Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Covid ‘Ngamuk’ Lagi di Ibu Kota China, RS hingga Krematorium Keteteran

Admin1 by Admin1
18/12/2022
in Internasional
0
Covid ‘Ngamuk’ Lagi di Ibu Kota China, RS hingga Krematorium Keteteran

Kasus Covid-19 di Beijing melonjak lagi, RS hingga layanan krematorium keteteran. (China Daily via REUTERS)

Jakarta – Covid-19 di ibu kota China, Beijing, ‘mengamuk’ lagi, membuat semua layanan rumah sakit di kota itu keteteran.

Tak hanya tenaga kesehatan di RS, mereka yang bekerja di rumah duka dan krematorium juga disibukkan akibat kenaikan kasus Covid-19 di Beijing, China. Kesibukan ini meningkat dari biasanya menyusul pencabutan aturan pembatasan pandemi yang ketat.

China tiba-tiba mengakhiri banyak prinsip utama dari kebijakan nol-Covid yang diperjuangkan Presiden Xi Jinping. Kebijakan nol-Covid memicu protes publik yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Belakangan rumah duka dan krematorium tengah berjuang untuk memenuhi permintaan karena banyak pekerja dan pengemudi yang sakit. Seorang staf di Rumah Duka Miyun menyebut jumlah kematian di atas rata-rata pada periode ini.

Staf tersebut membeberkan, jumlah kematian bahkan lebih banyak dibanding periode sebelum pencabutan sebagian besar pembatasan pandemi.

“Kami memiliki lebih sedikit mobil dan pekerja sekarang. Banyak pekerja yang dinyatakan positif,” ujar dia seperti dilaporkan Reuters.

Staf yang enggan menyebutkan namanya ini menambahkan ada tumpukan permintaan layanan kremasi di sana.

Sementara itu di Rumah Duka Huairou, jenazah sampai harus menginap selama tiga hari sebelum dapat dikremasi. Saking sibuknya, keluarga atau kerabat mendiang pun bisa mengantar sendiri jenazah ke rumah duka.

“Anda bisa membawa jenazah ke sini sendiri, memang sedang sibuk belakangan,” ujar salah satu staf.

Sejak aturan ketat dicabut, China meminta warganya untuk tetap di rumah jika mengidap gejala ringan. Kota-kota di seluruh China bersiap menghadapi gelombang infeksi pertama mereka.

Epidemiolog Wu Zunyou berpendapat jika kebijakan pembatasan dicabut lebih awal, ia memperkirakan 250 ribu orang akan meninggal. Hanya saja, proporsi pasien yang sakit parah turun sebesar 0,18 persen dari kasus yang dilaporkan. Dari sini, lanjutnya, bisa terlihat tingkat kematian perlahan turun.

China belum memberikan laporan secara resmi angka kematian akibat Covid-19 sejak 7 Desember 2022. Namun Komisi Kesehatan Nasional melaporkan tidak ada perubahan angka resmi kematian yakni 5.235 kasus sejak pandemi muncul di 2019.

Data kasus Covid-19 yang minim memicu perdebatan di media sosial. Orang-orang tidak bisa menemukan angka pasti perihal kematian, pasien rawat inap dan pasien yang sakit parah.

“Mengapa statistik ini tidak dapat ditemukan? Apa yang terjadi? Apakah mereka tidak menghitungnya atau mereka tidak mengumumkannya?” seorang pengguna media sosial China bertanya-tanya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Walah, Cadangan Gas di Aceh Ternyata ‘Sumur Kering’

Next Post

Ukraina Kecam FIFA Tolak Pidato Zelensky di Piala Dunia 2022

Next Post
Ukraina Kecam FIFA Tolak Pidato Zelensky di Piala Dunia 2022

Ukraina Kecam FIFA Tolak Pidato Zelensky di Piala Dunia 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Baitul Mal Abdya Verifikasi Puluhan Rumah Warga Tak Layak Huni

Baitul Mal Abdya Verifikasi Puluhan Rumah Warga Tak Layak Huni

21/04/2026
Kak Nana Kunjungi SPS Cahaya Hatee dan Ayeum Mata, Bunda PAUD Abdya

Kak Nana Kunjungi SPS Cahaya Hatee dan Ayeum Mata, Bunda PAUD Abdya

21/04/2026
Pelaku Karhutla Bisa di Pidana, Polres Abdya Ingatkan Masyarakat Tentang Bahayanya

Pelaku Karhutla Bisa di Pidana, Polres Abdya Ingatkan Masyarakat Tentang Bahayanya

21/04/2026
Polres Pidie Jaya Gencarkan Edukasi Karhutla, Satreskrim–DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis

Polres Pidie Jaya Gencarkan Edukasi Karhutla, Satreskrim–DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis

21/04/2026
Siswa SMAN 1 Pulau Banyak Barat Ikuti Cerdas Cermat OESN

Siswa SMAN 1 Pulau Banyak Barat Ikuti Cerdas Cermat OESN

21/04/2026

Terpopuler

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

21/04/2026

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Covid ‘Ngamuk’ Lagi di Ibu Kota China, RS hingga Krematorium Keteteran

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com