Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

USK Gandeng ILO Perkuat Ekosistem Rantai Minyak Nilam Aceh

redaksi by redaksi
16/10/2024
in Kampus
0
USK Gandeng ILO Perkuat Ekosistem Rantai Minyak Nilam Aceh

Rektor Universitas Syiah Kuala Prof Marwan (kedua kiri) bersama Direktur ILO Indonesia Timor Leste Simrin C Singh memperlihatkan nota kerja sama penguatan ekosistem rantai minyak nilai di Banda Aceh, Selasa (15/10/2024). ANTARA FOTO/Ampelsa

Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh menggandeng lembaga buruh dunia, International Labour Organization (ILO) untuk bekerja sama mengembangkan dan memperkuat ekosistem rantai minyak nilam di Provinsi Aceh.

Rektor USK Prof Marwan di Banda Aceh, Selasa mengatakan, kerja sama ini bertujuan merancang rencana induk dalam penguatan ekosistem rantai minyak nilam, sehingga memberi keuntungan kepada petani di Provinsi Aceh.

“Aceh dikenal sebagai penghasil minyak nilam. Kerja sama dengan ILO ini bertujuan memperkuat ekosistem minyak nilam, sehingga meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan petani di Provinsi Aceh,” katanya.

Rektor menyebutkan nilam Aceh dikenal sejak awal abad 20. Universitas Syiah Kuala mulai fokus dalam program pengembangan nilam sejak 10 tahun silam, di mana saat itu tingkat kesejahteraan petani masih rendah.

“Ketika itu, harga minyak nilam yang dijual petani berkisar Rp200 ribuan hingga Rp300 ribu per kilogram. Kini, harga minyak nilam mencapai Rp2,3 juta per kilogram. Minyak nilam dibutuhkan oleh berbagai industri dunia, sehingga menjadi potensi besar bagi petani di Aceh,” kata Marwan.

Direktur ILO Indonesia dan Timur Leste Simrin C Singh menyambut baik kerja sama penguatan ekosistem rantai minyak nilam di Provinsi Aceh dengan Universitas Syiah Kuala. Dengan kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas petani nilam.

“Kerja sama ini menjadi momentum penting bagi petani nilam di Aceh. Kerja sama ini akan meningkatkan kapasitas petani nilam melalui pelatihan komprehensif, termasuk akses pasar serta peningkatan akses keuangan bagi petani,” katanya.

Ia mengatakan, minyak nilam Aceh memiliki potensi mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Sektor minyak nilam tersebut juga berpeluang membuka banyak lapangan kepada masyarakat lokal.

“Dengan kerja sama ini, kami mempersiapkan dasar bagi rantai ekosistem minyak nilam berkelanjutan serta mendukung petani di Aceh memasarkan komoditas nilam hingga ke pasar internasional,” kata Simrin C Singh.

Sumber: antara

Previous Post

Di Kutacane, Ketua Golkar Aceh Ungkap Alasan Bustami – Syech Fadhil Solusi Terbaik untuk Aceh

Next Post

Aceh Besar Targetkan Luas Tanam Musim Rendeng Capai 25.692 Ha

Next Post
Aceh Besar Targetkan Luas Tanam Musim Rendeng Capai 25.692 Ha

Aceh Besar Targetkan Luas Tanam Musim Rendeng Capai 25.692 Ha

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

10/06/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

10/06/2026
DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026
Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com