Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dr. Nasrul Zaman: Rumoh Gedong Harus Jadi Situs Sejarah Pengingkaran Kemanusiaan

Atjeh Watch by Atjeh Watch
24/06/2023
in Nanggroe
0
Dr. Nasrul Zaman: Rumoh Gedong Harus Jadi Situs Sejarah Pengingkaran Kemanusiaan

BANDA ACEH – Pengamat sosial Dr. Nasrul Zaman meminta pemerintah dan seluruh pihak terkait untuk tetap menjadikan Rumoh gedong sebagai situs sejarah sebagai bentuk pengingat pada generasi berikutnya tentang sejarah pengingkaran kemanusiaan di Aceh.

“Rumoh gedong harus dirawat bukan hanya fisiknya tetapi juga sejarahnya di masa damai ini oleh semua pihak, bukan hanya Aceh tapi juga Indonesia,” kata Nasrul Zaman melalui rilisnya, Sabtu (24/6/2022).

Nasrul mengharapkan semua pihak harus punya semangat dan sepakat bahwa tragedi rumoh gedong adalah kisah kelam Aceh masa lalu yang tidak boleh terulang kapan dan dimanapun di indonesia.

“Kita sebagai manusia tidak hanya belajar dari kejadian masa kini tapi juga dari sejarah lalu yang bisa menuntun kita untuk berkehidupan lebih baik dalam relasi sesama manusia bahkan relasi dengan alam,” ujar Nasrun.

Oleh karena itu—katanya— kita semua termasuk Bupati Pidie untuk bisa terus merawat akal sehat dan hati yang bening. kejadian Rumoh Gedong hal penting untuk mengingat bahwa kita pernah salah dan alpa, terutama di Pidie pernah terjadi tragedi kemanusiaan yang parah.

Previous Post

DPRA Sesalkan Pembongkaran Sisa Rumoh Geudong

Next Post

Petani di Abdya Rehab Talang Irigasi yang Patah, Pemerintah Diminta Jangan Tutup Mata

Next Post
Petani di Abdya Rehab Talang Irigasi yang Patah, Pemerintah Diminta Jangan Tutup Mata

Petani di Abdya Rehab Talang Irigasi yang Patah, Pemerintah Diminta Jangan Tutup Mata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

21/04/2026
Mendagri Ingatkan Pentingnya Tata Kota Terarah di Aceh

Mendagri Ingatkan Pentingnya Tata Kota Terarah di Aceh

21/04/2026
Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior

Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior

21/04/2026
Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

21/04/2026
Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

21/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Dr. Nasrul Zaman: Rumoh Gedong Harus Jadi Situs Sejarah Pengingkaran Kemanusiaan

Apel Senin di Disdikbud, Plt Sekda Abdya Minta Tempat Meusuraya Lemang Dibersihkan

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com