Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Kongres AS Panggil Penyidik yang Sebut Biden Idap Gangguan Jiwa

redaksi by redaksi
19/03/2024
in Internasional
0
Rematch, Trump-Biden Resmi Akan Tarung Lagi di Pilpres 2024 AS

Jakarta – Penyidik skandal dokumen rahasia yang menuding Presiden Amerika Serikat Joe Biden gangguan jiwa, Robert Hur, memberikan kesaksian di hadapan Komite Kehakiman Kongres pada pekan lalu.

Dia akan menjelaskan soal penyelidikan terkait penanganan dokumen rahasia Biden dan alasan tak menuntut presiden AS itu.

Dalam laporannya, Hur sempat menyebut Biden sebagai “laki-laki lanjut usia dengan ingatan yang buruk.”

Selama lebih dari empat jam, anggota DPR dari Partai Demokrat dan Republik mencecar Hur. Namun, dia tetap pada pendiriannya.

“Penilaian saya dalam laporan soal relevansi memori Presiden adalah perlu dan akurat serta adil,” kata Hur dalam pernyataan pembuka, dikutip Time, Selasa (12/3).

Dia lalu berujar, “Saya tak mengaburkan penjelasan saya. Saya juga tidak meremehkan Presiden secara tak adil.”

Dalam laporan, Hur menyimpulkan Biden dengan ceroboh menyimpan dokumen serta buku catatan rahasia di bekas kantornya di Washington DC dan rumahnya di Delaware usai lengser dari kursi wakil presiden.

Namun, dia juga berkata bukti tersebut tak cukup kuat untuk menuntut Biden melakukan tindak kejahatan.

Hur juga menyoroti contoh-contoh Biden kesulitan mengingat tanggal-tanggal penting saat menjadi wapres dan tahun kematian putranya, Beau.

“Bulan berapa Beau meninggal? Ya Tuhan, 30 Mei,” kata Biden dalam sebuah wawancara

“Apakah dia meninggal pada tahun 2015?”

Partai Demokrat lantas mengkritik Hur karena memasukkan rincian ingatan Biden ke dalam laporan itu setelah dirilis.

Hur lalu merespons bahwa rincian tersebut perlu untuk menunjukkan alasan juri tak akan memutuskan Biden bersalah atas kesalahan apa pun.

“Apa yang saya tulis adalah apa yang saya yakini ditunjukkan oleh bukti dan apa yang saya harapkan akan diterima dan diyakini oleh para juri,” kata dia.

Kesaksian Hur muncul usai dia merilis laporan pada Februari. Laporan dia memicu badai politik dan menimbulkan pertanyaan soal usia dan kebugaran mental Biden di tengah kampanye pemilihan presiden 2024.

Selama setahun terakhir, Hur bertugas menyelidiki dokumen rahasia yang ditemukan di rumah dan kantor pribadi Biden.

Wakil Jaksa Agung AS Rod Rosenstein membela Hur mengatakan laporan penasihat khusus memang kerap kontroversial.

“Hampir setiap penyelidikan menghasilkan informasi buruk tentang tersangka yang biasanya dirahasiakan ketika tuntutan tidak diajukan,” kata Rosenstein kepada CNN.

Dia juga mengungkapkan kemarahan masyarakat terhadap laporan penasihat khusus tidak dapat dihindari karena laporan internal berisi rincian yang memalukan.

“Orang-orang memilih untuk tidak mempublikasikan opini publik dan subjektif sehingga siapa pun bebas untuk mempertanyakannya,” ujar Rosenstein.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

FKMP Aceh Timur Siap Dukung Syech Fadhil Maju ke Pilkada

Next Post

Ratusan Pelajar New York AS Mogok Sekolah Demo Dukung Palestina

Next Post
Ratusan Pelajar New York AS Mogok Sekolah Demo Dukung Palestina

Ratusan Pelajar New York AS Mogok Sekolah Demo Dukung Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Warga Aceh Diajak Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Kenapa?

Warga Aceh Diajak Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Kenapa?

14/08/2026
Tak Sekadar Tuntaskan KKN, Kelompok 11 Raih Apresiasi DPL Berkat Dedikasi di Masyarakat

Tak Sekadar Tuntaskan KKN, Kelompok 11 Raih Apresiasi DPL Berkat Dedikasi di Masyarakat

14/08/2026
21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh

21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh

14/08/2026
TP PKK dan Dinkes Abdya Ajak Masyarakat Menerapkan Pola Hidup Sehat dengan Strategi CERDIK

TP PKK dan Dinkes Abdya Ajak Masyarakat Menerapkan Pola Hidup Sehat dengan Strategi CERDIK

14/08/2026
RSUD-TP Abdya Dipercaya sebagai RSJP untuk Mendukung Pelaksanaan PPDS Urologi Fakultas Kedokteran USK

RSUD-TP Abdya Dipercaya sebagai RSJP untuk Mendukung Pelaksanaan PPDS Urologi Fakultas Kedokteran USK

14/08/2026

Terpopuler

Rematch, Trump-Biden Resmi Akan Tarung Lagi di Pilpres 2024 AS

Kongres AS Panggil Penyidik yang Sebut Biden Idap Gangguan Jiwa

19/03/2024

Pidie Jaya Masuk Daftar Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Risiko Banjir Bandang Tinggi di Musim Penghujan Masyarakat Didorong Susur dan Periksa Sungai

Jamaluddin Idham Didampingi DKP Serahkan Bantuan Hibah Alat Tangkap untuk Nelayan Abdya

Forkopimda Aceh Minta Tambang Emas Rakyat Ditutup, Syahril: Jangan Binasakan Rakyat di Kaki Bumi Sendiri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com