Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Aceh International Forum Bahas Moderasi Beragama dan Isu Kemanusiaan, Dihadiri 8 Negara

Atjeh Watch by Atjeh Watch
24/12/2024
in Kampus
0
Aceh International Forum Bahas Moderasi Beragama dan Isu Kemanusiaan, Dihadiri 8 Negara

Banda Aceh — Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Dr H Safrizal ZA MSi, secara resmi membuka Aceh International Forum (AIF) 2024 di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (23/12/2024).

Mengusung tema “Religion, Togetherness, and Humanity,” forum ini dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof Stella Christie serta 400 peserta dari delapan negara.

Dalam sambutannya, Safrizal mengungkapkan apresiasi kepada negara dan lembaga internasional yang berperan dalam rehabilitasi Aceh pasca-tsunami 2004.
“Aceh than’s the world, Pemerintah dan seluruh masyarakat menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh negara dan lembaga donor atas partisipasinya pada proses rekonstruksi di Bumi Serambi Mekah pasca bencana gempa dan tsunami 2004 silam,” ujar Safrizal.

Safrizal juga menyampaikan harapannya agar AIF 2024 menjadi momentum untuk membangun kerja sama internasional dalam menghadapi tantangan global, terutama terkait moderasi beragama dan perdamaian.

Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg menambahkan bahwa forum ini menjadi ajang refleksi atas perjalanan Aceh selama dua dekade terakhir pascatsunami.

“Melalui forum ini, kita berupaya mempererat kolaborasi internasional dan membahas isu-isu kemanusiaan serta kebencanaan untuk menciptakan peradaban yang lebih baik,” ujar Mujiburrahman.

Sejumlah kegiatan turut memeriahkan AIF 2024, termasuk seminar internasional, round table meeting, pameran foto tsunami, sunatan massal untuk 1.000 anak bekerja sama dengan Yayasan Sulaimaniyah Turki, dan peluncuran buku hasil kolaborasi internasional.

Forum ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk perwakilan negara sahabat dari Maroko, Turki, Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, Jerman, dan Singapura. Selain itu, hadir pula Menteri PAN-RB periode 2011–2014, Azwar Abubakar, Sekretaris Kabinet RI pada Kabinet Indonesia Bersatu II Dipo Alam, Staf Ahli Menteri Luar Negeri RI Bidang Hubungan Antarlembaga Muhsin Syihab, Menteri BUMN 2011-2024 Dahlan Iskan, serta sejumlah pejabat negara dan perwakilan lembaga donor internasional.

Acara tersebut juga dihadiri Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, Ouadia Benabdellah, perwakilan Turkish Red Crescent sekaligus Goodwill Ambassador, İsmail Hakkı Turunç, Wali Kota Distrik Tenggara Singapura, Mohd. Fahmi bin Aliman, Wakil Duta Besar Turki untuk Indonesia, Reşat Uğur Karacan, serta Konsul Jenderal Amerika Serikat di Medan, Bernard Uadan, dan Konsul Jenderal Singapura di Medan, Dr. Edmund Chia.

Selain itu, hadir pula para Konsul Jenderal negara sahabat, perwakilan negara donor, serta lembaga dan instansi kemanusiaan seperti Turkish Red Crescent, Islamic Relief, UNICEF, dan German Corporation for International Cooperation (GIZ) serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh dan sejumlah unsur perbankan dan mitra kerja UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Sebagai bentuk apresiasi, pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan “Ar-Raniry Lifetime Awards” kepada mantan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, yang diwakili oleh Wali Kota Distrik Tenggara Singapura, Mohd Fahmi bin Aliman.

Aceh International Forum (AIF) 2024 yang berlangsung 23-25 Desember 2024 yang digelar untuk memperingati 20 tahun tragedi tsunami Aceh 2004 merupakan hasil kerja sama antara Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh dan Pemerintah Aceh. []

Previous Post

UIN Ar-Raniry Kerja Sama dengan Yayasan Sulaimaniyah Turki, Khitan 1000 Anak Aceh

Next Post

[Opini] Pentingnya Jiwa Kepemimpinan dalam Berorganisasi

Next Post

[Opini] Pentingnya Jiwa Kepemimpinan dalam Berorganisasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Inspirasi Kebaikan: KUA Tangan-Tangan Berbagi “SEJUTA” Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Inspirasi Kebaikan: KUA Tangan-Tangan Berbagi “SEJUTA” Wujud Nyata Kepedulian Sosial

17/04/2026
KPI STAIN Meulaboh Raih Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT

KPI STAIN Meulaboh Raih Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT

17/04/2026
Polres Pijay Musnahkan Ratusan Gram Narkotika

Polres Pijay Musnahkan Ratusan Gram Narkotika

17/04/2026
3 Siswa SDN 66 Banda Aceh Raih Absolute Winners di Ajang ISAC 2026

3 Siswa SDN 66 Banda Aceh Raih Absolute Winners di Ajang ISAC 2026

17/04/2026
31 Mahasiswa SKI UIN Ar-Raniry Ikuti Pembekalan Magang

31 Mahasiswa SKI UIN Ar-Raniry Ikuti Pembekalan Magang

17/04/2026

Terpopuler

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

16/04/2026

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

Aceh International Forum Bahas Moderasi Beragama dan Isu Kemanusiaan, Dihadiri 8 Negara

Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Soal Gubernur Mualem, Humam Bohongi Publik!

Asa Janda Miskin di Gubuk Plastik, Uluran Tangan Dermawan hingga Perhatian Pemerintah Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com