Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Krak, Baju Muslimah Rancangan Anak Muda di Aceh Ini Tembus Pasar Malaysia

Admin1 by Admin1
09/04/2022
in Nanggroe
0
Krak, Baju Muslimah Rancangan Anak Muda di Aceh Ini Tembus Pasar Malaysia

Koleksi busana muslim hasil rancangan Nelva Amelia. (Foto: Dok. Nelva Amelia)

Banda Aceh – Nelva Amelia tak menyangka busana muslim yang diproduksinya mampu menembus pasar Malaysia. Nelva awalnya hanya mencoba-coba menjahit baju lalu iseng mengunggah hasil rancangannya itu di media sosial.

Nelva mulai terjun ke dunia fesyen sejak 2012 silam ketika masih duduk di bangku kuliah. Kala itu, dia merancang serta menjahit sendiri baju-bajunya.

Setelah bajunya selesai dijahit, dia mengunggahnya ke media sosial. Di luar dugaan, pakaian hasil produksinya ada peminat.

“Dari situ aku mulainya karena ternyata ada yang suka dan mengorder,” kata Nelva, baru-baru ini.

Seiring berjalannya waktu, Nelva merekrut penjahit ketika pesanan bajunya mulai meningkat. Dia lalu memberanikan diri mendirikan brand Florimia dengan mengusung konsep urban modest wear.

Lambat laun, peminat pakaian brand asal Banda Aceh ini bukan lagi warga lokal saja. Nelva mengatakan, baju produksinya sudah dikirim ke pembeli di Malaysia, Brunei, Singapura hingga Taiwan.

“Paling rutin memang ke Malaysia, di sana ada peminatnya. Kalau ke Taiwan biasanya yang pesan tenaga kerja asal Indonesia di sana,” jelasnya.

Menurutnya, baju yang telah dikirim ke berbagai daerah di Malaysia mencapai 524 item. Rumah produksi miliknya sejauh ini mengeluarkan minimal tiga desain busana muslim setiap bulan.

Pakaian-pakaian yang diproduksinya selama ini hanya dipasarkan lewat media sosial dan e-commerce. Pelanggan bisa membeli baju yang sudah ada, atau bisa melalui konsep pre-order.

“Pre-order itu ukurannya juga bisa ditentukan sendiri oleh pembeli sebelum di produksi. Kita sekarang masih menjual secara online, targetnya tahun ini mau buka toko di Banda Aceh,” ujar Nelva.

Meski merek miliknya semakin dikenal, Nelva masih memiliki kendala dalam memproduksi pakaian tersebut. Nelva mengaku kesulitan menyetok bahan kain yang digunakan.

Menurutnya, bahan kain saat ini masih tergantung dari ketersediaan dari toko-toko tekstil di Banda Aceh. Dia mengaku bakal menjalin kerjasama dengan pabrik tekstil untuk pasokan bahan kain.

“Sering kewalahannya itu di bahan ya. Misalnya untuk motif ini yang order 300 pakaian, ternyata bahannya yang ada di toko sini hanya cukup untuk 100 pakaian, kendalanya sering di situ,” terang Nelva.

Sumber: detik.com

Previous Post

[Opini] Hikayat Bumoe Breueh Sigupai; dari Kesatria ke Abdya

Next Post

Aliansi Ormas Bekasi Gandeng IWO Indonesia Bagikan Takjil Menjelang Buka Puasa

Next Post
Aliansi Ormas Bekasi Gandeng IWO Indonesia Bagikan Takjil Menjelang Buka Puasa

Aliansi Ormas Bekasi Gandeng IWO Indonesia Bagikan Takjil Menjelang Buka Puasa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Panen Perdana Bawang Merah di Lahan Pascabanjir, BI dan Pemkab Pidie Jaya Siapkan Model Pemulihan Ekonomi Berbasis Pertanian

Panen Perdana Bawang Merah di Lahan Pascabanjir, BI dan Pemkab Pidie Jaya Siapkan Model Pemulihan Ekonomi Berbasis Pertanian

07/07/2026
Kebakaran Landa Sinabang, Satu Losmen dan Rumah Warga Ludes ‘Dilalap’ Sijago Merah

Kebakaran Landa Sinabang, Satu Losmen dan Rumah Warga Ludes ‘Dilalap’ Sijago Merah

07/07/2026
BPMA Investigasi Sumur Minyak Meledak di Kabupaten Aceh Timur

Sumber Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur Diduga dari Mesin Pompa

07/07/2026
Jaksa Dakwa Geuchiek di Aceh Utara Rugikan Negara Rp629,7 Juta

Jaksa Dakwa Geuchiek di Aceh Utara Rugikan Negara Rp629,7 Juta

07/07/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Serahkan Ijop Dayah Sirajul Munir Al Aziziyyah Sabang

Kakanwil Kemenag Aceh Serahkan Ijop Dayah Sirajul Munir Al Aziziyyah Sabang

07/07/2026

Terpopuler

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Komisaris PIM Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pidie Jaya

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Komisaris PIM Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pidie Jaya

06/07/2026

Krak, Baju Muslimah Rancangan Anak Muda di Aceh Ini Tembus Pasar Malaysia

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

Nasir Syamaun Dipastikan Hadir di Jazz Fusion Fiesta, Sinyal Kuat Kebangkitan Jazz Tanah Rencong

Fantastis, 21 Siswa SMAN 1 Tapaktuan Terpilih Anggota Paskibra Aceh Selatan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com