SIGLI – Sebagai tuan rumah, tapi tidak berkutik alias nihil medali emas, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Pidie harus dievaluasi karena gagal merai medali Emas di PORA XIV Aceh yang di helat di Rumah sendiri, ini patut dipertanyakan ada apa!.
Hal itu dikatakan oleh Mustafa, pengamat bulutangkis Pidie yang juga merupakan mantan atlit bulutangkis kepada Atjehwatch.com, Kamis, 22 Desember 2022.
Dikatakannya, menurut info sempat didiskualifikasi oleh panitia PORA karena memakai atlet luar daerah, artinya PBSI Pidie tidak percaya atlet sendiri dan tidak ada pembinaan atlit selama Persiapan menjelang PORA.
“Di regu perorangan, didiskusikan langsung, karena diprotes oleh kontingen lain. Kita sangat sayangkan itu, maka untuk kedepan PBSI Pidie harus mengevaluasi meningkatkan pembinaan usia dini atlit lokal.”
“Supaya peningkatan mutu atlit daerah lahir dan berprestasi di segala even, karena di tahun 90an sampai 2000 an, Pidie dikenal banyak melahirkan atlit berprestasi di semua even bulutangkis di tingkat daerah dan nasional,” ujar Mustafa.[Mul]












