Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Kemenag Aceh Ajak ASN Tanam Satu Pohon di Lahan Wakaf

redaksi by redaksi
08/11/2024
in Lintas Tengah
0
Kemenag Aceh Ajak ASN Tanam Satu Pohon di Lahan Wakaf

TAKENGON – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Azhari mengatakan, banyak tanah wakaf di Aceh yang terbengkalai. Untuk memproduktifkan tanah wakaf tersebut Azhari meminta setiap ASN Kemenag Aceh untuk menanam satu pohon di setiap lahan wakaf.

“Banyak tanah wakaf yang kosong, untuk mengisi kekosongan tanah wakaf ini kita ajak setiap ASN tanam satu pohon,” kata Azhari, usai melakukan penanaman pohon alpukat secara simbolis di lahan wakaf Desa Lot Kala, Aceh Tengah, Jumat, (8/11/2024). Turut serta dalam penanaman pohon tersebut Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) pada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Waryono.

Dia menjelaskan, penanaman pohon di lahan wakaf tentunya harus disesuaikan dengan ikrar wakaf dari wakif (pewakaf) itu sendiri. Azhari menargetkan, setiap kabupaten dan kota di Aceh minimal menanam 2000 batang pohon di lahan wakaf.

“Kemenag menanam di lahan yang masih kosong itu sesuai ikrar wakif, dan setelah ditanam tugas nazir (pengelola wakaf) untuk menjaga,” kata Azhari.

“Tugas kita berat tapi untuk umat dan niat kita tanam pohon sesuai ikrar wakif. Misalnya diwakafkan untuk kemakmuran masjid, pohon yang kita tanam untuk kemakmuran masjid,” ujarnya lagi.

Azhari mengatakan, program penanaman pohon di tanah wakaf yang kosong tersebut akan memberikan manfaat yang begitu besar bagi umat di kemudian hari.

Ia menuturkan, dari 23 kabupaten dan kota di Aceh, beberapa Kankemenag telah menjalankan program ini. Seperti halnya, Kemenag Aceh Singkil yang telah menanam 1.100 batang sawit di lahan wakaf di Gampong Sebatang. Kemudian, Aceh Tengah telah menanam 2000 batang kopi di Kala Wih Ilang. Terakhir, Bireuen berupa penanaman 2000 seperti sawit, mangga, dan kelapa.

“Hari ini kita tanam dua batang itu terus mengalir sedekah jariah. Jika ada pegawai 20.000 orang maka ada 20.000 batang pohon yang ditanam,” katanya.

Mantan Kabid Urais Kanwil Kemenag Aceh ini berkomitmen, pihaknya akan terus bergerak dalam memproduktifkan tanah wakaf yang terbengkalai.

“Kegiatan ini terus kita dorong untuk memberdayakan wakaf di Aceh,” kata Azhari.

Selain itu, Azhari juga mendorong para nazir untuk terus meningkatkan diri dalam pengelolaan tanah wakaf. Peran nazir, menurutnya, menjadi penting dalam upaya memproduktitkan wakaf.

“Nazir kita dorong untuk lebih KEREN (kreatif dan energik) dan BEKEN (berkah berkelanjutan),” ujarnya.

BWI Aceh Award

Empat lembaga peduli wakaf di Aceh menerima penghargaan dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) perwakilan Aceh.

Penyerahaan penghargaan untuk lembaga pengelola wakaf di Aceh tersebut diserahkan dalam BWI Aceh Award yang berlangsung di Hotel Parkside, Aceh Tengah, 7 November 2024 malam.

Adapun lembaga yang mendapatkan penghargaan yakni, Baiturrahman Peduli Ummat kategori nazir terbaik. Selanjutnya, Aceh Tengah dinobatkan sebagai pemerintah daerah terbaik peduli wakaf. Kemudian, BWI perwakilan terbaik diraih oleh perwakilan BWI Aceh Singkil, dan Kankemenag Kabupaten/Kota peduli wakaf diraih Kankemenag Pidie Jaya.

Penyerahan penghargaan untuk lembaga ini dilakukan saat malam puncak Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) BWI Perwakilan Aceh sekaligus BWI Aceh Award 2024.

Hadir dalam acara ini, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Kemenag) RI, Waryono, Wakil Ketua BWI Ahmad Zubaidi, Pimpinan Daerah Aceh, pengurus BWI Aceh dan BWI perwakilan kabupaten/kota di Aceh dan, akademisi, tokoh agama dan para Kakankemenag dalam jajaran Kemenag Aceh.[]

Previous Post

Syech Fadhil dan Sejumlah Tokoh Bedah ‘SDA yang Berlimpah dan Kemiskinan’ di Singkil

Next Post

Kemenag Resmikan Aceh Tengah sebagai Kota Wakaf

Next Post
Kemenag Resmikan Aceh Tengah sebagai Kota Wakaf

Kemenag Resmikan Aceh Tengah sebagai Kota Wakaf

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tutup Daurah Ramadhan Masjid Agung Meulaboh, Kepala Dinas Syariat Islam: Kita Apresiasi dan Dukung Program Ini

Tutup Daurah Ramadhan Masjid Agung Meulaboh, Kepala Dinas Syariat Islam: Kita Apresiasi dan Dukung Program Ini

17/03/2026
Korban Banjir di Pantan Cuaca Cuma Butuh 2 Hari Perbaiki Mandiri Jembatan Rusak

Korban Banjir di Pantan Cuaca Cuma Butuh 2 Hari Perbaiki Mandiri Jembatan Rusak

17/03/2026
Kemenkum Aceh Bekali Pegawai Perkuat Budaya Pelayanan Prima

Kemenkum Aceh Bekali Pegawai Perkuat Budaya Pelayanan Prima

17/03/2026
Satgas PRR Aceh Serahkan Bantuan Presiden untuk Bireuen

Satgas PRR Aceh Serahkan Bantuan Presiden untuk Bireuen

17/03/2026
Pemkab Pijay Salurkan Bansos ke Kelompok Rentan dan Yatim

Pemkab Pijay Salurkan Bansos ke Kelompok Rentan dan Yatim

17/03/2026

Terpopuler

Selalu Peduli Anak Yatim, Dr. Safaruddin Layak Digelari “Bapak Anak Yatim Abdya”

Selalu Peduli Anak Yatim, Dr. Safaruddin Layak Digelari “Bapak Anak Yatim Abdya”

14/03/2026

Lebaran Idul Fitri di Indonesia Diprediksi Tak Serentak

Pidie Community Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Abi Roni Resmi Daftar Calon Ketua FPTI Aceh

Kemenag Aceh Ajak ASN Tanam Satu Pohon di Lahan Wakaf

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com