Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Walah, Putin Kirim Tentara Bayaran Wagner Group ke Ukraina

Atjeh Watch by Atjeh Watch
03/02/2023
in Internasional
0

Jakarta – Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim tentara bayaran Wagner Group ke Ukraina untuk membantu pasukan Moskow.

Awal Januari lalu, Wagner Group menjadi sorotan usai melakukan pertempuran sengit di timur Ukraina, termasuk Kota Soledar.

Pertempuran di kota ini sempat memicu keretakan antara Wagner dan Kementerian Pertahanan Rusia. Saat itu, Wagner mengklaim berhasil menguasai Soledar, dan menilai pasukan Rusia tak banyak berbuat.

Namun, Kemenhan Rusia justru tak menganggap peran Wagner di Ukraina, demikian laporan Institut Studi Perang (Institute for The Study of War/ISW).

Mengapa Putin mengirim tentara bayaran ke Ukraina?

Pada akhir Maret 2022, nyaris sebulan usai invasi, Putin disebut mengirim tentara Wagner ke Ukraina. Pengerahan ini dilakukan karena Rusia mengalami kekalahan dan kehilangan kendali atas beberapa wilayah.

Selain itu, banyak tentara Rusia yang tewas di medan perang.

Atase militer Inggris di Washington, Mick Smeath, sempat mengatakan Rusia bakal mengirim lebih dari seribu tentara bayaran, termasuk para komandan dari Wagner Group ke Ukraina.

“Karena kekalahan dan invasi yang mandek, Rusia diperkirakan akan memprioritaskan pengiriman personel Wagner Group di Ukraina seperti di Afrika dan Suriah,” kata Smeath, seperti dikutip CNN.

Selain itu, tentara Wagner terjun ke medan perang juga disebut karena moral yang rendah di antara pasukan Rusia.

Saat Rusia semakin kewalahan, mereka memanfaatkan tentara Wagner untuk menyerang wilayah Donbas. Kedua pihak ini saling berkoordinasi dan mengatur ulang fokus serangan untuk Ukraina.

Hampir satu tahun invasi Rusia, tentara Wagner masih bercokol di Ukraina. Mereka bertempur dengan ganas.

Seorang personel Ukraina, Andry, bahkan menganggap perang melawan tentara Wagner sama seperti melihat adegan menegangkan di film zombie.

Andry mengatakan baku tembak pasukan Ukraina dengan Wagner seolah tiada henti.

“Kami bertarung selama sekitar 10 jam berturut-turut. Dan, itu tak seperti gelombang saja, itu benar-benar tak berkesudahan, seperti mereka tak habis-habisnya datang,” ujar dia, seperti dikutip dari CNN, Rabu (1/2).

Lebih lanjut, Andry menceritakan jumlah tentara di pihaknya tak sebanding dengan pasukan Wagner. Saat itu, ia dan yang lain hanya berjumlah 20, sementara tentara bayaran Rusia mencapai 200 personel.

Berdasarkan pengamatan dia di medan perang, tentara Wagner tak pandai soal taktik perang. Mereka juga dilengkapi persenjataan yang buruk.

Wagner merekrut banyak pasukan yang merupakan narapidana. Mereka dikerahkan untuk mencapai 30 meter di wilayah musuh.

Usai mereka tewas, Wagner baru akan mengirim pasukan yang berpengalaman.

Wagner memang dikenal keras dengan prajuritnya. Mereka tak akan mengizinkan personel yang terluka keluar dari arena perang tanpa komando.

“Infanteri serbu tak boleh membawa yang terluka keluar dari medan perang sendirian. Karena tugas mereka yakni melanjutkan serangan sampai tujuan tercapai,” demikian laporan militer Ukraina pada Desember 2022 lalu, yang dikutip CNN.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Geger Balon ‘Mata-mata’ China Terbang Keliling AS Intai Situs Sensitif

Next Post

BMKG: Banda Aceh Cerah Berawan

Next Post

BMKG: Banda Aceh Cerah Berawan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Ikut Ajang Internasional di Padang

STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Ikut Ajang Internasional di Padang

08/07/2026
Buka PMB Pascasarjana, STAIN MeulabohTawarkan Tiga Program Magister Unggulan

Buka PMB Pascasarjana, STAIN MeulabohTawarkan Tiga Program Magister Unggulan

08/07/2026
Ratusan Pendonor Ramaikan Peringatan Hari Donor Darah Sedunia di PMI Kota Banda Aceh

Ratusan Pendonor Ramaikan Peringatan Hari Donor Darah Sedunia di PMI Kota Banda Aceh

08/07/2026
Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Timur Komitmen Pemenuhan Data SIGAP

Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Timur Komitmen Pemenuhan Data SIGAP

08/07/2026
Mahasiswa Diajak Berani Masuk Sistem Tanpa Kehilangan Idealisme

Mahasiswa Diajak Berani Masuk Sistem Tanpa Kehilangan Idealisme

08/07/2026

Terpopuler

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

07/07/2026

Panen Perdana Bawang Merah di Lahan Pascabanjir, BI dan Pemkab Pidie Jaya Siapkan Model Pemulihan Ekonomi Berbasis Pertanian

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Komisaris PIM Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pidie Jaya

Raker Tahunan Dayah Darul Quran Aceh Perkuat Sinergi Sambut Tahun Ajaran Baru

Ketua Komisi ll Surya Asmadi Dan Iwapi Panen Buah Alpukat Premium Di sawang ll

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com