Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Persediaan Daging Meugang di Aceh Utara Cukup

Admin1 by Admin1
25/03/2022
in Ekonomi
0
Daging Babi Mahal, Konsumen di Thailand Kini Beralih ke Buaya

Pedagang memotong daging buaya yang dijual di pinggir jalan Kota Phnom Penh, Kamboja, 27 September 2021. Meski ekstrem, namun makanan dari daging buaya bukan hal aneh di Kamboja. REUTERS/Cindy Liu

LHOKSUKON – Persediaan daging meugang dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan di Aceh Utara, dinilai cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Saat ini persediaan ternak sapi dan kerbau sekitar 3.904 ekor yang terdiri dari 2.941 sapi dan 963 kerbau.

Hal itu diungkap oleh Sekretaris Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Aceh Utara Muzakir, melansir Antara, Jumat (25/3/2022).

“Untuk harganya pada hari biasa Rp 130 ribu per kilogram, namun di hari meugang biasanya mengalami kenaikan Rp 160 ribu hingga Rp 180 ribu per kilogram,” katanya.

Dirinya mengatakan, sapi dan kerbau yang dipotong merupakan hewan peliharaan masyarakat dan juga dari kelompok binaan Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan di kecamatan-kecamatan yang ada di daerah itu.

“Aceh Utara tidak pernah kekurangan stok sapi dan kerbau untuk meugang. Biasanya di setiap meugang, hewan yang dipotong sekitar 1.300 ekor. Bahkan kita sebagai penyuplai ke daerah-daerah lainnya,” katanya.

Untuk memastikan daging meugang aman dikonsumsi, kata Muzakkir, pihaknya terus melakukan pemantauan dan memeriksa hewan ternak yang akan dipotong.

Pihaknya juga memastikan tidak ada pemotongan sapi betina produktif yang dipotong karena melanggar undang-undang. Serta tidak ada pemotongan hewan yang terindikasi penyakit karena berbahaya untuk dikonsumsi.

Pemeriksaan setelah pemotongan yang dilakukan di pasar tradisional, guna memastikan bahwa daging yang akan dikonsumsi oleh masyarakat masuk dalam kategori aman sehat utuh dan halal.

Sumber: suara.com

Previous Post

Azhari Cage: Persoalan Tanah Kombatan Sudah 17 Tahun Tanpa Kejelasan

Next Post

Polisi Tangkap Dua Tersangka Kasus Sumur Minyak di Aceh Timur

Next Post
Polisi Tangkap Dua Tersangka Kasus Sumur Minyak di Aceh Timur

Polisi Tangkap Dua Tersangka Kasus Sumur Minyak di Aceh Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026
Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026
Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

10/06/2026
Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com