Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

12 Daerah Tuntaskan Pencairan Dana Desa 2024

redaksi by redaksi
18/12/2024
in Ekonomi
0
Rp1,68 triliun Dana Desa Tahap Awal Sudah Tersalurkan di Aceh

Arsip - Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Paya Seunara Edi Kusnandar memberi makan ikan lele yang dibudidayakan menggunakan Dana Desa di kawasan Gampong Paya Seunara, Kota Sabang, Aceh, Senin (12/2/2024). (ANTARA FOTO/Khalis Surry)

Banda Aceh – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Provinsi Aceh menyebutkan sebanyak 12 kabupaten/kota telah menuntaskan pencairan Dana Desa 2024 melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, bantuan langsung tunai (BLT), hingga ketahanan pangan masyarakat.

Kepala DPMG Aceh, T.Aznal Zahri mengatakan, 12 daerah yang sudah rampung 100 persen pencairan Dana Desa di antaranya Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Barat, Banda Aceh, Simeulue, Sabang, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Bener Meriah, Gayo Lues, Subulussalam, Aceh Singkil, dan Bireuen.

“Saat ini masih terdapat 32 desa atau gampong yang belum salur Dana Desa untuk tahap kedua ini,” kata Aznal, dalam keterangan tertulis, Selasa (17/12/2024).

Ia menjelaskan, pada tahun ini, Aceh mendapat alokasi total Dana Desa sebesar Rp4,95 triliun, termasuk insentif Dana Desa 2024 yang diperuntukkan bagi 6.497 desa yang tersebar di seluruh Aceh.

Penyaluran Dana Desa ini terbagi dalam dua bentuk, yakni earmark atau penyaluran yang ditentukan penggunaan yaitu untuk mendanai program BLT, ketahanan pangan dan hewani, pencegahan dan penurunan stunting serta penyaluran non-earmark atau penyaluran dana desa yang tidak ditentukan penggunaannya yakni untuk mendanai program sektor prioritas di desa dan penyertaan modal pada BUMDes.

Menurut dia, penyaluran earmark tahap satu sebesar Rp1,35 triliun untuk 6.494 desa, dan Rp899,15 miliar tahap dua untuk 6.465 desa. Kemudian penyaluran nonearmark tahap satu sebesar Rp1,05 triliun untuk 6.494 desa, dan tahap dua sudah Rp1,48 triliun untuk 6.464 desa.

“Secara total penyaluran Dana Desa baik earmark dan non earmark sudah mencapai Rp4,94 triliun atau 99,72 persen dari target 99,95 persen sampai akhir tahun,” katanya.

Sementara untuk realisasi tambahan Dana Desa atau insentif Dana Desa sudah mencapai Rp158,8 miliar untuk 1.270 desa, dan tersisa lima desa yakni empat desa di Kota Langsa dan satu desa di Aceh Tenggara.

“Bagi lima gampong yang belum salur tambahan Dana Desa agar segera menyiapkan dokumen surat pernyataan sesuai dengan PMK 145 tahun 2023 untuk disalurkannya tambahan Dana Desa,” ujarnya.

DPMG Aceh mencatat 12 daerah yang sudah menuntaskan pencairan Dana Desa yaitu Pidie Jaya dengan total Rp169,16 miliar untuk 222 desa, Aceh Barat Rp236,11 miliar untuk 321 desa, Banda Aceh Rp77 miliar untuk 90 desa, Simeulue Rp106,57 miliar untuk 138 desa, Sabang Rp15,63 miliar untuk 18 desa.

Selanjutnya, Kabupaten Aceh Jaya Rp128 miliar untuk 172 desa, Aceh Selatan Rp196,33 miliar untuk 260 desa, Bener Meriah Rp173,10 miliar untuk 232 desa, Gayo Lues Rp110,59 miliar untuk 136 desa, Subulussalam Rp69 miliar untuk 82 desa, Aceh Singkil Rp96,52 miliar untuk 116 desa, dan Bireuen Rp462,2 miliar untuk 609 desa.

Menurut Aznal, sementara realisasi Dana Desa di 11 kabupaten/kota lainnya rata-rata sudah di atas 99 persen, bahkan ada yang 99,99 persen seperti Kabupaten Nagan Raya.

“Mengingat saat ini sudah memasuki penghujung tahun, bagi 32 desa yang belum salur Dana Desa untuk tahap dua, maka pemerintah kabupaten/kota segera mendorong pemerintah desa untuk mempersiapkan dokumen persyaratan penyaluran Dana Desa,” ujarnya. []

Previous Post

Miruek Taman; Masyarakat Sebagai Motor Penggerak Gampong Inklusif

Next Post

Tiga Tersangka Penyelundup Rohingya ke Aceh Timur Diserahkan ke Jaksa

Next Post
Tiga Tersangka Penyelundup Rohingya ke Aceh Timur Diserahkan ke Jaksa

Tiga Tersangka Penyelundup Rohingya ke Aceh Timur Diserahkan ke Jaksa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Petugas Masih Berupaya Padamkan Karhutla di Nagan Raya

14/06/2026
PPIH Maksimalkan Layanan Debarkasi Sambut Kepulangan Jamaah Haji Aceh

PPIH Maksimalkan Layanan Debarkasi Sambut Kepulangan Jamaah Haji Aceh

14/06/2026
ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pasca Insiden KMP Aceh Hebat 2

ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pasca Insiden KMP Aceh Hebat 2

14/06/2026
Illiza Besuk Korban Letupan KMP Aceh Hebat 2 di RSUZA

Illiza Besuk Korban Letupan KMP Aceh Hebat 2 di RSUZA

14/06/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Dorong Percepatan Pembangunan Gedung MIN 5 Pidie Jaya

Kakanwil Kemenag Aceh Dorong Percepatan Pembangunan Gedung MIN 5 Pidie Jaya

14/06/2026

Terpopuler

Rp1,68 triliun Dana Desa Tahap Awal Sudah Tersalurkan di Aceh

12 Daerah Tuntaskan Pencairan Dana Desa 2024

18/12/2024

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Polhukab IPELMASRA Tolak Tambang Beutong Ateuh

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com