Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Inovasi Nilam Aceh Dipresentasikan pada Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia ke-13 Solo

Admin1 by Admin1
11/08/2022
in Ekonomi
0
Inovasi Nilam Aceh Dipresentasikan pada Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia ke-13 Solo

SOLO – Inovasi Nilam Aceh dari hulu ke hilir dengan sentuhan ilmu pengetahuan dan teknologi dipresentasikan oleh Kepala ARC Universitas Syiah Kuala (USK) pada Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) ke-13 yang berlangsung di The Sunan Hotel Solo Jawa Tengah, 9-11 Agustus 2022.

Syaifullah yang merupakan salah satu pembicara utama (keynote speaker) dalam konferensi tersebut memaparkan pengalaman ARC USK selama 6 tahun dalam inovasi nilam dengan judul presentasi Knowledge Based Economy, Nilam from Seed to Seal. Sinergi pentahelix antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, masyarakat dan media.

Dalam paparannya Syaifullah menjelaskan bahwa apa yang dilakukan ARC USK sesungguhnya adalah contoh nyata dari literasi tingkat 4 dan 5.
Dijelaskannya, sebagaimana yang sedang digalakkan oleh Perpusnas RI, literasi memiliki 5 tingkatan. Pada tingkatan pertama literasi berarti baca, tulis, hitung dan pembentukan karakter, pada tingkatan ke-2 literasi, adanya akses bahan bacaan yang terjangkau, akurat, terkini, terlengkap, terpercaya, dengan minimal 10 searching angine ilmu. Pada tingkat ke-3 literasi berarti memiliki kemampuan analisis, yang tersirat maupun tersurat. Pada tingkat ke-4 literasi bermakna adanya kreativitas dan inovasi dalam mengantisipasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tingkatan ke-5, literasi berarti memiliki kemampuan menciptakan produk dan jasa yang berdaya saing.

Syaifullah menjelaskan bahwa sejak 6 tahun terakhir ARC USK telah mengembangkan berbagai inovasi dari hulu ke hilir sehingga memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat khususnya UMKM dan pedesaan.
“Daun nilam bisa dijual Rp. 6000 per kg. Jika telah disuling menjadi minyak (crude patchouli) melalui steam distillation, maka harganya meningkat menjadi Rp. 600 ribu per kg. Dan jika minyak nilam diproses lebih lanjut dengan teknologi distilasi molekuler dan fraksinasi serta dirubah menjadi parfum, maka nilainya menjadi Rp. 6000 per ml atau sekitar Rp. 6 juta per kg. Terlihat nyata bagaimana inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi telah memberi nilai tambah ekonomi secara luar biasa dan kita mampu melakukannya” urai Syaifullah yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta konferensi.

“Dulu 100% minyak nilam Indonesia diekspor ke manca negara, kemudian diolah untuk dijadikan berbagai produk sehingga nilai tambah tidak diperoleh di dalam negeri. Tapi kini kita sudah memiliki peralatan dan teknologinya, sehingga kadar patchouli alcohol nilam sudah bisa dibuat dalam grade parfum. Inilah saatnya kita gunakan juga nilam didalam negeri untuk memproduksi parfum dan produk lainnya yang memiliki daya saing global. Kita harus percaya diri dengan kemampuan bangsa kita sendiri” lanjut Syaifullah dan kembali disambut tepuk tangan peserta.

“Saya mengajak para pustakawan dari seluruh tanah air, selain literasi 1, 2 dan 3, mari kita galakkan juga literasi tingkat 4 dan 5 ini agar bangsa kita memiliki keunggulan komparatif sekaligus juga memiliki keunggulan kompetitif melalui literasi inovasi dan penciptaan produk” tutup Syaifullah.

Selain Syaifullah, keynote speaker lainnya adalah Joko Narimo dari Yayasan Tumpi Indonesia dengan judul presentasi Perpustakaan digital dalam percepatan transformasi pengetahuan ke masyarakat pinggiran dan Yunita Riris Widawati, CEO Game Changer Studio dengan judul Pustakawan Inovatif dan kreatif mentransformasikan pengetahuan untuk masyarakat produktif. Sesi pembicara utama ini dimoderatori oleh Akademisi dan Pustakawati Senior dari Universitas Indonesia Dr. Luki Wijayanti.

KPDI ke-13 Solo merupakan lanjutan dari KPDI ke-12 yang berlangsung di Banda Aceh pada 2019. KPDI ke-13 Solo dilaksanakan oleh Forum Perpustakaan Digital Indonesia dan Perpusnas bekerjasama dengan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS). Pembukaan KPDI ke-13 dilaksanakan oleh Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Tengah dan dihadiri oleh Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando, Ketua Forum Perpustakaan Digital Indonesia Prof. Jonner Hasugian, bupati dari beberapa kabupaten di Jawa Tengah, sejumlah undangan dan sekitar 500 peserta dari seluruh Indonesia.

Previous Post

Mualem Temui Menteri ATR/BPN Tindaklanjut Percepatan Implementasi Lahan Mantan Kombatan

Next Post

LPJP Minta Mendagri Segera Lakukan Evaluasi Pj Walikota Banda Aceh

Next Post
LPJP Minta Mendagri Segera Lakukan Evaluasi Pj Walikota Banda Aceh

LPJP Minta Mendagri Segera Lakukan Evaluasi Pj Walikota Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Al-Farlaky Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan Karakter Pendidikan Anak Bangsa

Al-Farlaky Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan Karakter Pendidikan Anak Bangsa

30/04/2026
PMII: Keberadaan Daycare Harus Benar-benar Aman Bagi Anak

PMII: Keberadaan Daycare Harus Benar-benar Aman Bagi Anak

30/04/2026
YARA Desak Pemkab Pidie Jaya Buka Kembali Lapangan Meureudu untuk UMKM

YARA Desak Pemkab Pidie Jaya Buka Kembali Lapangan Meureudu untuk UMKM

30/04/2026
Pernyataan Rampok Dana JKA, Jubir Pemerintah Aceh: Terlalu Semena-mena

Pernyataan Rampok Dana JKA, Jubir Pemerintah Aceh: Terlalu Semena-mena

30/04/2026
Bupati Abdya Dr. Safaruddin Tunjuk Mulya Arfan Jadi Plt Kepala Disdukcapil

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Tunjuk Mulya Arfan Jadi Plt Kepala Disdukcapil

30/04/2026

Terpopuler

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

30/04/2026

Ribuan Warga di Banda Aceh Ubah Data Pekerjaan dari Wiraswasta ke Buruh Harian Lepas, Ada Apa?

Waspada, Ada Penipuan dan Pemerasan Mengatasnamakan Pimpinan & Pegawai Kejari Abdya

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Tulis Dua Belas Buku Sastra Aceh, Kepala MIN 32 Bireuen Raih Penghargaan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com