi akan memberi tahu Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan di Yaman (OCHA) dan Komite Palang Merah Internasional (ICRC) tentang fakta dan detailnya,” kata kantor berita resmi Saudi SPA mengutip juru bicara koalisi, seperti dikutip Reuters.

Dia mengatakan target di Saada tidak termasuk dalam daftar tanpa-target yang disepakati dengan OCHA, tidak dilaporkan oleh ICRC, dan tidak memenuhi standar yang ditetapkan oleh Konvensi Jenewa Ketiga untuk Tawanan Perang.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

MES Anugerahi Gubernur Aceh Sebagai Tokoh Motivator Konversi Qanun LKS di Aceh

Next Post

Gempa Talaud Magnitudo 6,1 Rusak Gereja hingga Rumah Warga

Next Post
Gempa 5.0 Magnitudo Getarkan Meulaboh

Gempa Talaud Magnitudo 6,1 Rusak Gereja hingga Rumah Warga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Tamiang

Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Tamiang

11/04/2026
Sekda Serahkan Penghargaan API Award 2025 Kepada Pengelola Arung Jeram Lukup Badak

Sekda Serahkan Penghargaan API Award 2025 Kepada Pengelola Arung Jeram Lukup Badak

11/04/2026
Bupati Syech Muharram Dorong Hilirisasi Peternakan dan Serapan Tenaga Kerja

Bupati Syech Muharram Dorong Hilirisasi Peternakan dan Serapan Tenaga Kerja

11/04/2026
Ketua TP PKK Aceh Tengah: Perempuan Kunci Utama Kemajuan Bangsa

Ketua TP PKK Aceh Tengah: Perempuan Kunci Utama Kemajuan Bangsa

11/04/2026
USK dan UN Women Gelar Pelatihan Advokasi Kebijakan Gender dan Perubahan Iklim di Aceh

USK dan UN Women Gelar Pelatihan Advokasi Kebijakan Gender dan Perubahan Iklim di Aceh

11/04/2026

Terpopuler

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

09/04/2026

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

Heri Ahmadi dan 4 Tokoh Lainnya Dicalonkan Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com