Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

AS Lirik Australia Jadi Lokasi Uji Coba Rudal Hipersonik-Jarak Jauh

Atjeh Watch by Atjeh Watch
11/08/2023
in Internasional
0
AS Lirik Australia Jadi Lokasi Uji Coba Rudal Hipersonik-Jarak Jauh

Ilustrasi uji coba rudal. Foto: Ozan KOSE / AFP

Jakarta – Kementerian Pertahanan Amerika Serikat alias Pentagon menyebut Australia cocok dijadikan lokasi uji coba senjata hipersonik AS dan senjata presisi jarak jauh lainnya, di bawah kesepakatan pertahanan AUKUS.

Menteri Angkatan Darat AS, Christine Wormuth, mengatakan kontribusi Australia dalam perjanjian AUKUS “tidak harus selalu berupa dolar”.

AUKUS merupakan aliansi pertahanan tiga negara yakni Australia, Inggris, dan Amerika Serikat. Pakta itu ditandatangani pada akhir 2021, dan disebut-sebut sebagai cara melawan pengaruh China di kawasan Asia Pasifik.

Menurut Wormuth, Australia bisa menjadi tempat pembuktian senjata-senjata di bawah pakta pertahanan ini.

“Satu hal yang dimiliki Australia adalah jarak yang jauh dan tanah yang relatif tidak berpenghuni,” kata Wormuth kepada AFP.

Dia menambahkan, “Tantangan bagi AS jika berbicara soal hipersonik atau rudal serangan presisi, adalah menemukan ruang terbuka di mana kami benar-benar dapat menguji senjata ini.”

Di bawah pakta AUKUS, fokus utama yang kini tengah dikerjakan adalah pembangunan kapal selam bertenaga nuklir untuk Australia.

Namun kesepakatan itu belakangan semakin fokus pada pengembangan kemampuan canggih seperti tembakan presisi jarak jauh, kecerdasan buatan (artificial intelligence), dan senjata hipersonik.

China telah mengecam pakta AUKUS karena dianggap merusak perdamaian di kawasan. Tuduhan ini ditolak oleh Washington, Canberra dan London.

Kritikus juga mempertanyakan apakah AUKUS akan benar-benar kooperatif, terlebih kekuatan militer AS yang besar dianggap akan cenderung mendominasi.

Pada 13 Maret lalu, perjanjian AUKUS disepakati bersama dengan tujuan utama yakni menyediakan tiga kapal selam bertenaga nuklir kelas Virginia buatan AS bagi Negeri Kanguru.

Kapal selam bertenaga nuklir yang akan diberi nama SSN AUKUS ini akan dilengkapi sejumlah kemampuan mutakhir dibanding kapal selam konvensional.

Di antaranya kapasitas untuk beroperasi dalam waktu lama tanpa perlu naik ke permukaan, sehingga menjadikan SSN AUKUS seperti “siluman” yang sulit terdeteksi.

Pakta ini menuai kritikan dari berbagai pihak. China misalnya, menuding AS dan sekutunya mencoba menciptakan aliansi pertahanan seperti NATO di Kawasan Asia Pasifik.

Indonesia turut bersuara soal rencana AUKUS. Kemlu RI telah meminta Australia untuk mematuhi kesepakatan non-proliferasi senjata nuklir dan Pengamanan Badan Tenaga Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA).

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Kemenag: 41 MTs di Sampang Pakai Buku Pelajaran Diduga Menyimpang

Next Post

Asisten I Buka Lokakarya Tinjauan Respon Kemanusiaan atas Kasus Pendaratan Etnis Rohingya di Aceh

Next Post
Asisten I Buka Lokakarya Tinjauan Respon Kemanusiaan atas Kasus Pendaratan Etnis Rohingya di Aceh

Asisten I Buka Lokakarya Tinjauan Respon Kemanusiaan atas Kasus Pendaratan Etnis Rohingya di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lazismu Abdya Gelar Raker dan Pembekalan Amil, Kuatkan Tata Kelola Organisasi

Lazismu Abdya Gelar Raker dan Pembekalan Amil, Kuatkan Tata Kelola Organisasi

15/08/2026
Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Kebakaran di Babahrot

Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Kebakaran di Babahrot

15/08/2026
HUT RI ke-81, Kecamatan Jeumpa Sukseskan Berbagai Perlombaan Ceria Merdeka

HUT RI ke-81, Kecamatan Jeumpa Sukseskan Berbagai Perlombaan Ceria Merdeka

15/08/2026
Kirab Aceh 2026, Garda Damai Aceh Serukan Perdamaian sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

Kirab Aceh 2026, Garda Damai Aceh Serukan Perdamaian sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

15/08/2026
Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

15/08/2026

Terpopuler

AS Lirik Australia Jadi Lokasi Uji Coba Rudal Hipersonik-Jarak Jauh

AS Lirik Australia Jadi Lokasi Uji Coba Rudal Hipersonik-Jarak Jauh

11/08/2023

KPA Sagoe Malaka Wilyah 013/Blangpidie Ikut Sukseskan Zikir dan Doa Bersama Hari Perdamaian Aceh

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

Turnamen Catur Kasyful Wara Cup I Bergulir, Bentuk Pondasi Atlet Amatir menjadi Profesional

Warga Aceh Diajak Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Kenapa?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com