SIGLI – Menu makanan kontingen Pekan Olah Raga Aceh (PORA) ke XIV di Kabupaten Pidie, sudah disterilkan dan sudah memenuhi standarisasi agar tidak masalah saat dikomsumsi.
Hal itu dikatakan oleh Ketua PB PORA Pidie, Samsul Azhar dalam konferensi pers yang digelar di Gedung PCC, Jumat, Desember 2022.
Dikatakannya, isu atau video yang beredar yang menunjukkan nasi untuk atlet PORA ada belatung. itu tidak seperti fakta terjadi di lapangan.
“Jika memang ditemukan nasi yang tidak layak dikonsumsi. Kepada semua kontingen tidak membuangnya dan laporkan kepada LO masing-masing, agar kita bisa proses pihak pengadaan nasi,” ujar Samsul Azhar.
“Hal itu dapat diklarifikasi tidak benar. Sebab hasil pemeriksaan bidang kesehatan tidak masuk akal jika ikan yang sudah digoreng terdapat belatung. Saat kita cek ke kontingen, kita minta barang bukti, katanya sudah dibuang,” kata Samsul.
“Sebab pengadaan nasi tersebut dilakukan melalui E-katalog, sehinga sudah melewati beberapa hal untuk tentukan siapa yang layak,” katanya.
Dia berharap dan meminta Kepada semua pihak, agar hal-hal seperti itu tidak langsung diposting di media sosial.
Ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk Chik Ditiro Sigli, dr Ratna Mutia, menjelaskan setelah dilakukan pemeriksaan diketahui jika ikan yang disajikan masih segar.
“Tidak mungkin hal itu terjadi. Sebab belatung setelah ikannya digoreng pasti mati. Dari mana asalnya belatung pada nasi ini yang menjadi tanda tanya,” katanya.
Sementara Ketua Harian PB PORA Pidie, Edi Saputra dalam konferensi pers mengatakan, sebelum itu pihaknya tetap meninjau dapur yang disediakan untuk kontingen PORA.
Pihaknya selalu menekankan kepada pihak penyedia makanan atlet agar benar-benar higienis dan tidak ada penyajian nasi dan ikan yang tidak baik dan merugikan atlet.
Edi juga bisa memastikan tidak ada persoalan dengan dapur yang disediakan oleh penyedia makanan dan semuanya sudah steril dan sangat bagus.
“Sehingga jika ada yang memviralkan foto atau video di media sosial harus dapat membuktikan dan jangan seenaknya posting. Jika pun ada kejadian seperti itu semua kontingen diminta melapor ke LO yang sudah disediakan, sehingga kita bisa mengkomplain kepada pihak penyedia makanan,” ujar Edi Saputra Ketua Harian PB PORA Pidie.[Mul]









