Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Nyan, Disdik Aceh Buka Suara Soal Beli Mobil Rp12,7 Miliar

Admin1 by Admin1
16/02/2022
in Nanggroe
0
Bakbudik, Rp100 Miliar di APBA 2019 Khusus untuk Pengadaan Mobil

BANDA ACEH – Dinas Pendidikan Aceh buka suara terkait anggaran pengadaan kendaraan operasional mencapai Rp 12,7 miliar. Kendaraan itu disebut dipakai untuk menjangkau sekolah-sekolah di pelosok Tanah Rencong.

Penanggung Jawab Humas Dinas Pendidikan Aceh Barrul Walidin mengatakan pengadaan 27 unit kendaraan itu muncul setelah adanya kajian dan analisis kebutuhan lapangan di tingkat internal. Kendaraan tersebut ada yang diusulkan kepala cabang dinas (cabdin) di beberapa wilayah.

“Sebagian cabdin tidak ada kendaraan dalam menjalankan fungsinya. Selain itu, kondisi medan dan sekolah yang sulit dijangkau juga harus sesuai dengan kebutuhan mobil yang diperlukan,” kata Barrul dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (16/2/2022).

Menurutnya, sekolah di Aceh banyak berada di pedalaman sehingga kendaraan yang ada sekarang tidak dapat menjangkau lokasi. Dia mencontohkan perjalanan ke Lokop Serbajadi dan Simpang Jernih di Aceh Timur serta Sekerak Aceh Tamiang.

“Kan tidak mungkin mobil yang sudah lama dan tidak bisa menjangkau pelosok Aceh terus kita paksakan agar dapat menjangkau daerah pedalaman dalam memberikan pelayanan pendidikan. Karena itu, muncul rencana pembelian ini,” jelas Barrul.

Barrul menambahkan, mobil yang diusulkan dibeli terdiri atas 13 unit double cabin, 7 unit Innova Reborn, 2 unit bus sekolah, dan 4 unit operasional sekolah luar biasa (SLB).

Mobil double cabin diperuntukkan buat Cabdin Wilayah Aceh Timur, Cabdin Wilayah Singkil dan Subulussalam, Cabdin Wilayah Aceh Utara, Cabdin Wilayah Aceh Tenggara, Cabdin Wilayah Aceh Tengah, Cabdin Wilayah Aceh Selatan, Cabdin Wilayah Aceh Tamiang, Cabdin Wilayah Gayo Lues dan Cabdin Wilayah Bener Meriah.

Selain itu, katanya, double cabin juga diperlukan untuk mobil operasional Bidang Sarana dan Prasarana, Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan, Subbag HKU dan Subbag Program Informasi dan Humas.

Sementara itu, 7 unit Innova Reborn diperuntukkan buat Cabdin Wilayah Nagan Raya, Cabdin Wilayah Aceh Barat, Cabdin Wilayah Aceh Jaya, Cabdin Wilayah Simeulue dan Cabdin Wilayah Bireuen. Satu unit mobil tersebut untuk menggantikan mobil operasional UPTD Balai Tekkomdik yang sudah tua.

Menurutnya, dua unit bus sekolah untuk tim terapis anak autis di Aceh dan 4 mobil operasional untuk antar-jemput siswa autis di SLB Singkil, SLB Aceh Tengah, SLB Aceh Timur, SLB Aceh Selatan dan SLB Bireuen.

“Adapun untuk pembelian pembelian motor yang semula direncanakan untuk mengantar surat telah dibatalkan,” beber Barrul.

Dikritik MaTA

MaTA menilai kebijakan pengadaan di Disdik Aceh merupakan bentuk pemborosan. Menurut MaTA, pengadaan itu tak ada hubungannya dengan peningkatan mutu pendidikan.

“Kebijakan pengadaan kendaraan dinas Disdik Aceh tahun anggaran 2022 sebanyak 27 unit dengan anggaran sebesar Rp 12,776 miliar merupakan bentuk pemborosan keuangan Aceh dan tidak ada relevansi sama sekali dengan penguatan mutu pendidikan Aceh yang saat ini masih bermasalah,” kata Koordinator MaTA Alfian.

Menurutnya, kebijakan tersebut tidak patut diandalkan dan seharusnya anggarannya berbasis kinerja. Dia meminta pihak Disdik tidak semata-mata mengandalkan fasilitas mewah.

“Sementara itu, kualitas dan fasilitas pendidikan kita masih di bawah standar. MaTA mendesak Kadisdik dan TAPA untuk segera melakukan pembatalan pengadaan tersebut dan anggarannya dapat dialihkan untuk fasilitas pendidikan di Aceh,” jelas Alfian.

“Kondisi pendidikan kita tidak dalam baik-baik saja. Apapun narasi yang dibangun nantinya untuk memberi legitimasi tersebut seolah olah penting, merupakan bentuk tidak sehat,” lanjutnya.

Sumber: detik.com

Previous Post

Kakek 60 Tahun di Kutacane Diduga Cabuli ‘Tukang Pijat’

Next Post

Pemuda di Langsa Ditangkap Usai Diduga Sodomi Anak 3 Tahun

Next Post
Sebar Video Mesum dengan Pacar, Wanita di Pangkalpinang Ditangkap

Pemuda di Langsa Ditangkap Usai Diduga Sodomi Anak 3 Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki di Aceh Jaya

Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki di Aceh Jaya

28/07/2026
Mahasiswa KKN USK Edukasi Anti Bullying dan Pancasiaga di SD Negeri 1 Bandar Baru, Siswa Antusias Ikuti Simulasi

Mahasiswa KKN USK Edukasi Anti Bullying dan Pancasiaga di SD Negeri 1 Bandar Baru, Siswa Antusias Ikuti Simulasi

28/07/2026
Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

28/07/2026
Sambut HUT ke-25 Partai, Demokrat Aceh Gelar Donor Darah dan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.

Sambut HUT ke-25 Partai, Demokrat Aceh Gelar Donor Darah dan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.

28/07/2026
[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

28/07/2026

Terpopuler

Bakbudik, Rp100 Miliar di APBA 2019 Khusus untuk Pengadaan Mobil

Nyan, Disdik Aceh Buka Suara Soal Beli Mobil Rp12,7 Miliar

16/02/2022

Awali Masa Bakti dengan Berkah, Zikrillah Dipeusijuek Bersama Santunan Anak Yatim Se-Kemukiman Pangwa

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

FISIP USK dan Fakulti Sastera & Sains Sosial Universiti Malaya Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Akademik Bertaraf Internasional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com