BANDA ACEH – Konflik internal Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh, salah satu partai local di Aceh, dilaporkan kian tajam. Sejumlah pengurus dilaporkan ancam mundur jika partai local berubah menjadi ‘Partai Alumni Samalanga.’
Hal ini disampaikan salah seorang pengurus kepada wartawan, Senin malam 20 Mei 2024.
“Jadi apa bedanya PAS dengan partai lain. Apa beda PAS dengan PDA,” ujar salah seorang pengurus.
“Dulu kita bilang PDA, partai alumni Seulimuem. Kini PAS malah mau dijadikan Partai Alumni Samalanga. Kami bakal mundur kalau itu terjadi,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya ini.
Sebelumnya diberitakan, internal Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh, salah satu partai local di Aceh, dilaporkan pecah menjadi dua kubu jelang persiapan pilkada.
Perpecahan ini diduga berawal dari cekcok pengurus PAS Aceh di grup WA internal partai local tersebut terkait rencana anggota Dewan Musyawarah dan Kebijakan atau Mustasyar PAS Aceh yang akan menggelar rapat khusus pada Kamis pekan ini terkait rencana pemecatan terhadap Ketua PAS Aceh Utara.
Rapat khusus ini rencananya bakal dihadiri oleh Abu Mudi Samalanga.
Sayangnya, percakapan internal PAS Aceh tersebut menyebar keluar dan tersebar di sejumlah grup WA lainnya sehingga jadi konsumsi umum.
Informasi yang diperoleh wartawan, anggota Mustasyar PAS Aceh diketahui seperti Abi Hidayat Wali dan Waled NURA.
Adapun dua kubu yang terbentuk di PAS adalah kubu alumni Dayah Mudi Samalanga dan non alumni Samalanga.
Ketua PAS Aceh Utara sendiri, diketahui saat ini masih dijabat oleh Teungku Muhammad Nur, yang merupakan alumni Dayah Tanoh Mirah Kabupaten Bireuen.
Sedangkan PAS sendiri menjadi partai peraih kursi terbanyak kedua setelah PA di Aceh Utara. PAS meraih 5 kursi DPRK di Aceh Utara dan satu kursi DPR Aceh.
“Biasa itu. Dinamika internal,” ujar salah seorang anggota PAS Aceh yang enggan disebut namanya saat konfirmasi oleh wartawan, Senin 20 Mei 2024.
Namun sosok tersebut enggan menjelaskan lebih lanjut terkait rapat rencana pemecatan Ketua PAS Aceh Utara pada Kamis ini.
Terkait hal ini, wartawan mencoba menghubungi Abi Hidayat Wali dan Tu Bulqaini selaku pimpinan PAS Aceh, untuk meminta konfirmasi. Namun hingga berita ini dimuat, belum terhubung.











