Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Petani Aceh Percepat Turun ke Sawah Usai Ada Hujan

redaksi by redaksi
04/10/2024
in Nanggroe
0
Petani Aceh Percepat Turun ke Sawah Usai Ada Hujan

BANDA ACEH – Petani di kawasan Provinsi Aceh kini ramai-ramai mulai turun membajak sawah seiring musim hujan tiba. Ini merupakan musim rendengan (musim tanam padi kali pertama) yang dinanti-nantikan petani setempat.

Menanam padi musim rendengan (musim tanam kali pertama) biasanya lebih produktif hasil panen gabah dan jarang krisis air. Karena itu mereka turun ke sawah lebih cepat agar memperoleh hasil melimpah .

Apalagi belakangan ini di wilayah Provinsi paling barat Indonesia itu juga termasuk dilanda fenomena alam El Nino. Itu sebabnya hasil panen gabah padi setempat, banyak yang anjlok dari dari biasanya.

“Harus menyegerakan. Karena sudah mulai awal musim hujan. Kalau terlambat di musim tanam pertaman, nanti bisa bergeser lagi atau tarancam gagal di musim tanam kedua” kata tokoh masyarakat tani Kecamatan Delima, Abdullah, Kamis, 3 Oktober 2024.

Pengamatan di lapangan pada kemarin dan hari ini lokasi yang mulai diturunkan traktor bajak sawah di Aceh antara lain di Kabupaten Pidie. Antara lain di Kecamatan Delima, Indrajaya dan Kecamatan Mutiara.

Itu adalah termasuk kawasan hilir irigasi teknik Baro Raya yang perlu di dahului penyaluran air. Setelah itu baru menutupi kebutuhan areal sawah beberapa kecamatan di kawasan hulu sungai.

Di Kecamatan Delima misalnya, aktivitas membajak sawah atau mengolah tanah sudah dia hari terakhir berlangsung di Gampong (Desa) Pulo Tunong, Pulo Baroh dan Ceurih Blang Mee. Itu termasuk kawasan yang memiliki jaringan pengairan irigasi teknik dan memperoleh hasil produksi berkisar 5 hingga 7 ton per Ha (hektare).

Kepala Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Indrajaya, Yusri, mengatakan sesuai jadwal yang telah ditentukan, akhir bulan November 2024, semua lahan sawah di Indrajaya sudah selesai penanaman. Kepada petani dihimbau turun serentak dan mematuhi ketertiban sistem pengairan.

“Sesuai rapat pemerintah dan petani di tingkat kecamatan, sudah terjadwal musim tanam. Diharapkan tercapai target memasuki musim panen serta memperoleh peningkatan hasil produksi” tambah Yusri.

Sumber: antara

Previous Post

Pemkot Kendalikan Harga Pangan Saat Bulan Maulid di Lhokseumawe

Next Post

Berikan Motivasi dan Inspirasi, Duta Baca Indonesia Sambangi MIN 11 Banda Aceh

Next Post

Berikan Motivasi dan Inspirasi, Duta Baca Indonesia Sambangi MIN 11 Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

International Office UIN Ar-Raniry Gelar Webinar Karier Internasional “The Aussie Hustle”

International Office UIN Ar-Raniry Gelar Webinar Karier Internasional “The Aussie Hustle”

14/06/2026
Cabdisdik Aceh Timur Sukses Gelar O2SN, SMAN Unggul Raih Juara Umum

Cabdisdik Aceh Timur Sukses Gelar O2SN, SMAN Unggul Raih Juara Umum

14/06/2026
Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

14/06/2026
Kapal Mati di Tengah Laut, 26 Penumpang Dievakuasi ke Pulau Panggang

Kapal Mati di Tengah Laut, 26 Penumpang Dievakuasi ke Pulau Panggang

14/06/2026
Isi Draf Kesepakatan Damai AS-Iran

Isi Draf Kesepakatan Damai AS-Iran

14/06/2026

Terpopuler

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

12/06/2026

Petani Aceh Percepat Turun ke Sawah Usai Ada Hujan

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Polhukab IPELMASRA Tolak Tambang Beutong Ateuh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com