Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ada 2.500 Kasus, Disnak Aceh Perkuat Vaksinasi Cegah PMK Tak Meluas

redaksi by redaksi
07/01/2025
in Nanggroe
0
Ada 2.500 Kasus, Disnak Aceh Perkuat Vaksinasi Cegah PMK Tak Meluas

Kepala Dinas Peternakan Aceh, Zalsufran (ANTARA/Rahmat Fajri)

Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Peternakan (Disnak) mengupayakan vaksinasi kembali agar kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Aceh tidak kembali meluas, termasuk memberikan obat-obatan kepada sapi yang sudah terkena.

“Besok, kita akan melakukan dan perkuat lagi vaksinasi di Kota Banda Aceh, dan untuk seterusnya kita prioritaskan ke pantai timur,” kata Kepala Disnak Aceh Zalsufran di Banda Aceh, Selasa.

Ia mengatakan, kasus PMK secara nasional dan khususnya Aceh kembali muncul akibat kekosongan vaksinasi. Selain itu, virus ini menyasar sapi-sapi kecil yang belum divaksin saat kasus PMK pertama muncul pada 2022 lalu.

Sejauh ini, kata dia, sapi yang terkena PMK di Aceh lebih kurang sudah mencapai 2.500 kasus. Angka tersebut terhitung sejak Agustus 2024 hingga awal tahun ini. Tetapi, juga sudah ada yang mulai sembuh.

“Kalau yang terdata sekarang ada 2.500 sapi, tersebar di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Kota Langsa dan Lhokseumawe. Sebagian mungkin sudah ada yang sembuh,” ujarnya.

Melihat perkembangan PMK, Zalsufran menyatakan bahwa Pemerintah Aceh terus berupaya melakukan pengendalian, selain vaksinasi sebagai pencegahan, juga memberikan obat-obatan untuk menyembuhkan sapi yang terkena.

“Obat-obatan, Pemerintah Aceh sudah mengirimkan ke kabupaten/kota yang terkena di wilayah timur,” katanya.

Kemudian, lanjut dia, kalau untuk kabupaten/kota yang belum terpapar PMK, seperti wilayah tengah dan barat selatan Aceh, diharapkan dapat melakukan pencegahan awal lewat penyemprotan desinfektan.

“Kawan-kawan di barat selatan, tengah, kita minta melakukan pembersihan, desinfektan ke semua kandang-kandang sapi masyarakat untuk pencegahan,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, berkaca dari pengalaman penanganan kasus PMK sebelumnya, permasalahan ini juga dapat diselesaikan dengan pemberian antibiotik, vitamin serta obat-obat herbal tradisional dari masyarakat sendiri.

Misalnya, memanfaatkan temulawak, kunyit untuk melakukan penyembuhan terhadap sapi yang telah terpapar virus PMK tersebut.

“Karena kita berpengalaman dengan tahun 2022 dulu ya, Insya Allah (dapat dikendalikan). Tapi saya berharap juga untuk terus waspada dan segera melakukan pencegahan dengan cepat,” demikian Zalsufran.

Sumber: antara

Previous Post

Kim Jong Un Klaim Sukses Uji Rudal Hipersonik, 12 Kali Kecepatan Suara

Next Post

BMKG: Aceh Berpotensi Diguyur Hujan Lebat hingga 9 Januari

Next Post
BMKG: Aceh Berpotensi Hujan Ringan hingga Lebat pada 21-23 November

BMKG: Aceh Berpotensi Diguyur Hujan Lebat hingga 9 Januari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎Ziarah Makam Raja Pedir, Kapolres Pidie Bersama Forkopimda Kenang Sejarah di Hari Jadi Pidie ke-515

‎Ziarah Makam Raja Pedir, Kapolres Pidie Bersama Forkopimda Kenang Sejarah di Hari Jadi Pidie ke-515

18/09/2026
Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM MAN 4 Aceh Selatan Berlangsung Demokratis

Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM MAN 4 Aceh Selatan Berlangsung Demokratis

18/09/2026
Bank Aceh Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Kelembagaan dengan Polda Aceh

Bank Aceh Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Kelembagaan dengan Polda Aceh

18/09/2026
PT PEMA Teken MoU Bersama 16 CEO Internasional pada Langkawi International Agriculture & Aquaculture Conference 2026

PT PEMA Teken MoU Bersama 16 CEO Internasional pada Langkawi International Agriculture & Aquaculture Conference 2026

18/09/2026
Dalam Sepekan 5 WN Malaysia Dibekuk Imbas Selundupkan Narkoba ke RI

Ohku, Perwira Polisi di Aceh Timur Dipukul saat Pergoki Pencuri Kabel Tower

18/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

Ada 2.500 Kasus, Disnak Aceh Perkuat Vaksinasi Cegah PMK Tak Meluas

Jalan Nasional Alue Mangota Blangpidie Terendam Banjir, Masyarakat di Imbau Waspada

Mengukir Sejarah Kepemimpinan Perempuan: Refleksi atas Pelantikan Keuchik Rauzatul Jannah di Indra Jaya

Aksi Solidaritas Kemanusiaan, SMA/SMK/SLB Se-Aceh Barat Daya Bantu Penanganan Pascabanjir di SMAN 4 Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com